ITA ROSMAWATI :
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) merupakan salah satu wujud
reformasi pendidikan yang memberikan otonomi kepada sekolah dan satuan pendidikan
untuk mengembangkan kurikulum sesuai dengan potensi, tuntutan, dan kebutuhan masingmasing
daerah. Model evaluasi merupakan sebuah konsep untuk menilai komponen
pembelajaran dalam pencapaian kualitas sistem pendidikan. Dengan menggunakan model
evaluasi ini akan terlihat keefektivitasan komponen pembelajaran serta memudahkan
evaluator dalam mengetahui pelaksanaan dan perkembangan program apakah sudah
mencapai nilai yang maksimal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan (KTSP) pada proses pembelajaran Biologi di MAN Karangampel dengan
mengacu pada tahapan model evaluasi Illuminatif seperti observasi awal, inkuiri lanjutan,
dan usaha penjelasan. Adapun objek yang diteliti seperti latar belakang dan perkembangan
program, proses pelaksanaan, pencapaian hasil belajar siswa, dan kesulitan yang dihadapi
pada proses pembelajaran.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan pendekatan evaluatif
deskriptif dengan berbagai sumber data yang akan digunakan dan dikumpulkan secara
lengkap, maka teknik pengumpulan data yang dgunakan adalah dengan analisis data
observasi, wawancara yang digali dari beberapa informan atau narasumber serta
dokumentasi baik secara tertulis maupun tidak tertulis.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan (KTSP) pada proses pembelajaran Biologi terlihat baik. Hal ini terlihat dari
empat kriteria sebagai aspek yang dievaluasi. Latar belakang dan perkembangan program
yang dilihat dari visi, misi, dan tujuan sekolah/madrasah mengacu pada tujuan pendidikan
dengan mengikuti perkembangan zaman tetapi tidak disosialisasikan kepada seluruh warga
sekolah/madrasah. Proses pelaksanaan berjalan baik dilihat dari guru Biologi dalam
mengelola kelas. Guru Biologi menggunakan media pembelajaran seperti carta, buku paket
Biologi, bahan ajar yang berisi ringkasan materi pelajaran serta latihan soal. Pencapaian
hasil belajar siswa dengan jumlah kurang dari 10% yang tidak memenuhi Kriteria
Ketuntasan Minimum (KKM). Kesulitan yang dihadapi dalam proses pembelajaran Biologi
guru menggunakan metode pembelajaran yang konvensional serta sarana dan prasarana
sebagai penunjang proses pembelajaran Biologi dengan laboratorium yang keberadaannya
kurang memberikan kenyamanan dikarenakan perawatan yang kurang maksimal sehingga
dampak yang diakibatkan guru Biologi jarang melakukan praktikum di Laboratorium.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Tingkat
Satuan Pendidikan di MAN Karangampel dengan kategori baik. MAN Karangampel
membentuk visi, misi, dan tujuan sesuai dengan perkembangan zaman dan disosialisasikan
terlebih dahulu kepada warga sekolah dan pihak yang berkepentingan. Guru mampu
menyusun RPP dengan lengkap dan sistematis, evaluasi pembelajaran memperhatikan tiga
aspek kognitif, afektif, dan psikomotor, dan faktor penghambat meliputi sarana dan
prasarana seperti ruang kelas dan Laboratorium, serta metode pembelajaran yang kurang
variatif.
Kata Kunci: Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), Evaluasi model
Illuminati