Rekonfigurasi Jaringan Distribusi 20 KV Gardu Induk Kalibakal Menggunakan Metode Binary Particle Swarm Optimization

Abstract

Ketersediaan listrik yang cukup dan berkualitas merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi. Oleh sebab itu, berbagai macam masalah muncul mengenai optimasi terhadap kualitas tenaga listrik. Optimasi yang dimaksud adalah untuk mengurangi rugi-rugi yang timbul saat penyaluran tenaga listrik. Penyaluran tenaga listrik mempunyai tiga tingkatan, pembangkitan, transmisi dan distribusi. Tingkat distribusi merupakan tingkatan yang paling dekat dengan pelanggan, dimana pelanggan akan langsung merasakan kualitas listrik tersebut. Kualitas sistem distribusi dapat dinilai dari besarnya rugi-rugi daya listrik dan tegangan jatuhnya. Semakin besar rugi-ruginya, maka semakin buruk sistem distribusinya. Untuk itu perlu diperbaiki sistem distribusinya. Berbagai macam cara dapat dilakukan untuk mengurangi rugi-rugi yang ada, salah satunya yaitu rekonfigurasi jaringan distribusi. Berbagai metode dan teknik rekonfigurasi telah dikembangkan untuk tujuan meminimalkan rugi-rugi daya. Salah satu metodenya adalah Binary Particle Swarm Optimization (BPSO). Metode lain seperti single-period dan multi-period merupakan metode yang hanya digunakan untuk sistem linear, sedangkan untuk rekonfigurasi jaringan distribusi merupakan masalah dengan sistem non-linear. Sedangkan BPSO ini dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah sistem non-linear, sehingga metode ini cocok digunakan untuk menyelesaikan masalah rekonfigurasi jaringan distribusi. Dengan dilakukannya rekonfigurasi jaringan distribusi menggunakan metode BPSO pada jaringan distribusi 20 kV gardu induk Kalibakal penyulang 2, 5, 6 dan 10, maka dapat mengurangi rugi daya. Terdapat 3 jenis simulasi, dimana simulasi pertama menggunakan iterasi maksimum 10, simulasi kedua menggunakan iterasi maksimum 20 dan simulasi ketiga menggunakan iterasi maksimum 30. Ketiga simulasi tersebut masing-masing dilakukan sebanyak 10 kali simulasi dan diambil hasil terbaiknya. Dari seluruh simulasi, penurunan rugi daya terbesar yang didapat adalah 4,4075% dari 71,785 kW menjadi 68,621 kW dan kenaikan tegangan minimum dari 0,98456 pu menjadi 0,98485 pu

    Similar works