PT. Primarindo Asia Infrastructure.Tbk merupakan perusahaan yang memproduksi sepatu
TOMKINS. Produk TOMKINS ini memiliki beberapa karakter produk sepatu, mulai dari
sepatu sekolah sampai sepatu olahraga. Pada produk sepatu olahraga ini, perusahaan
mendapati masalah, yaitu sulit terjual. Beberapa gejala yang timbul yaitu stock produk sering
menumpuk, yang mengakibatkan juga para pekerja sering diliburkan karena hal itu. Menurut
manajer pemasarannya, memang perusahaan ini memiliki kesulitan dalam memasarkan
produknya. Untuk memberikan usulan strategi pemasaran pada PT. Primarindo Asia
Infrastructure.Tbk ini, menggunakan metode QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix).
Pada penyusunan strategi tahap 1 menggunakan matrik IFE dan EFE dengan cara
membagikan kuesioner kepada top managemen. Pada penyusunan strategi tahap 2
menggunakan matrik IE dan SWOT guna mengevaluasi hasil dari tahap 1. Pada penyusunan
strategi tahap 3, dari seluruh usulan alternatif strategi yang diperoleh dari tahap 2 dilakukan
pengelompokkan menjadi satu alternatif strategi yang lebih umum. Dari hasil pengolahan data
diperoleh 3 prioritas alternatif strategi yang paling menarik dan yang paling mungkin
dilakukan yaitu, Strategi Pengembangan Pasar dengan nilai Total Attractiveness Score (TAS)
sebesar 5,77, Strategi Penetrasi Pasar dengan nilai Total Attractiveness Score (TAS) sebesar
5.58 dan Strategi Pengembangan Produk nilai Total Attractiveness Score (TAS) sebesar 5.37.
Maka strategi yang dipilih untuk mengatasi permasalahan pemasaran di PT. Primarindo Asia
Infrastructure.Tbk adalah Strategi Pengembangan Pasar karena strategi imi memiliki TAS
sebesar 5,77 dan dengan strategi ini mampu mengupayakan peningkatan penjualan dengan
meningkatkan kegiatan promosi dan memperluas pasar.
Kata Kunci: matriks IFE, matriks EFE, pemasaran, SWOT, QSPM