Abstrak
Sungai Cikijing merupakan sungai yang terletak di daerah Rancaekek, Kabupaten
Bandung dan Kabupaten Sumedang. Sungai Cikijing merupakan anak Sungai
Citarik dan bermuara di Sungai Citarum. Di Sub-DAS Citarik tersebut, kini
terdapat berbagai industri mulai dari tekstil, hingga makanan dan mengalirkan
limbah cairnya ke Sungai Cikijing. Sungai Cikijing termasuk sungai tercemar
berat berdasarkan metode Storet. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang,
menguji serta mengetahui kondisi kualitas air untuk parameter temperatur dan pH
Sungai Cikijing, Rancaekek pada sekitar titik pencampuran efluen industri di
daerah tersebut dengan menggunakan sistem hasil rancangan, yaitu sistem
pemantauan kualitas air untuk parameter temperatur dan pH berbasis
mikrokontroler Arduino. Arduino adalah Mikrokontroler atau pengontrol
rangkaian elektronik berukuran kecil yang bekerja dengan cara memasukan
kode/program ke dalamnya. Penelitian ini dilakukan pada tiga titik pemantauan,
yaitu sebelum titik efluen selama 1×24 jam, pada titik efluen selama lebih dari
2×24jam dan setelah efluen selama 1×24 jam dengan interval waktu sampling
otomatis setiap dua menit. Dari hasil pemantauan didapatkan nilai pH rata-rata
adalah 7,266. Sedangkan suhu rata-rata pada titik efluen adalah 34,543
o
C, suhu di
atas kondisi normal ini terjadi selama pemantauan 2×24 jam di titik efluen dengan
kondisi normal suhu air adalah 25,096
o
C pada titik sebelum masuknya air limbah.
Hal ini menunjukan bahwa industri tekstil di sungai Cikijing membuang air
limbahnya setiap hari, selama 24 jam dalam satu hari.
Kata kunci: Pemantauan, Sungai Cikijing, Arduino, pH, Temperatu