Tulisan ini berisi tentang metode yang digunakan oleh Yanagita dalam melakukan literalisasi folklor di wilayah Tono. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui metode apa saja yang digunakan oleh Yanagita dalam meliteralisasi folklor yang berasal dari wilayah Tono, Iwate, Jepang, menjadi sebuah karya berjudul Tono Monogatari. Penulis mengambil karya tersebut sebagai objek penelitian dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Dari 118 cerita yang ada, penulis mengambil sample 30 cerita. Dari penelitian ditemukan bahwa Yanagita menggunakan beberapa metode yaitu metode oral tradition, observasi langsung, pengumpulan catatan, perbandingan, dan bahasa daerah dalam meliteralisasi folklor-folklor yang berasal dari wilayah Tono