Abstract : The purpose of the research is improving reading ability on Javanese letters at grade IV student of primary school SD Negeri 02 Delingan of Karanganyar in academic year 2015/2016 through the cooperative learning model of make a match type. The form of this research was classroom action research, it consist two cycles that each cycle consist of two meeting. Each cycle has four phases, those are planning, action implementation, observation, and reflection. The subject of this research were teacher and student in grade IV of SD Negeri 02 Delingan Karanganyar in academic year 2015/2016, consist of 34 students. Data collecting technique are observation, interview, documentation, and test. Data validity test of the research was sources triangulation and method triangulation. The techniques of data analysis used analytical interactive model Miles and Huberman, it consist of three components, those are data reduction, data display, and taking the conclusion or verification. The result of the research shows that in each cycle there is an improvement in the reading ability of javanese letters. The improvement can be seen by attainment of the minimum completeness criteria as ³71. The percentage of classical in the pre-cycle was 17,65% of 34 students. Increased in the first cycle became 50% of 34 students and the second cycle increased again became 85,30% of 34 students. Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan membaca aksara Jawa pada siswa kelas IV SD Negeri 02 Delingan Karanganyar tahun ajaran 2015/2016 dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe make a match. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang berlangsung dalam dua siklus yang setiap siklusnya terdiri dari dua pertemuan. Tiap siklus mempunyai empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV SD Negeri 02 Delingan Karanganyar tahun ajaran 2015/2016 sebanyak 34 siswa. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles & Huberman yang terdiri dari tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan membaca aksara Jawa pada setiap siklus. Peningkatan dapat diketahui dari hasil pencapaian nilai siswa yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar ³71. Persentase ketuntasan kelas pada pratindakan masih pada 17,65% dari 34 siswa. Meningkat pada siklus I, yaitu mencapai 50% dari 34 siswa dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 85,30% dari 34 siswa