50,817 research outputs found

    Taxonomic studies of mosses of Seram and Ambon (Moluccas, East Malesia) collected by Indonesian-Japanese botanical expeditions : 9., Pottiaceae

    Get PDF
    Mosses of Seram and Ambon Islands are reported based on our collections of the botanical expeditions to the islands. This paper is the ninth part of our report and includes the Pottiaceae (total 8 genera and 14 species). One new species, Barbula seramensis H.Akiyama is described

    Support for Ethno-religious Violence in Indonesia

    Full text link
    This study focused on the relationship between ethno-religious identification and support for intergroup violence in Indonesia. It employed a cross-cultural comparative research design involving Muslim and Christian respondents from different ethnic groups in two research areas. One of these areas, Ambon, experiences frequent eruptions of inter-group violence, while the other, Yogyakarta, is relatively peaceful; while disputes have occurred occasionally, they have not led to massive intergroup violence. This research used a mixture of quantitative and qualitative approaches This study finds stronger identification with religion than with ethnicity. Muslims show greater ethno-religious identification than Christians. It also presents evidence for the proposition regarding religiocentrism in which a positive evaluation of the religious in-group is related to in-group identification and induces derogatory attitudes towards out-groups. The findings are also consistent with propositions concerning nationalistic attitudes which suggest that increased ethno-religious identification reduces nationalism

    A note on socio-economic development in Maluku

    Get PDF

    Analysis of Understanding of Student Concepts in Solving Absolute Value Problems

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemahaman konsep dalam menyelesaikan masalah nilai mutlak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini peneliti sebagai instrumen utama dan tes uraian menjadi instrumen pendukung. Data penelitian diperoleh dari hasil think alouds dan wawancara. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 11 Ambon dengan subjek penelitian dalam tulisan ini sebanyak 1 orang yang diambil berdasarkan snowballsampling dari 9 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa diawali dengan menerjemahkan bentuk abstrak ke bentuk yang lebih kongkrit, yakni dengan menentukan hal yang diketahui dan hal yang ditanyakan.Selanjutnya menginterpretasikan penyelesaian masalah secara algoritmik, dan langsung dapat menarik kesimpulan atau mengekstrapolasi. Kata kunci: Nilai Mutlak, Pemahaman Konsep, Penyelesaian Masalah Abstract The purpose of this study is to describe the understanding of concepts in solving absolute value problems. This research is a qualitative descriptive study. In this study, researchers as the main instrument and essay tests become supporting instruments. The research data were obtained from think aloud and interviews. This research was conducted in Ambon 11 Public High School with the research subjects in this paper as many as 1 person taken based on snowball sampling from 9 students. The results showed that understanding students' concepts begin with translating abstract forms into more concrete forms, namely by determining what is known and what is asked. Furthermore, interpreting problem solving algorithmically or completely and can immediately conclude or extrapolate

    The Effect of Organization Restructuring on Organization Performance Viewed From Employee Performance and Leadership Effectiveness at Maluku Provincial Education Office

    Get PDF
    The focus of this research is to comprehensively analyze the effect of organization restructuring on the performance of the organization, directly or indirectly, involving 276 employees in the education office and the Ministry of Education and Culture offices and collected by survey method. Data analysis was done using causal correlation technique to see the effect of organization restructuring on organization performance. The results of the research indicate that there is a direct influence of organization restructuring on organization performance. Another result is that there is an indirect effect of restructuring through employee performance and leadership effectiveness on organization performance. The influence of organization performance improvement is due to, organization restructuring implemented in Maluku Province education office has lead to behavior change, where the employees of education office were able to improve individual performance and can work together with the leadership as an efficient and effective structure. This has an impact on improving organization performance

    Ruang Netral di Kota Ambon (Segregasi dan Integrasi Ruang Kota)

    Get PDF
    Keterpisahan ruang pemukiman di kota Ambon memberikan makna tersendiri terhadap pemanfaatan maupun pola perkembangan ruang kota, bersumber dari pola pemukiman yang terpisah berdasarkan basis-basis agama (Islam dan Kristen) yang terjadi di Kota Ambon telah memberikan dorongan khusus yang sangat kuat terhadap kebutuhan-kebutuhan ruang yang dapat dimanfaatkan secara bersama-sama. Tantangan yang dihadapi, berhubungan dengan laju pertumbuhan jumlah penduduk yang cepat dan terbatasnya ketersediaan ruang pemukiman sangat mempengaruhi pola perkembangan ruang di kota Ambon, kebutuhan akan ruang yang dapat dimanfaatkan secara bersama-sama atau ruang netral sangatlah penting untuk menjaga kelangsungan kehidupan perkotaan. Ruang-ruang netral di kota Ambon terbentuk atas dasar kebutuhan akan ruang itu sendiri dengan batasan-batasan yang sangat jelas. Ruang netral dalam konteks ini adalah merupakan wadah ruang untuk menyatukan keterpisahan ruang-ruang permukiman berdasarkan basis-basis keagamaan. Penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan penjelasan secara terperinci terhadap ruang-ruang netral di kota Ambon pada fenomena keterpisahan lingkungan pemukiman. Netralitas ruang maupun keterpisahan pemukiman bukan merupakan hal baru yang terjadi di wilayah perkotaan, akan tetapi lain halnya yang terjadi di kota Ambon dimana keterpisahan ruang pemukiman ini telah terbentuk dan terstruktur dengan sangat jelas Tujuan penelitian ini adalah melakukan eksplorasi terhadap ruang-ruang netral di kota Ambon yang terbentuk secara alamiah maupun yang sengaja dibentuk (ruang binaan) akibat dampak dari pada keterpisahan ruang pemukiman berdasarkan basis-basis keagamaan, penelitian ini berbasis fenomena dengan model paradigma naturalistik yang dianalisis secara induktif, maka penelitian ruang netral pada Kota Ambon menghasilkan sebuah pertanyaan besar yaitu untuk mengetahui bagaimanakah mekanisme kehidupan dan terbentuknya ruang netral terhadap ruang kota Ambon berdasarkan keterpisahan pemukiman masyarakat berbasis agama

    Graha Wisata Adat Pela Gandong Di Maluku (Simbiosis Mutualisme)

    Full text link
    Perkembangan Kota Ambon kini membaik karena pembangunana terjadi dimana-mana khususnya di Kota Ambon, pembangunanan Kota mulai terhenti karena beberapa tahun lalu terjadi konflik sosisal sehingga perkembangan kota semakin memburuk. Dengan adanya pembangunan maka mempermudah masyarakat Kota Ambon dengan kehadiran berbagai fasilitas baru. Namun selain manfaat yang dihadirkan, perkembangan ini juga membawa dampak positif terhadap masyarakat pusat kota yaitu karna adanya fasilitas penunjang bagi mereka. Fasilitas yang tersedia dalam kota tidak menjamin untuk mempererat tali persaudaraan (Pela Gandong), yang akan memgembalikan hidup rukun dan damai di Kota Ambon sehingga masyarakat masih cenderung dan gengsi hidup berdampingan. Kota Ambon sebagai ibukota Provinsi Maluku, memiliki komoditas wisata yang mencukupi namun hanya berperioritas pada ciri khas modern yang di tampilkan dan budaya tradisioanal daerah jarang di tonjolkan pada tempat wisata tersebut, padahal banyak budaya adat Maluku yang bisa menjual bagi para wisatawan dan bisa membawa kerukunan bagi masyarakat Pela Gandong di Kota Ambon, Propinsi Maluku. Komoditas ini sudah cukup dikembangkan masyarakat kota Ambon sebagai tempat berkunjungnya para wisatwan namun belum secara berciri adanya unsur atau Budaya Adat Pela Gandong yang di tampilkan Sebagai tanggapan terhadap hal ini dan juga untuk memenuhi kebutuhan wisata masyarakat Kota Ambon, maka direncanakan perancangan objek Graha Wisata Adat Pela Gandong di Maluku. Perancangan Graha Wisata Adat Pela Gandong di Maluku khusunya Kota Ambon dengan dasar tema Arsitektur Simbiosis Mutualisme. Arsitektur Simbiosis Mutualisme dalam desain berupa pemaknaan yakni saling mengguntungkan atau saling megikat dalam rancangan arsitektural. Lewat pemaknaan tema serta berbagai analisa aspek perancangan diharapkan dapat mengoptimalkan fungsi Graha Wisatada Adat Pela Gandong bagi pengguna objek serta dapat mempromosikan budaya adat Maluku

    Morphological and Molecular Observation to Confirm the Taxonomic of Coptocercus Biguttatus (Coleoptera: Cerambycidae) on Cloves in Ambon and Part of Ceram Island

    Full text link
    This research was conducted to confirm the species of longhorn beetle (Coptocercus biguttatus) drilling clove stems in Ambon and part of Ceram Island, Moluccas, which has been noted as an important pest. Aim of this investigation was to characterize the species morphologically, and more detailed with molecular technique via mtCO1 gene analysis. The longhorn beetle was taken in Ambon and part of Ceram Island, Moluccas and then was etablished in laboratory with host rearing method on pieces of clove stem. The results showed that C. biguttatus attacking clove stems in Ambon and part of Ceram Island, Maluku was closely related and grouped into same cluster with C. rubripes and P. semipunctata in of New Zealand with 85% homology value. C. biguttatus distributed evenly in all clove planting areas in Ambon and part of Ceram Island. IntisariPenelitian ini dilakukan untuk mengonfirmasi spesies kumbang sungut panjang (Coptocercus biguttatus) yang menggerek batang tanaman cengkih di Pulau Ambon dan sebagian dari Pulau Seram, Maluku menggunakan karakter morfologi dan molekuler berbasis gen mtCO1 untuk sidik kekerabatan. Pengambilan sampel kumbang sungut panjang dilakukan di Pulau Ambon dan sebagian dari Pulau Seram, Maluku dengan cara host rearing pada potongan batang cengkih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa C. biguttatus di Pulau Ambon dan sebagian dari Pulau Seram, Maluku berkerabat dekat dan berada dalam satu kelompok dengan C. rubripes dan P. semipunctata di New Zealand dengan nilai homologi 85%. Penyebaran C. biguttatus di Pulau Ambon dan sebagian dari Pulau Seram merata di seluruh area pertanaman cengkih
    corecore