27,173 research outputs found

    Buku panduan merdeka belajar - kampus merdeka

    Get PDF
    Buku ini diterbitkan dengan tujuan sebagai Panduan Penyelenggaraaan Merdeka Belajar - Kampus Merdeka. Melalui panduan ini diharapkan Perguruan Tinggi dapat mengembangkan program secara optimal, efektif, efiien, dan bermutu sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Panduan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pengelola atau pimpinan Perguruan Tinggi, dosen, mahasiswa, mitra industri, dan pihak terkait lainnya. Buku panduan ini disusun dan ditelaah oleh berbagai pihak di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, dan dipergunakan dalam tahap perancangan, pelaksanaan, penilaian hingga evaluasi pelaksanaan kebijakan Merdeka Belajar - Kampus Merdeka. Buku Panduan ini merupakan “panduan dinamis” yang senantiasa dapat diperbaiki, diperbaharui, dan dimutakhirkan sesuai dengan dinamika kebutuhan dan perubahan zaman. Masukan dari berbagai kalangan diharapkan dapat meningkatkan kualitas buku panduan ini

    Persepsi mahasiswa ditinjau dari student engagement pada implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap persepsi mahasiswa terhadap program Merdeka Belajar Kampus Merdeka serta student engagement mahasiswa setelah mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Tujuan dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka adalah meningkatkan kompetensi lulusan, baik keterampilan nonteknis (soft skills) maupun teknis (hard skills), sehingga lulusan lebih siap dan selaras dengan kebutuhan zaman, serta lebih cakap sebagai pemimpin masa depan bangsa yang unggul dan berkepribadian. Sampel penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Matematika UPS Tegal yang mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka sebanyak 56 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa semester VI dan VIII. Penilitian ini menggunakan metode survey. Pengumpulan Data dengan Dokumentasi, Angket dan Wawancara dengan analisis data deskriptif kuantitatif. Temuan penelitian menyatakan bahwa pemahaman program Merdeka Belajar Kampus Merdeka diperoleh 2,08% mahasiswa cukup memahami program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, 72,92% mahasiswa memahami program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, dan 25% mahasiswa sangat memahami program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Jadi dapat disimpulkan bahwa semua mahasiswa sudah mengenal program Merdeka Belajar Kampus Merdeka

    Dinamika Gerakan Mahasiswa Riau Di Pekanbaru Pada Tahun 2010 – 2014

    Full text link
    This research is intended to know and explain the condition of the movement of Riau Students in Pekanbaru especially especially in the period 2010-2014. So, this study does not want to condemn the poor orientation of the student movement, but wants to explore a pithy understanding surrounding the complexity of the student movement so that the debate is no longer around disorientation and stagnant student movement in the region. Because the student movement can not be compared against other student movements at certain times.The method used in this study is descriptive-kualiatif which directs the author to describe and describe the descriptive dynamics of Riau student movement in Pekanbaru in 2010-2014. In this case the researchers conducted interviews and analyzed theoretical books and popular books that explain the dynamics of student movement.Results of field research show that in the period 2010 - 2014, the Student movement experienced ups and downs. His condition illustrates that the student movement movement polarization occurs, and then marked by the issue of movement that tends to be partial. However, polarization should occur in the Riau student movement should be seen as its own dynamics and not as a threat. With the existing polarization, for example, it needs to build intensive communication in every issue of movement

    Peramalan Jumlah Mahasiswa Baru dengan Model Autoregressive Integrated Moving Average (Arima)

    Full text link
    Peramalan jumlah mahasiswa baru merupakan salah satu hal yang dapat dipakai untuk bahan perencanaan proses belajar mengajar, oleh karena itu perlu dilakukan prediksi jumlah mahasiswa baru. Penelitian ini dilakukan di kampus STMIK Pradnya Paramita Malang. Data tahunan yang di analisis diambil mulai tahun 2000 hingga 2016. Untuk meprediksi jumlah mahasiswa baru tersebut digunakan model Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA). Model ini adalah gabungan antara autoregressive dan moving average. Model ini bisa digunakan untuk peramalan data yang ada trendnya, musiman dan juga penghalusan data. Model ARIMA yang digunakan adalah model ARIMA (2,2,1) dan ditulis sebagai berikut: (1+0.7795 B + 0.6484 B2 ) (1-B )2 Yt = (1 – 0.8575B) at dimana, p (B) = (1 - 1B1 - 2B2- …- pBp), Φp (B) = (1 - Φ1B1 - Φ2B2- …- ΦpBp), Yt = data at = error Dari model ini diketahui bahwa data sekarang tergantung dari data dua periode yang lalu dan errornya tergantung dari satu periode yang lalu. Model ini mempunyai nilai mean square error (MSE) sebesar 446,22. Hasil dari penelitian ini dapat dipakai sebagai salah satu acuan dalam perencanaan proses belajar mengajar oleh pihak kampus. Kata kunci - STMIK Pradnya Paramita, Peramalan, Jumlah Mahasiswa Baru, ARIM

    Pelaksanaan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dalam Upaya Peningkatan Kinerja Perguruan Tinggi

    Get PDF
    Merdeka Belajar Kampus Merdeka merupakan kebijakan program pemerintah yang memberikan hak belajar tiga semester kepada mahasiswa seluruh Indonesia di luar program studi. Program tersebut diberikan oleh Pemerintah    melalui perguruan tinggi di seluruh Indonesia dengan tujuan peningkatan mutu pembelajaran sekaligus kemampuan  lulusan dalam mengabdikan ilmunya di masyarakat. Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji dan menganalisis efektivitas pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dalam upaya peningkatan mutu pembelajaran dan lulusan di lingkungan perguruan tinggi serta mengetahui hambatan yang timbul dalam pelaksanaannya bagi program studi yang sudah berpartisipasi dalam melaksanakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif serta metode empiris dengan observasi dan wawancara terhadap berbagai pihak yang berkepentingan di lingkungan kampus yang telah melaksanakan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Penelitian ini menemukan bahwa pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dengan sasaran untuk meningkatkan pembelajaran serta mutu lulusan dalam pelaksanaannya belum maksimal karena masih terdapat mitra perguruan tinggi yang belum melaksanakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka serta belum tersedianya fasilitas teknologi yang disiapkan oleh perguruan tinggi guna mendukung hal tersebut. Adapun hambatan dalam pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka diantaranya sosialisasi dan interaksi pemahaman mahasiswa dan dosen serta fasilitas program pendukung yang belum maksimal. Selain itu, sinyal jaringan internet pun menjadi kendala

    IQRA' : Bil. 8 : Ogos 2017 / Perpustakaan Tun Abdul Razak, UiTM

    Get PDF
    Mengandungi antaranya : 1. Lawatan daripada BS Abdur Rahman Crescent University, Chennai, India 2. Lawatan Akademik Pasca Sarjana Jurusan Pendidikan Seni, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Indonesia 3. Lawatan Antarabangsa Pelajar-Pelajar dari Negara China 4. Lawatan Dari Pegawai Pustakawan Teknologi Dan Maklumat, Perpustakaan STIE Perbanas Surabaya 5. Taklimat lawatan kepada pelajar Universitas Airlanggar (UNAIR), surabaya Indonesia dan lain-lain

    MEKANISME KERJA ACCOUNT EXECUTIVE DI SURAT KABAR HARIAN SUARA MERDEKA PERWAKILAN SURAKARTA

    Get PDF
    Pokok dari Kuliah Kerja Media adalah kesertaan mahasiswa secara nyata dan langsung dalam kegiatan kerja profesi pada satu atau lebih perusahaan, seiring perkembangan zaman yang semakin cepat dan modern, maka dibutuhkan sumber daya manusia yang terampil dan professional. Maka dari pelaksanaan KKM, sangat dibutuhkan karena mempunyai arti yang sangat penting yaitu: 1. Bagi calon professional pada umumnya, KKM ini sangat penting dilakukan untuk memberikan pengalaman kerja professional agar dapat menjembatani kesenjangan antara teori profesi yang di dapat di kampus dan praktek profesi pada dunia kerja nyata. 2. Profesi jurusan periklanan dengan KKM ini dapat memadukan antara teori – teori yang didapat di kampus dengan magang di lapangan kerja, khususnya di bidang periklanan. Dengan adanya KKM tersebut berarti penulis harus mempersiapkan terlebih dahulu segala kesiapannya. Dengan dibekali pengeyahuan dan ketrampilan secukupnya dari kampus merupakan modal untuk melaksanakan KKM ( magang ). Sehingga bila nanti terjun ke dunia kerja tidak mengalami hambatan yang berarti. x Kuliah Kerja Media ini bermaksud untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa sebagai calon tenaga kerja yang terampil. Sehubungan dengan hal tersebut maka penulis memilih Harian Suara Merdeka perwakilan cabang Surakarta sebagai tempat magang yang beralamatkan Jl. Ronggowarsito 78 Solo

    Permasalahan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Bengkulu

    Get PDF
    Program Kurikulum Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (KMB-KM) merupakan bagian dari upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, yang bertujuan mendorong mahasiswa agar bisa menguasai beragam kompetensi sebagaimana tertuang dalam Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Dalam Kebijakan Merdeka Belajar  dinyatakan bahwa Kampus Merdeka diharapkan dapat menjadi jawaban atas tuntutan tersebut. Berkaitan dengan hal di atas, kebijakan atau program pemerintah yang akan atau sedang dilaksanakan atau diimplementasikan tahun 2020 ini, maka permasalahan kemungkinan-kemungkinan permasalahan  akan terjadi. Permasalahan akan terjadi apabila antara aturan atau kebijakan pemerintah yang diimplementasikan atau dilaksanakan tidak seperti yang diharapkan, dalam hal ini antara Kebijakan Program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka yang dicanangkan berbeda dengan pelaksanaannya. Tulisan ini merupakan prakiraan permasalahan-permasalahan yang kemungkinan akan terjadi atau terjadi di perguruan tinggi yang akan melaksanakan Program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka. Hal ini karena implementasi Kebijakan Program Program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka sebagian besar baru  dilaksanakan tahun 2020. Untuk itu, permasalahan tentunya akan muncul pada saat dilaksanakannya kebijakan tersebut

    ANALISIS KETERAMPILAN ABAD 21 MELALUI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang telah dikembangkan berdasar kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka, dan efeknya terhadapketerampilan abad 21 mahasiswa. Penelitian ini menerapkan rancangan penelitian mixed method, yang melibatkan seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang. Datakuantitatif dikumpulkan dari data pengisian angket sedangkan data kualitatif diperoleh dari hasil deep interview yang dilakukan selama pelaksanaan kegiatan pembelajaran di luar kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka telah mampu meningkatkan keterampilan komunikasi siswa, kreativitas siswa, berpikir kritis, dan peningkatan keterampilan kolaborasi siswa. Dari tiga bentuk kegiatan pembelajaran di luar kampus yang telah diterapkan, Kuliah Kerja Nyata Tematik merupakan bentuk kegiatan pembelajaran di luar kampus palingefektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dan kolaborasi. Bentuk kegiatan pembelajaran di luar kampus lainnya yaitu Asistensi Mengajar dan Kampus Mengajar efektif meningkatkan kreativitas dan berpikir kritis. Peningkatan keterampilan abad 21, dapat dilakukan dengan mengikutsertakan mahasiswa pada dua bentuk kegiatan pembelajaran di luar kampus dengan karakteristik lingkungan belajar berbeda
    corecore