Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas biopestisida
limbah asap cair batok kelapa untuk mengendalikan hama putih palsu
(Cnaphalocrocis medinalis Guenne) di Daerah Ciamis. Metode penelitian yang
digunakan adalah metode eksperimen dengan uji mortalitas. Desain penelitian ini
adalah true experimental design. Penelitian dilakukan dengan menggunakan
rancangan acak lengkap yang terdiri dari 3 perlakuan (2%, 5%, dan 8%) dan 1
kontrol dengan 6 kali pengulangan untuk masing-masing perlakuan dan diamati
selama 3 hari. Sampel penelitian ini menggunakan 24 sampel kelompok dengan
masing-masing kelompok diberikan 6 ekor hama putih palsu (Cnaphalocrocis
medinalis Guenne). Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif dan
dilanjutkan dengan uji ANOVA dan Uji DMRT (Duncan’s Multiple Rangen Test)
menggunakan aplikasi SPSS (Statistical Package for the Social Sciences). Hasil
penelitian yang didapatkan tidak terdapat kematian pada perlakuan 0% (Kontrol),
pada kosentrasi 2% rata-rata kematian hama putih palsu adalah adalah 64%,
kosentrasi 5% rata-rata kematian hama putih palsu adalah 83%, dan kosentrasi 8%
rata-rata kematian hama putih palsu adalah 100%. Dapat disimpulkan bahwa
semakin tinggi kosentrasi asap cair batok kelapa maka akan semakin efektif untuk
mengendalikan hama putih palsu (Cnaphalocrocis medinalis Guenne).
Kata Kunci: Asap Cair, Biopestisida, efektivitas, Hama Putih Palsu
(Cnaphalocrocis medinalis Guenne