research
ANALISIS PENERAPAN ISO 9001:2000 MENGENAI KETIDAKSESUAIAN
PRODUK DI PT. INDOCEMENTTUNGGAL PRAKARSA, TBK
- Publication date
- Publisher
Abstract
ISO 9001:2000 merupakan suatu standar internasional untuk sistem
manajemen kualitas. Pada sistem manajemen kualitas ISO 9001:2000 ini
mengharuskan perusahaan untuk menetapkan rencana-rencana dan menerapkan
proses-proses pengukuran, pemantauan, analisis, dan peningkatan yang diperlukan
agar menjamin kesesuaian dari produk, menjamin kesesuaian dari sistem manajemen
kualitas, dan meningkatkan terus-menerus efektivitas dari sistem manajemen kualitas.
Salah satu fokus dari sistem manajemen kualitas ISO 9001:2000 adalah
berfokus pada produk dan tindakan prefentif. Dimana pengembangan sistem
manajemen kualitas ini untuk mengendalikan ketidaksesuaian (nonkonformans)
produk dan melakukan tindakan prefentif atas ketidaksesuaian produk. Untuk itu
penulis mengambil tema tersebut dalam rangka untuk menganalisis ketidaksesuaian
produk dan melakukan tindakan prefentif. Padapembahasan yang dilakukan penulis
menggunakan beberapa pendekatan metode seperti Diagram pareto, Diagram sebab
akibat, metode brainstormingdan metode 5W + 1H.
Faktor dominan yang menyebabkan adanya laporan ketidaksesuaian produk
masuk adalah residue45 µm sedangkan faktor dominan laporan ketidaksesuaian
produk keluar adalah Lime Saturation. Penyebab dari adanya laporan ketidaksesuaian
produk masuk adalah operator tidak konsentrasi dan tidak maksimal dalam bekerja,
mesin pembakaran dan mesin penggerusan semen kurang optimal, semen setengah
jadi kurang bagus serta komposisi bola baja salah. Sedangkan penyebab dari adanya
laporan ketidaksesuaian produk keluar adalahoperator kurang teliti dan lalai, mesin
penggerusan bahan baku naik-turun umpan, mesin pembakaran berhenti, batu kapur
dan pasir pindah gundukan serta tanah liat tidak keluar ke ban berjalan