PENGARUH KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH
TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA
(Penelitian Kuantitatif Deskriptif Kelas V Sekolah Dasar Di Kecamatan
Sindangkerta Kabupaten Bandung Barat)
Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah satu tujuan pembelajaran
matematika sejalan menurut NCTM dalam Uswatun Nestiyani (2016) yang
menyatakan bahwa pemecahan masalah merupakan bagian integral dalam
pembelajaran matematika, sehingga hal tersebut tidak boleh dilepaskan dari
pembelajaran matematika. Kualitas hasil belajar siswa dapat memenuhi tuntutan
masyarakat jika kemampuan pemecahan masalah diterapkan dalam pembelajaran.
Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:
(1) pengaruh kemampuan pemecahan masalah terhadap hasil belajar matematika;
dan (2) seberapa besar pengaruh kemampuan pemecahan masalah terhadap hasil
belajar matematika. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif
deskriptif. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V SD di Kecamatan
Sindangkerta yang berjumlah 183 siswa. Sampel penelitian sebanyak 119 siswa
yang ditentukan menggunakan teknik Probability Sampling dengan jenis Simple
Random Sampling. Variabel penelitian meliputi kemampuan pemecahan masalah
sebagai variabel bebas dan hasil belajar matematika sebagai variabel terikat.
Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara tidak terstruktur,
dokumentasi, dan kuisioner kemampuan pemecahan masalah. Uji prasyarat
analisis menggunakan uji normalitas dan linearitas. Teknik pengujian hipotesis
menggunakan analisis korelasi, regresi linear sederhana, dan koefisien
determinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Nilai rata-rata ulangan
harian matematika sebesar 79 dengan kategori sangat baik; (2) Siswa memiliki
kemampuan pemecahan masalah dengan persentase sebesar 71,3%, dimana jika
nilai tersebut termasuk ke dalam kategori Baik. (3) Ada hubungan yang signifikan
antara kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar matematika siswa
dengan kategori sangat kuat yang ditunjukkan dengan signifikansi 0,000 < 0,05
dan koefisien korelasi Pearson sebesar 0,818; (4) Ada pengaruh yang signifikan
kemampuan pemecahan masalah terhadap hasil belajar matematika dengan
persamaan regresi Y = 21,789 + 0,760X yang ditunjukkan dengan hasil
signifikansi 0,000 < 0,05; (5) Besar pengaruh kemampuan pemecahan masalah
terhadap hasil belajar matematika yaitu sebesar 66,9% sedangkan 33,1% Hasil
Belajar Matematika dipengaruhi oleh variabel atau faktor lain yang tidak diteliti.
Kata Kunci: kemampuan pemecahan masalah , hasil belaja