Manjemen Risiko Kontrak Antara Kontraktor Dengan
Subkontraktor Di Yogyakarta, Rudi Hartanto, NPM 11.02.13938, Tahun 2015,
Bidang Peminatan Manajemen Konstruksi, Program Studi Teknik Sipil, Fakultas
Teknik, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
Perkembangan dunia konstruksi sangat pesat dengan banyaknya
pembangunan infrastruktur terus menerus. Kontraktor sebagai jasa konstruksi
harus dapat memenuhinya tetapi untuk melaksanakannya kontraktor
membutuhkan partner kerja yaitu subkontraktor. Hubungan kerja sama antara
kontraktor dengan subkontraktor bukan berarti tanpa menimbulkan risiko, oleh
sebab itu dalam penelitian ini penulis melakukan penelitian untuk mengetahui
risiko yang sering timbul antara kontraktor dengan subkontraktor dan cara
mengatasi risiko kontrak antara kontraktor dengan subkontraktor.
Untuk mendapatkan data dalam penelitian ini di lakukan dengan cara
menyebarkan kuisioner kepada 30(tiga puluh) kontraktor yang ada di Yogyakarta.
Metode analisis data yang di gunakan yaitu Mean, Standar Deviasi, Presentase.
Metode ini di gunakan untuk membantu penulis dalam menentukan risiko yang
sering timbul dan cara mengatasi risiko kontrak antara kontraktor dengan
subkontraktor. Dampak pengaruh tertinggi risiko kontrak antara kontraktor
dengan subkontraktor yaitu peringkat 1 adalah harga kurang kompetitif, peringkat
2 perubahan desain atau terjadi tambah-kurang pada saat konstruksi berlangsung,
peringkat 3 minimnya kepercayaan subkontraktor terhadap kontraktor. Frekuensi
risiko yang sering terjadi antara kontraktor dengan subkontraktor yaitu peringkat
1 pembengkakan biaya konstruksi dengan adanya metode konstruksi yang baru,
peringkat 2 kesalahan harga dengan yang tertera pada kontrak kerja sama 3
perubahan desain atau terjadi pekerjaan tambah-kurang pada saat konstruksi
berlangsung. Cara mengatasi risiko kontrak antara kontraktor dengan
subkontraktor pada jarngan fisik adalah menghindari risiko, pada jaringan
keuangan menghindari risiko, pada jaringan informasi menghindari risiko, pada
jaringan rasional menghindari risiko, pada jarigan inovasi menghindari risiko