Kompatibilitas Penyerbukan Sendiri Dan Persilangan Interspesifik Pada Ciplukan (Genus Physalis) Berbeda Spesies

Abstract

Tanaman ciplukan dapat ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Physalis merupakan tanaman perdu yang dimanfaatkan seluruh bagian untuk keperluan penyediaan buah segar, bahan baku industri nutraseutikal, dan biofarmaka. Adanya potensi yang dimiliki tanaman ciplukan, dapat dilakukan upaya peningkatan kualitas tanaman. Diharapkan tanaman memiliki vigor yang baik, penampilan warna buah dan calyx yang menarik, serta memiliki ukuran buah besar dan rasa yang manis untuk pemanfaatan buah segar, serta bahan baku dalam bidang nutraseutikal dan biofarmaka. Upaya peningkatan kualitas suatu tanaman dapat dilakukan menggunakan sumberdaya genetik lokal melalui persilangan interspesifik. Persilangan interspesifik memungkinkan terjadinya transfer gen antar spesies sehingga diharapkan terbentuk spesies baru dengan karakter yang diinginkan. Di Indonesia sejauh ini belum ada laporan mengenai hibridisasi antar spesies Physalis. Oleh karena itu dilakukan persilangan interspesifik pada 5 spesies Physalis agar dihasilkan jenis baru untuk meningkatkan nilai kualitas tanaman, mengevaluasi kemungkinan dilakukan hibridisasi interspesifik, dan evaluasi serta kompatibilitas persilangan antar spesies tersebut. Penelitian ini menggunakan metode survei melalui observasi dan pengukuran terhadap buah dan biji hasil persilangan. Persilangan dilakukan menggunakan rancangan perkawinan dialel (diallel mating design) dengan perkawinan antar spesies tanaman (interspesifik) dan menyerbuk sendiri (selfing). Berdasarkan hasil penelitian, dari 25 kombinasi persilangan yang dilakukan, diperoleh keberhasilan pada 11 kombinasi persilangan. Tingkat kompatibilitas diperoleh pada kombinasi selfing dari 5 spesies yang digunakan dengan persentase 100% dan 1 pada persilangan interspesifik P. pubescens (PPB-68154-04) x P. angulata (PAN-69281). Keberhasilan persilangan tingkat inkompatibilitas sebagian didapatkan pada persilangan interspesifik sebanyak 4 kombinasi persilangan. Sedangkan tingkat inkompatibilitas penuh terdapat pada persilangan interspesifik sebanyak 12 kombinasi persilangan

    Similar works