Manajemen mutu satuan pendidikan Islam kerjasama: studi kasus MI Ma’arif NU Pucang Sidoarjo

Abstract

Problematika utama secara umum yang dihadapi satuan pendidikan khususnya madrasah adalah dalam hal manajemen mutu pendidikan yang meliputi delapan Standar Nasional Pendidikan antara lain: standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pembiayaan, standar pengelolaan, dan standar penilaian. Penerapan Total Quality Management in Education memiliki peranan penting dalam rangka meningkatkan mutu lulusan di level nasional maupun Internasional. MI Ma’arif NU Pucang Sidoarjo yang terbukti dapat mewujudkan satuan pendidikan Islam kerjasama dengan mengadopsi dan adaptipkan kurikulum Internasional bisa dijadikan rujukan peningkatan mutu bagi sekolah/madrasah lainnya. Dalam penelitian ini akan dikaji manajemen mutu di MI Ma’arif NU Pucang Sidoarjo sehingga dapat mewujudkan satuan pendidikan Islam kerjasama dari tiga aspek yaitu: latar belakang mengembangkan gagasan manajemen standar mutu, desain standar mutu dan implementasi manajemen standar mutu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: 1) Apa yang melatarbelakangi MINU Pucang Sidoarjo dalam mengembangkan gagasan manajemen standar mutu sehingga dapat mewujudkan satuan pendidikan Islam kerjasama?, 2) Bagaimana desain standar mutu MINU Pucang Sidoarjo dalam mewujudkan satuan pendidikan Islam kerjasama?, 3) Bagaimana MINU Pucang Sidoarjo mengimplementasikan manajemen standar mutu satuan pendidikan Islam kerjasama?. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif dan pendekatan fenomenologis-naturalistik. Rancangan penelitian ini dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data dilakukan melalui kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas dan confirmabilitas. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis siklus Miles Huberman, proses dimulai dengan reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan pada kasus tunggal (single case study).Hasil penelitian menunjukkan: (1) Latar belakang mengembangkan gagasan manajemen standar mutu disebabkan keinginan mengulangi masa keemasan yang pernah dicapai, keinginan keluar dari zona nyaman, keinginan untuk menjadi madrasah favorit melalui program inovasi, (2) Desain standar mutu di MINU Pucang Sidoarjo dilakukan melalui pengembangan standar mutu isi dengan model adopsi dan adaptif kurikulum nasional, Internasional Cambridge, International Beccalaureate, pengembangan standar mutu proses, pengembangan standar mutu penilaian kurikulum nasional & Internasional, dan pengembangan standar mutu pendidik dan kependidikan melalui peningkatan kualitas & kualifikasi SDM, (3) Implementasi manajemen standar mutu dilakukan dengan menggunakan prinsip manajemen yakni, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pengembangan standar mutu isi pada pengembangan kurikulum, pengembangan standar mutu proses, pengembangan standar mutu penilaian dan pengembangan standar mutu pendidik dan kependidikan

    Similar works