Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi komposisi
antara perbandingan ekstrak daun binahong dan sari buah nenas pada minuman
fungsional ekstrak daun binahong.
Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan dengan pola faktorial
(1x3) dalam rancangan acak kelompok (RAK) dengan ulangan sebanyak 5 kali,
dimana faktornya : perbandingan variasi komposisi ekstrak daun binahong dan sari
buah nenas yang terdiri dari 5 taraf, yaitu: p1 (1:1), p2 (2:1), p3 (3:1), p4 (4:1) dan
p5 (5:1), sehingga diperoleh 25 satuan percobaan. Respon pada penelitian ini
adalah respon kimia, yaitu kadar vitamin C (iodimetri). Respon fisik yaitu total
padatan terlarut (TSS) dan kekentalan (viskositas). Respon organoleptik (uji
hedonik) yang meliputi warna, aroma rasa, dan pengujian aktivitas antioksidan
(DPPH) pada sampel terpilih.
Hasil penelitian menunjukan bahwa variasi komposisi ekstrak daun
binahong dengan sari buah nenas berpengaruh terhadap kadar vitamin C, sedangkan
total padatan terlarut (TSS) dan kekentalan (viskositas) tidak berpengaruh. Respon
organoleptik meliputi warna aroma dan rasa berpengaruh pada variasi komposisi
ekstrak daun binahong dan sari buah nenas.
Berdasarkan analisis kimia dan respon organoleptik menunjukan bahwa
sampel tepilih pada variasi perlakuan ekstrak daun binahong dan sari buah nenas
yaitu p1 (1:1) dengan nilai rata-rata kadar vitamin C 117,54 mg vit C/100ml dan
lebih disukai pada warna, aroma dan rasa. Aktivitas antioksidan sebesar 951,35
(lemah).
Kata kunci: daun binahong, buah nenas, minuman fungsiona