Intan Awaliyah Rosyadi. 2017. Analisis Keanekaragaman Fitoplankton di
Perairan Waduk Cirata Kabupaten Purwakarta Jawa Barat. Dibimbing oleh
Dra. Hj. Lilis Suhaerah, M. Kes. dan Dita Agustian, M. Pd.
Fitoplankton merupakan organisme mikroskopis yang berperan sebagai produsen
primer di suatu perairan dan menjadi parameter biologi untuk mengevaluasi
kualitas dan tingkat kesuburan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk
mendapatkan informasi secara kuantitatif mengenai nilai keanekaragaman
fitoplankton serta mendeskripsikan kondisi perairan di Waduk Cirata, Kecamatan
Maniis, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode deskriptif dengan desain penelitian Belt Transect.
Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan Plankton Net. Stasiun
penelitian terdiri dari 4 stasiun dan pada setiap stasiun dibagi menjadi 3 kuadran.
Variabel yang diteliti ialah keanekaragaman fitoplankton. Faktor fisik-kimiawi
yang diukur meliputi suhu, pH, dan Dissolved Oxygen (DO). Sampel fitoplankton
yang telah diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan indeks
keanekaragaman Shannon – Wiener. Sampel fitoplankton yang tercuplik
diidentifikasi sampai tingkat spesies (jenis) dengan menggunakan buku
identifikasi fitoplankton Sachlan (1982), Edmonson (1959), Bellinger dan Sigee
(2015), dan Davis (1955). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi jenis
fitoplankton yang didapat adalah 29 jenis fitoplankton yang termasuk dalam 4
kelas yaitu Bacillariophyceae (10 spesies), Chlorophyceae (5 spesies),
Cyanophyceae (11 spesies), dan Dinophyceae (3 spesies). Indeks keanekaragaman
(H’) fitoplankton berkisar antara 2.37 – 2.68 dengan rata-rata nilai indeks
keanekaragaman (H’) sebesar 2.50 yang menunjukan bahwa fitoplankton di perairan
Waduk Cirata memiliki keanekaragaman jenis sedang serta menunjukkan bahwa
kondisi perairan di Waduk Cirata, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta,
Jawa Barat termasuk ke dalam kategori tercemar ringan. Kondisi perairan Waduk
Cirata yang tercemar ditandai juga oleh tingginya nilai kadar oksigen terlarut di
dalam perairan tersebut yaitu memiliki nilai sebesar 6.4 Mg/L.
Kata kunci: Belt Transect, Fitoplankton, Keanekaragaman, Plankton Net,
Waduk Cirata