ABSTRAK
Teknologi web saat ini berkembang sangat pesat. Web server sudah menjadi bagian yang
penting bagi perusahaan, baik perusahaan yang sedang berkembang maupun yang baru memulai
layanannya. Apache adalah aplikasi web server dengan penerimaan terbanyak di dunia. Akan tetapi
Apache memiliki beberapa kekurangan salah satunya adalah Apache menjadi lamban pada saat
permintaan yang masuk berjumlah besar. Salah satu cara untuk melakukan peningkatan performa web
server Apache adalah dengan reverse proxy caching. Squid dan Varnish merupakan solusi aplikasi
reverse proxy.
Untuk mengetahui performa revese proxy caching Squid dan Varnish pada web server Apache
akan diuji dengan menggunakan tools Apache benchmark dimana jumlah request dari client dan jumlah
concurrent (waktu bersamaan) menjadi parameter utama pengujian.. Hasilnya, kedua server dengan
reverse proxy caching dapat mengungguli web server Apache tanpa reverse proxy.
Hasil perbandingkan antara reverse proxy caching Squid dan Varnish yang dipasangkan pada
web server Apache, memberikan hasil web server dengan Varnish reverse proxy memiliki kinerja yang
lebih baik dibandingkan web server dengan Squid reverse proxy jika traffic web tinggi, namun jika
traffic web rendah Squid reverse proxy kinerjanya lebih baik dari varnish.
Kata kunci: Web server, reverse proxy, Squid, Varnish, Apache benchmark, request, concurrent, traffic