Perencanaan struktur yang memperhatikan beban gempa terutama untuk
gempa statis tidak hanya menuntut kemampuan dalam berhitung tetapi juga sense
dalam melakukan perencanaa elemen struktur. Dalam perencanaan gedung pada
Tugas Akhir ini penulis menggunakan Tata Cara Perhitungan Struktur Beton
Untuk Gedung SNI 03 – 2847 – 2002 dan Tata Cara Perencanaan Ketahanan
Gempa Untuk Bangunan Gedung SNI 03 – 1726 – 2002.
Bangunan yang direncanakan merupakan gedung hotel yang terdiri dari 9
lantai dan 1 semibasement yang terletak pada wilayah gempa 5. Bangunan ini
merupakan gedung beraturan sehingga pengaruh Gempa Rencana ditinjau sebagai
pengaruh pembebanan gempa statik dengan analisis statik ekuivalen. Penulis
mengambil batasan masalah dalam perancangan ini adalah dengan menggunakan
Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus. Analisis struktur menggunakan program
komputer Etabs Versi 9 sedangkan untuk perencanaan kolom digunakan program
PCACOL. Perancangan struktur atas gedung tersebut meliputi perancangan pelat,
balok, dan kolom. Perencanaan meliputi tulangan lentur dan tulangan geser serta
kebutuhan pengekangan elemen struktur. Sedang beban yang dianalisis meliputi
beban gravitasi yang terdiri dari beban mati, beban hidup, beban hujan pada atap
dan beban gempa.
Dari tinjauan kinerja struktur gedung yaitu kinerja batas layan dan kinerja
batas ultimit gedung Hotel Nalendra Padang memenuhi Tata Cara Perencanaan
Ketahanan Gempa Untuk Bangunan Gedung SNI 03-1726-2002 sehingga gedung
aman untuk digunakan.
Dari hasil perancangan, baik perancangan balok, kolom, dihasilkan
penulangan lentur maupun geser yang telah memenuhi syarat untuk Sistem
Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) berdasarkan SNI 03-2847-2002