15 research outputs found

    KUALITAS PELAYANAN KASIR DAN KEPUASAN NASABAH PADA P.T BANK PEMBANGUNAN DAERAH BALI CABANG SERIRIT- BULELENG

    Get PDF
    PT Bank BPD Bali Cabang Seririt sebagai lembaga keuangan milik Pemerintah Daerah Bali berkewajiban untuk memberikan layanan terbaik kepada para nasabahnya. Pelayanan prima diharapkan dapat membuat para nasabah tidak berpaling ke lembaga keuangan lain. Untuk dapat tercapainya tujuan tersebut bank harus tahu betul apa yang menjadi kebutuhan para nasabah, Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan kasir terhadap kepuasan nasabah baik secara parsial maupun simultan, serta untuk mengetahui variabel yang dominan memengaruhi kepuasan nasabah pada P.T Bank BPD Bali Cabang Seririt- Buleleng. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuesioner dengan sampel berjumlah 100 responden. Metode pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Analisis statistik dan pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi berganda, koefisien determinasi, uji F dan uji t dengan menggunakan bantuan program Microsoft Excel dan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) for windows Version 17. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Variabel fasilitas fisik, perhatian dan variabel jaminan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah pada Bank BPD Bali Cabang Seririt, sedangkan variabel keandalan dan kesigapan berpengaruh tidak signifikan terhadap kepuasan nasabah pada Bank BPD Bali Cabang Seririt. 2) Kualitas pelayanan yang terdiri dari variabel fasilitas fisik, perhatian, keandalan, kesigapan dan jaminan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah pada Bank BPD Bali Cabang Seririt. 3). Variabel kepastian merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi kepuasan nasabah pada Bank BPD Bali Cabang Seririt. Model regresi linier berganda diperoleh dalam bentuk persamaan Y = -7,24 + 0,603X1 + 0,376X2 + 0,072X3 + 0,020X4 + 0,683X5 dengan koefisien determinasi sebesar 88,4% terhadap kepuasan nasabah sedangkan sisanya sebesar 11,6 % dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti. Saran yang diajukan pada penelitian ini adalah BPD Bali Cabang Seririt hendaknya menjaga kualitas pelayanan dengan memerhatikan keinginan, kebutuhan, dan berkomunikasi baik dengan nasabah agar kepuasan nasabah dapat ditingkatkan sehingga meningkatkan kesadaran nasabah untuk bertransaksi pada Bank BPD Bali Cabang Seririt

    DAMPAK COVID-19 TERHADAP KINERJA KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUM DESA) “KENCANA SARI AMERTA” DESA PENGLATAN - SINGARAJA

    Get PDF
    Tantangan yang dihadapi oleh Pelaksana Operasional BUM Desa “Kencana Sari Amertha” dengan meluasnya penyebaran covid-19 adalah para nasabah yang bekerja di sektor jasa pariwisata sudah tidak mempunyai pekerjaan serta penghasilan, juga nasabah lainnya meminta kebijakan relaksasi. Kondisi ini menyebabkan menurunnya penerimaan BUM Desa “Kencana Sari Amertha” berupa pendapatan bunga dan setoran pokok, juga aktivitas di unit usaha yang lainnya. Untuk mendapatkan keyakinan adanya dampak covid-19 terhadap kinerja keuangan Badan Usaha Milik Desa “Kencana Sari Amertha” perlu dianalisis perbedaan rata-rata indikator kinerja keuangan sebelum ada penyebaran covid-19 sebelum bulan April 2020 dan sesudah penyebaran covid-19 yaitu sejak bulan April 2020. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kinerja keuangan BUM Desa “Kencana Sari Amertha”, Desa Penglatan-Singaraja sebelum dan sesudah penyebaran covid-19. Serta untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kinerja keuangan BUM Desa “Kencana Sari Amertha”, Desa Penglatan-Singaraja sebelum dengan sesudah penyebaran covid-19. Penelitian ini dilakukan di BUM Desa “Kencana Sari Amertha”, Desa Penglatan-Singaraja. Sumber data dari laporan keuangan BUM Desa “Kencana Sari amertha”. Teknik analisis yang digunakan adalah uji sampel berpasangan (uji-paired-sample-t-test). Diduga penyebaran covid-19 mempunyai dampak terhadap kinerja keuangan BUM Desa “Kencana Sari Amertha”. Berdasarkan hasil analisis data diketahui kinerja keuangan BUM Desa “Kencana Sari Amertha” sebelum ada penyebaran covid-19, yaitu; a) CAR dengan predikat sehat; b) NPL dalam kondisi sehat; c) likuiditas dalam kondisi baik; d) ROA rendah. Kinerja keuangan BUM Desa “Kencana Sari Amertha” setelah ada penyebaran covid-19, yaitu; a) CAR dengan predikat sehat; b) NPL kurang sehat; c) likuiditas mengalami penurunan; d) ROA tetap rendah. Berdasarkan hasil uji hipotesis diketahui; a) ada perbedaan signifikan kinerja keuangan BUM Desa “Kencana Sari Amertha” dari aspek NPL dan likuiditas sebelum dengan sesudah penyebaran covid-19; b) ada perbedaan tidak signifikan kinerja keuangan BUM Desa “Kencana Sari Amertha” dari aspek CAR dan ROA sebelum dengan sesudah penyebaran covid-19. Saran yang disampaikan yaitu meningkatkan faktor kehati-hatian dalam pemberian pinjaman, dan melaksanakan proses atau tahapan analisis kredit dengan baik. Melakukan penanganan kredit bermasalah dengan pendekatan persuasif, serta dilakukan dengan lebih intensif. Mengadakan kerjasama dalam bidang keuangan dengan BUM Desa yang ada. Meningkatkan kinerja para pegawai

    MOTIVASI, LINGKUNGAN KERJA, DAN KINERJA PEGAWAI RUMAH SAKIT UMUM SHANTI GRAHA SERIRIT

    Get PDF
    Rumah sakit merupakan integral dari keseluruhan sistem pelayanan kesehatan yang melayani pasien dengan berbagai jenis pelayanan. Dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, diperlukan sumber daya yang berkualitas sehingga dapat menghasilkan out put yang maksimal, sehingga sumber daya manusia dipandang sebagai asset rumah sakit, bahkan merupakan investasi rumah sakit apabila tenaga tersebut merupakan tenaga yang terampil. Mengingat persaingan di sektor pelayanan kesehatan yang terus meningkat dengan tuntutan peningkatan kualitas pelayanan maka dibutuhkan pegawai dengan kinerja yang baik. Berdasarkan hasil data absensi Rumah Sakit Umum Shanti Graha Seririt tahun 2017 ditemukan tingkat absensi pegawai tergolong tinggi dengan rata- rata absensi 8,41%. Tingkat absensi yang dipandang baik berkisar 2%-3%. Hal ini merupakan salah satu indikasi bahwa Rumah Sakit Umum Shanti Graha Seririt terdapat masalah mengenai menurunnya tingkat kehadiran kerja pegawai dalam melaksanakan tugas kesehariannya. Persoalan inilah yang menarik diteliti untuk membuktikan asumsi-asumsi bahwa faktor motivasi dan lingkungan kerja akan memengaruhi kinerja pegawai Rumah Sakit Umum Shanti Graha Seririt Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan kuisioner. Pengolahan data dibantu dengan program SPSS versi 17.0 untuk mencari Analisis Regresi Linier Berganda, Analisis Korelasi Berganda, Uji Determinasi Uji-t, Uji-F dan uji dominan. Hasil analisis regresi berganda diperoleh model persamaan garis Y= 10,064 +0,551X1+0,173X2. Hasil analisis korelasi berganda diperoleh R sebesar 0,794. Nilai determinasi 63%. Uji t-test diperoleh hasil untuk variabel motivasi kerja berpengaruh signifikan tetapi variabel lingkungan kerja berpengaruh tidak signifikan serta F-Tes diperoleh hasil yang signifikan. Hasil uji dominan diperoleh motivasi kerja yang berpengaruh lebih dominan terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa 1) variabel motivasi kerja secara parsial mempunyai pengaruh terhadap kinerja pegawai di Rumah Sakit Umum Shanti Graha Seririt, sedangkan variabel lingkungan kerja tidak berpengaruh secara signifikan, 2) variabel motivasi kerja dan lingkungan kerja secara simultan berpengaruh terhadap kinerja pegawai di Rumah Sakit Umum Shanti Graha Seririt. 3) Variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kinerja pegawai adalah variabel motivasi kerja. Saran yang dapat disampaikan peneliti untuk meningkatkan lingkungan kerja yang nyaman perlu kesadaran pegawai karena merupakan suatu kewajiban dalam peningkatan kinerja. Motivasi kerja sebaiknya ditingkatkan demi meningkatnya kinerja pegawai di Rumah Sakit Umum Shanti Graha Seririt selain faktor kedisiplinan, fasilitas kerja yang tidak ditelit

    KOMPETENSI, BEBAN KERJA, DISIPLIN KERJA DAN KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN GIANYAR

    Get PDF
    Sumber daya manusia (SDM) memegang peranan penting dalam mencapai tujuan organisasi hal ini ditunjukkan oleh kinerja SDM.  Hal-hal yang dapat meningkatkan kinerja SDM yaitu kompetensi, beban kerja, disiplin kerja. Penelitian dilakukan pada Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar dengan judul kompetensi beban kerja, disiplin kerja dan kinerja pegawai negeri sipil pada Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar. Tujuan penelitian untuk mengetahui: 1) pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai, 2) pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai, 3) pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai, 4) kompetensi, beban kerja dan disiplin kerja bersama-sama memengaruhi kinerja pegawai, 5) kuat lemahnya hubungan dan besarnya pengaruh  kompetensi, beban kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja, 6) yang memengaruhi paling besar diantara kompetensi, beban kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja. Penelitian menggunakan metode pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Teknik analisis yang digunakan  yaitu korelasi linier berganda, determinasi, regresi linier berganda, uji t(test), uji F dan uji Dominan. Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh positif dan signifikan secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama dan kompetensi berpengaruh paling dominan. Kesimpulan penelitian adalah kompetensi, beban kerja dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Saran kepada kepala dinas hendaknya meningkatkan kompetensi, beban kerja dan disiplin kerja karena dapat meningkatkan kinerja pegawai dan kompetensi lebih mendapatkan perhatian

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEPUTUSAN NASABAH KREDIT DI LEMBAGA PERKREDITAN DESA DESA PAKRAMAN TAJUN, BULELENG

    Get PDF
    Lembaga Perkreditan Desa sebagai salah satu wadah kekayaan Desa, menjalankan fungsinya dalam bentuk usaha-usaha kearah peningkatan taraf hidup Krama Desa. Kegiatan mengambil kredit, nasabah banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor baik itu faktor internal dan faktor eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi dan dominan memengaruhi keputusan nasabah kredit di Lembaga Perkreditan Desa, Desa Pakraman Tajun, Buleleng. Data dikumpulkan dengan mempergunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Teknik analisis kuantitatif yaitu; uji instrumen penelitian, analisis regresi linier berganda, analisis determinasi, analisis T-test, F-test, uji pengaruh dominan, uji asumsi klasik, dan teknik analisis kualitatif. Hasil analisis regresi linier berganda diperoleh model persamaan regresi Ŷ = -0,521 + 0,332X1 + 0,211X2 + 0,296X3 + 0,191X4 + 0,355X5. Koefisien determinasi 96,63%,. Hal ini menunjukkan 96,63% perubahan keputusan nasabah kredit LPD Desa Pakraman Tajun dijelaskan oleh perubahan tingkat suku bunga, pelayanan, prosedur penyaluran kredit, jangka waktu pengembalian, jaminan. Hasil t-test semua variabel bebas memiliki nilai thitung lebih besar dari ttabel maka Ho ditolak. Hasil f-test diperoleh nilai fhitung lebih besar dari ftabel, maka Ho ditolak. yaitu jaminan mempunyai koefisien regresi paling besar. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan ada pengaruh signifikan secara parsial dan simultan tingkat suku bunga, pelayanan, prosedur penyaluran kredit, jangka waktu pengembalian, dan jaminan terhadap variabel keputusan nasabah kredit LPD Desa Pakraman Tajun, Buleleng. Jaminan berpengaruh paling dominan. Saran untuk meningkatkan pelayanan kredit, meningkatkan kulitas pelayanan melalui bimtek atau pelatihan sejenis

    PEMBINAAN ADMINISTRASI DAN MANAJEMEN BUMDesa MUNCUL SARI AJI DESA SUDAJI, KECAMATAN SAWAN, KABUPATEN BULELENG

    Get PDF
    PKM BUMDesa Muncul Sari Aji didasari pemikiran bahwa Tata kelola usaha Simpan pinjam, pertokoan, pasar desa, air desa dan Hutan rakyat belum terlaksana dengan baik disebabkan oleh keterbatasan Sumber daya manusia dan sarana dan prasarana yang dimiliki. Solusi yang ditawarkan adalah : 1). Melakukan pelatihan dan pendampingan pengurus dalam bidang akuntansi; 2) Melakukan pelatihan manajemen usaha yang meliputi : Manajemen personalia, Manajemen pemasaran dan manajemen Keuangan.Target luaran yang akan dihasilkan melalui program pengabdian masyarakat ini adalah : 1). Tatakelola BUMDesa Muncul Sari Aji dengan menggunakan Sistem Akuntansi bagi pembukuan yang sehari hari dilakukan; 2). BUMDesa Muncul Sari Aji memiliki tata kelola personalia, mampu memasarkan produk yang dijual dan perencanaan bidang keuangan yang baik. Rencana Kegiatan yang akan dilakukan meliputi : 1). Komunikasi, koordinasi dan Penyampaian rencana Aksi Tim Pengabdian Masyarakat; 2). Pelatihan dan pendampingan Pengurus dalam pembuatan laporan Keuangan dengan sistem akuntansi terhadap semua jenis usaha; 3). Pelatihan Pengurus dalam Pemasaran Produk; 4). Pelatihan dan Pendampingan Manajemen dalam Manajemen Keuangan; 5). Monitoring, Penyusunan laporan dan Pembuatan Artikel. Setelah diberikan Pelatihan Akuntansi Simpan Pinjam dan Pelatihan Manajemen Usaha (Personalia, Pemasaran dan Keuangan) serta pendampingan selama dua bulan, kini para pengelolan BUMDesa Muncul Sari Aji memiliki keterampilan bidang akuntansi Simpan Pinjam dan keterampilan dalam Manajemen personalia, Pemasaran, produksi dan Keuangan

    MANAJEMEN PENGELOLAAN DAN ADMINISTRASI BUMDES GIRI AMERTHA, DESA SAMBANGAN, KECAMATAN SUKASADA, KABUPATEN BULELENG

    Get PDF
    Desa sebagai bagian wilayah dari sebuah kabupaten, memiliki otonomi asli. Walaupun dalam batasan otonomi asli, desa dapat membangun kemampuan sumber daya ekonomi dan keuangannya dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakatnya. Dengan mengelola sumber daya lokal berupa sumber daya manusia (penduduk), sumber daya modal (uang), sumber daya alam (tanah, air, hutan) dan sumber daya sosial. Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) adalah lembaga usaha desa yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintahan desa dalam upaya memperkuat perekonomian desa dan dibentuk berdasarkan kebutuhan dan potensi desa. Permasalahan utama yang dihadapi BUMDesa Giri Amertha adalah manajemen keuangan dan terbatasanya pengetahuan tentang sistem akuntansi. Solusi yang diberikan yaitu : 1) pelatihan dan pendampingan manajemen pengelolaan BUMDesa, 2) pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan. Pembinaan dan pelatihan dipandang perlu untuk dilakukan dalam rangka peningkatan kualitas pengelolaan kemampuan SDM dalam bidang system pelaporan keuangan. Transfer Ipteks yang diberikan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan BUMDesa serta sistem pelaporan keuangan

    PENGEMBANGAN PRODUK BERDAYA SAING BAGI PENGERAJIN LAMAK MELATI DI DUSUN LEBAH MANTUNG, DESA SARI MEKAR, KECAMATAN BULELENG, KABUPATEN BULELENG

    Get PDF
    UMKM telah mempunyai strategi tersendiri, dengan cara membuat produk khusus dan unik agar tidak bersaing dengan perusahaan besar bahkan berperan sebagai partner perusahaan besar. Selain itu, UMKM dikelola perseorangan dengan mengabaikan prinsip organisasi, gaya hidupnya tidak ilmiah, dan enggan mengeluarkan biaya untuk promosi dan penelitian, serta melakukan aktivitas yang tidak berhubungan dengan usahanya. Ringkasnya, UMKM yang gagal disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu: (a) Mengatur struktur organisasi dan personalia, (b) Pengendalian jumlah produksi, (c) Sistem administrasi dan pembukuan (d) Mengelola keuangan serta menghitung laba perusahaan (e) Pemasaran dan promosi, serta (f) Perluasan dan alih generasi pada pengelolaan UKM. Permasalahan utama yang dihadapi pengerajin lamak adalah masalah di bidang manajemen strategi dan terbatasanya pengetahuan tentang pemasaran. Solusi yang diberikan yaitu : 1) pelatihan dan pendampingan manajemen usaha, pelatihan dan pendampingan branding dan labeling, 3) pelatihan dan pendampingan pemasaran. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini menggunakan metode analisis SWOT dengan menganalisis faktor-faktor intenal dan eksternal sehingga diketahui faktor-faktor yang menjadi kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancaman yang dihadapi kempok pengerajin lamak “melati” di Dusun Lebah Mantung Desa Sari Mekar, Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Program PkM memandang perlu untuk melakukan pembinaan terhadap kelompok tersebut dalam manajemen produksi dan pemasaran. Transfer Ipteks yang diberikan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas produk, pengembangan produk serta kemampuan dalam mengolah dan memasarkan hasil produksi

    UPAYA LITERASI MANAJEMEN USAHA DAN LAPORAN KEUANGAN DALAM MENINGKATKAN PROFITABILITASBERKELANJUTAN DI KELOMPOK WANITA TANI DESA SILANGJANA

    Get PDF
    PKM Manajemen usaha dan dukungan laporan keuangan bagi Kelompok Usaha Tani Desa Silangjana Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng didasari pemikiran bahwa tatamanajemen usaha dan dukungan laporan keuangan belum terlaksana dengan baik disebabkan oleh keterbatasan kemampuan sumber daya manusia. Solusi yang ditawarkan adalah: 1)Melakukan pelatihan manajemen usaha yang meliputi: manajemen produksi, manajemen pemasaran, manajemen sumberdaya manusia dan manajemen keuangan; 2) Melakukan pelatihan penyusunan laporan keuangan yang meliputi laporan posisi keuangan (neraca),laporan laba rugi dan laporan arus kas. hasil yang diharapkan melalui program pengabdian masyarakat ini adalah: 1) tatakelola KWT dengan manajemen usaha yang baik; 2) KWT memiliki laporan keuangan yang baik. Hasil yang dicapai: Pengurus dan anggota KWT mampu mengelola usaha dengan penerapan manajemen usaha dan mampu membuat laporan keuangan yang akan mendukung usaha KWT Desa Silangjana

    PEMBINAAN ASPEK AKUNTANSI KEUANGAN DALAM MEMBUAT LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN KELOMPOK PKK ANGSOKA SATYA BHAKTI DESA SUDAJI KABUPATEN BULELENG

    Get PDF
    PkM Pembinaan Aspek Akuntansi Keuangan dalam membuat laporan pertanggungjawaban Kelompok PKK Angsoka Satya Bhakti Desa Sudaji Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng didasari pemikiran bahwa Tata kelola pembukuan dan pertanggungjawaban pengurus belum baik. Hal ini disebabkan oleh Keterbatasan Sumber daya manusia dan sarana dan prasarana yang dimiliki. Berangkat dari permasalahan yang dialami Mitra Kerja maka solusi yang ditawarkan antara lain : a. Melengkapi kemampuan pengurus Kelompok PKK Angsoka Satya Bhakti Desa Sudaji dalam mengelola transaksi keuangan sebagai dasar awal pembuatan laporan keuangan; b. Menambah kemampuan pengurus Kelompok PKK Angsoka Satya Bhakti Desa Sudaji dalam menyelesaikan dan menghasilkan laporan keuangan melalui penerapan siklus akuntansi; c. Melengkapi kemampuan pengurus Kelompok PKK Angsoka Satya Bhakti Desa Sudaji dalam membuat laporan keungan sebagai bagian dari laporan pertanggung jawaban keuangan. Adapun target luaran yang akan dihasilkan melalui program pengabdian masyarakat ini adalah: a. Peningkatan Kemampuan Pengurus dalam pembukuan yang meliputi penjurnalan, pembuatan buku besar, neraca saldo; b. Peningkatan Kemampuan Pengurus dalam pembuatan laporan keuangan melalui neraca, Laporan Laba Rugi dan Laporan Perubahan Modal serta dapat membuat laporan pertanggungjawaban pengurus. Pelaksanaan program diawali dengan tahap persiapan, penyadaran, pengkapasitasan dan pelatihan, pembinaan, pendampingan, pelembagaan, dan evaluasi. Melalui Kegiatan ini para pengurus dan anggota Kelompok PKK Angsoka Satya Bhakti Desa Sudaji memiliki kemampuan dalam membuat laporan keuamngan sehingga mampu membuat pembukuan Kelompok PKK Angsoka Satya Bhakti Desa Sudaji. Selain itu para pengurus Kelompok PKK Angsoka Satya Bhakti memiliki kemampuan dalam memanage usahanya dalam bentuk kemampuan manajemen tata Kelola yang meliputi tata Kelola personalia, produksi dan pemasaran. Hasil observasi terhadap antosiasme mitra kerja menunjukkan sebanyak 87,8 % (36 peserta) memiliki antusiasme yang tinggi, 7,3 % (3 peserta) memiliki antusiasme yang sedang, dan 4,8 % (2 peserta) memiliki antusiasme yang rendah. Sedangkan evaluasi keberlanjutan program menunjukkan 98,55% mitra kerja menyatakan bahwa sangat mendukung program PkM untuk dilanjutkan
    corecore