64,615 research outputs found

    Hubungan Pengetahuan Remaja Putri Terhadap Perilaku Penatalaksanaan Vulvahygiene Saat Menstruasi Pada Siswi Kelas X Dan Xi Di Sma Xaverius 2 Palembang 2017

    Get PDF
    Background: At the time of menstruation is very necessary self care to keep and maintain the hygiene during the menstruation, especially the vulva hygiene. Vulva hygiene behavior considerations in young women are still very low, such as the indolence of replacing sanitary pad that can cause the vagina irritation. It causes because of the lack of young women’s knowledge about vulva hygiene during the menstruation. Aim: The purpose of this study was to determine the correlation of young women’s knowledge against the management behavior of vulva hygiene during menstruation in grade X and XI students at SMA Xaverius 2 Palembang. Method: This study uses the analytical survey method with cross sectional apporoach and sampling with total sampling as much 108 respondents. Result: The results of this found is 73 (67,6%) have good knowledge and 35 (32,4%) have less knowledge. Whereas good behavior as much as 84 (77,8) and 25 (23,1%) have less behavior. From the results of chi square test, obtained, there is correlation of young women’s knowledge against the management behavior of vulva hygiene during menstruation with p value is 0,002. Providing counseling about vulva hygiene during menstruation is very necessary to provide in improving the knowledge and behavior of young women about vulva hygiene management

    HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU VULVA HYGIENE PADA REMAJA PUTRI DI SMA ISLAM PARLAUNGAN WARU SIDOARJO

    Get PDF
    Vulva hygiene bagi wanita sangat penting khususnya remaja putri agar terhindar dari infeksi. Namun kenyataannya, ditemukan remaja putri masih salah dalam arah cebok, tidak mengeringkan daerah sekitar vulva setelah cebok, memakai celana dalam yang tidak menyerap keringat, menggunakan pembersih kewanitaan secara rutin. Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya hubungan antara pengetahuan dengan perilaku vulva hygiene pada remaja putri di SMA Islam Parlaungan Waru Sidoarjo. Jenis penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi siswi kelas X SMA Islam Parlaungan sebesar 54 siswi, besar sampel 48 responden yang dipilih secara simple random sampling. Variabel bebas pengetahuan tentang vulva hygiene, variabel tergantung perilaku vulva hygiene. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan checklist. Analisis data menggunakan uji korelasi spearman dengan α=0.05. Hasil penelitian menunjukkan 16 responden yang tingkat pengetahuannya kurang seluruhya memiliki perilaku vulva hygiene tidak baik, 27 responden yang tingkat pengetahuannya cukup sebagian besar memiliki perilaku vulva hygiene baik, 5 responden yang tingkat pengetahuannya baik hampir seluruhnya memiliki perilaku vulva hygiene baik. Hasil analisis didapatkan , koefisien korelasi 0.585 yang menunjukkan kuatnya hubungan antara pengetahuan dengan perilaku vulva hygiene pada remaja putri di SMA Islam Parlaungan Waru Sidoarjo. Simpulannya, ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku vulva hygiene pada remaja putri. Untuk itu diharapkan pihak sekolah bekerjasama dengan petugas kesehatan agar memberikan pengetahuan pada remaja putri tentang kesehatan reproduksi terutama vulva hygiene

    Morphological separation of the Central European Trochosa females (Araneae, Lycosidae)

    Get PDF
    Adult females of the five Central European wolf spiders Trochosa hispanica Simon, 1870, T. robusta (Simon, 1876), T. ruricola (De Geer, 1778), T. spinipalpis (F. O. P.-Cambridge, 1895), and T. terricola Thorell, 1856 were morphologically analysed. We defined sets of continuous and binary (presence/absence) variables. Continuous data of various epigynal and carapace dimensions were subjected to Principal Components Analysis (PCA). Using the PC loadings each individual was plotted along the PC axis in order to find gaps/overlaps between the species. The binary data sets were subjected to Hierarchical Cluster Analysis (HCA) in order to find characters that clearly separate the five Trochosa species. Using PCA only individuals of T. robusta and T. ruricola and of T. robusta and T. hispanica could be separated from each other. Using HCA all five species could clearly be separated by epigynal and vulval characteristics

    A Response: In Defense of Truth in the Science of the Billings Ovulation Method

    Get PDF

    HUBUNGAN VULVA HYGIENE DENGAN PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU POST PARTUM DI RSIA NYAI AGENG PENATIH GRESIK

    Get PDF
    Vulva hygiene adalah membersihkan daerah vulva. Membersihkan daerah vulva berpengaruh terhadap penyembuhan luka perineum. Berdasarkan data penelitian awal menunjukkan angka kejadian infeksi nifas mencapai 30%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan vulva hygiene dengan penyembuhan luka perineum pada ibu post partum di RSIA Nyai Ageng Pinatih Gresik. Desain penelitian adalah analitik dengan jenis rancangan analitik observasional teknik cross sectional. Populasi seluruh ibu post partum hari ke 5-7 yang memiliki luka perineum yang melakukan kunjungan ke II pada bulan Mei- Juni 2013 sebanyak 20 responden yang dipilih dengan teknik total sampling. Variabel independent Vulva hygiene dan dependent penyembuhan luka perineum. Penggumpulan data dengan lembar observasi diolah secara editing, coding dan tabulating, kemudian dianalisa menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan dari 20 responden sebagian besar (70%) vulva hygienenya kurang dan sebagian besar (60%) mengalami penyembuhan luka lambat. Dalam analisis menggunakan uji Chi-Square didapatkan hasil ρ (0,018) < α, maka H0 ditolak, artinya ada hubungan vulva hygiene dengan penyembuhan luka perineum pada ibu post partum. Simpulan dari penelitian ini adalah semakin benar vulva hygiene ibu maka penyembuhan luka akan cepat. Untuk itu diharapkan bagi tenaga kesehatan dalam pemberian Konseling Informasi dan Edukasi untuk lebih menekankan mengenai pemakaian pembalut yang benar serta tentang pentingnya menjaga kebersihan pada daerah perineum, sehingga kebiasaan salah dalam menjaga kebersihan vulva atau luka perineum dapat berkurang

    Detailed morphobiometric studies of Bursaphelenchus xylophilus and characterisation of other Bursaphelenchus species (Nematoda: Parasitaphelenchidae) associated with Pinus pinaster in Portugal

    Get PDF
    Detailed studies on Bursaphelenchus xylophilus are provided in this contribution. Comparative observations between field and cultured populations of this species demonstrated significant size differences: cultured specimens overall displayed larger size in all morphometric parameters. A principal component analysis (PCA) of the individuals undergoing moulting allowed their separation in four groups namely J2-J3, J3-J4, J4F-F, and J4M-M; gonad length mean values of these four groups made possible to distinguish the non-moulting groups J2, J3, J4F, J4M and adults. Seven Bursaphelenchus species (B. hellenicus, B. leoni, B. pinasteri, B. sexdentati, B. teratospicularis, B. tusciae and B. xylophilus), associated with Pinus pinaster in Portugal, were charaterized, including biometrical measurements and ratios as well excised spicules observed under SEM; furthermore, B. hellenicus, B. pinasteri, B. sexdentati, B. tusciae and B. xylophilus were characterised on the basis of their ITS-RFLP profiles. B. sexdentati and B. xylophilus were the only species found in high numbers in some of the samples

    HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU VULVA HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN PUTRI AT-TAUHID SURABAYA

    Get PDF
    Vulva hygiene saat menstruasi merupakan usaha untuk menjaga kesehatan. Namun kenyataannya, ditemukan remaja putri masih belum memahami tentang cara cebok dan ganti pembalut pada saat menstruasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku vulva hygiene saat menstruasi pada remaja putri di pondok pesantren putri At-Tauhid Surabaya. Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi remaja putri yang sudah menstruasi di pondok pesantren putri At-tauhid sebesar 85 remaja putri, besar sampel 70 responden yang dipilih secara simple random sampling. Variabel bebas pengetahuan, variabel tergantung perilaku tentang vulva hygiene saat menstruasi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan cheklist. Analisis data menggunkana uji mann whitney dengan α=0,05. Hasil penelitian didapatkan hampir setengahnya (44,3%) memiliki tingkat pengetahuan kurang, sebagian besar (54,3%) memiliki perilaku vulva hygiene saat menstruasi kurang baik. Hasil analisis didapatkan ρ=0,000, karena ρ<α=0,05 artinya ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku perilaku vulva hygiene saat menstruasi pada remaja putri. Simpulannya, Semakin baik tingkat pengetahuan remaja putri tentang vulva hygiene saat menstruasi, maka semakin baik perilaku vulva hygiene saat menstruasi pada remaja putri tersebut. Untuk itu diharapkan pihak pondok bekerja sama dengan petugas kesehatan agar memberikan pengetahuan pada remaja putrid tentang kesehatan reproduksi terutama vulva hygiene saat menstruasi
    corecore