Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan tingkat kesegaran jasmani siswa
SD kelas atas umur 10-12 tahun yang berada di daerah dataran tinggi dan daerah
dataran rendah Kecamatan Sapuran Kabupaten WonosoboJawa Tengah.
Penelitian ini dilaksanakan dengan metode deskriptif. Subyek dalam penelitian ini
adalah siswa kelas IV dan V SD Negeri Banyumudal (mewakili SD daerah dataran
tinggi) dan SD Negeri Sapuran Kecamatan Sapuran (mewakili SD daerah dataran
rendah) Kabupaten Wonosobo tahun 2012 dengan jumlah keseluruhan 127 siswa.
Tehik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran. Instrumen yang digunakan
adalah tes kesegaran jasmani Indonesia (TKJI) umur 10-12 tahun dari pusat kesegaran
jasmani dan rekreasi. Analisis data menggunakan norma kesegaran jasmani dari TKJI
Puskesjasrek.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesegaran jasmani siswa SD Negeri
Banyumudal dan SD Negeri Sapuran kelas IV dan V umur 10-12 tahun, terdapat 1
siswa (0,78%), dalam klasifikasi baik sekali (BS). 11 siswa (6,61%) dalam klasifikasi
baik (B). 38 siswa (9,92%) dalam klasifikasi sedang (S), 66 siswa (51,9%) dalam
klasifikasi kurang (K), dan 11 siswa (6,6%) dalam klasifikasi kurang sekali (KS).
Sedangkan untuk hasil penelitian masing-masing SD sebagai berikut: SD di daerah
dataran rendah terdapat 1 siswa (1,40%) dalam klasifikasi baik sekali (BS), 7 siswa
(9,85%) dalam klasifikasi baik (B), 17 siswa (23,94%) dalam klasifikasi sedang (S), 39
siswa (54,92%) dalam klasifikasi kurang (K), dan 7 siswa (9,85%) dalam klasifikasi
kurang sekali (KS).SD di daerah dataran tinggi terdapat 0% klasifikasi baik sekali (BS),
4 siswa (7,14%) dalam klasifikasi baik (B), 21 siswa (37,5%) dalam klasifikasi sedang,
27 siswa (48,2%) dalam klasifikasi kurang (K), dan 4 siswa (7,14%) dalam klasifikasi
kurang sekali (KS). Sehingga dalam penelitian ini siswa SD di daerah dataran rendah
lebih baik dari pada siswa SD di daerah dataran tinggi. Berdasarkan Hasil penelitian ini
disimpulkan bahwa TKJI siswa SD di daerah dataran tinggi (SDN Banyumudal) dan
SD di daerah dataran rendah (SDN Sapuran) adalah kurang