157,654 research outputs found
SIMULASI PERHITUNGAN STABILITAS BENDUNG
Dalam masa pembangunan Indonesia sejak tahun 1970-an hingga kini, khususnya dalam penyediaan prasarana bangunan air untuk irigasi, telah ribuan bangunan bendung dibangun. Salah satu jenis bendung yang dibangun ialah bendung permanen dari bahan pasangan batu. Tujuan dari simulasi perhitungan stabilitas bendung adalah untuk mengetahui perencanaan pembangunan bendung.
Metode yang digunakan dalam penyusunan Proyek Akhir ini adalah dengan menggunakan metode observasi. Metode Observasi dilakukan dengan cara mengumpulkan data yang dilakukan dengan prosedur melihat data dokumen dan kondisi riel di lapangan. Data-data yang didapat adalah (1) gambar denah, (2) gambar potongan bendung, (3) permeabiliti tes tanah di lapangan, (4) uji geser langsung tanah, (5) analisis butiran tanah, dan (6) data dimensi bendung. Data yang terkumpul dianalisis dengan rumus-rumus yang berlaku dalam perhitungan stabilitas bendung.
Hasil yang didapatkan berdasarkan analisis yang dilakukan adalah sebagai berikut: bendung tersebut aman terhadap rembesan (piping) karena dari perhitungan di peroleh hasil WCR= 6,25 ˃ 3 dari WCR tanah jenis lempung lunak. Bendung tersebut aman terhadap gaya guling karena pada saat debit banjir di tinjau dari besarnya nilai momen pasif lebih besar dari momen aktif sehingga gaya tahan dapat menahan gaya aktif. Bendung tersebut ditinjau dari gaya geser masih aman pada saat terjadi banjir karena gaya yang bekerja secara vertikal dan horisontal diperoleh SF = 1,65 ≥ safety factor yaitu 1,5.Selanjutnya bendung tersebut juga aman terhadap daya dukung tanah karena sesuai terhadap daya dukungnya yaitu: σ1 = (∑V)/B(1 + 6e/B) 0.
Dalam masa pembangunan Indonesia sejak tahun 1970-an hingga kini, khususnya dalam penyediaan prasarana bangunan air untuk irigasi, telah ribuan bangunan bendung dibangun. Salah satu jenis bendung yang dibangun ialah bendung permanen dari bahan pasangan batu. Tujuan dari simulasi perhitungan stabilitas bendung adalah untuk mengetahui perencanaan pembangunan bendung.
Metode yang digunakan dalam penyusunan Proyek Akhir ini adalah dengan menggunakan metode observasi. Metode Observasi dilakukan dengan cara mengumpulkan data yang dilakukan dengan prosedur melihat data dokumen dan kondisi riel di lapangan. Data-data yang didapat adalah (1) gambar denah, (2) gambar potongan bendung, (3) permeabiliti tes tanah di lapangan, (4) uji geser langsung tanah, (5) analisis butiran tanah, dan (6) data dimensi bendung. Data yang terkumpul dianalisis dengan rumus-rumus yang berlaku dalam perhitungan stabilitas bendung.
Hasil yang didapatkan berdasarkan analisis yang dilakukan adalah sebagai berikut: bendung tersebut aman terhadap rembesan (piping) karena dari perhitungan di peroleh hasil WCR= 6,25 ˃ 3 dari WCR tanah jenis lempung lunak. Bendung tersebut aman terhadap gaya guling karena pada saat debit banjir di tinjau dari besarnya nilai momen pasif lebih besar dari momen aktif sehingga gaya tahan dapat menahan gaya aktif. Bendung tersebut ditinjau dari gaya geser masih aman pada saat terjadi banjir karena gaya yang bekerja secara vertikal dan horisontal diperoleh SF = 1,65 ≥ safety factor yaitu 1,5.Selanjutnya bendung tersebut juga aman terhadap daya dukung tanah karena sesuai terhadap daya dukungnya yaitu: σ1 = (∑V)/B(1 + 6e/B) 0
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOFTWARE SIMULASI PROTEUS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA DIKLAT ELEKTRONIKA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar siswa kelas X1 Kelas A dan Kelas B jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik SMK 1 Sedayu pada mata diklat Elektronika dengan menerapkan media software simulasi proteus sebagai media pembelajaran.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain penelitian control group posttest only design. Sampel yang digunakan adalah kelas X1 TITL B sebagai kelompok dengan menggunakan media software simulasi proteus dan kelas XI TITL A dengan menggunakan media pembelajaran konvensional. Variabel penelitian ini adalah metode pembelajaran menggunakan media simulasi proteus (kelas eksperimen) dan penggunaan media pembelajaran konvensional (kelas kontrol) sebagai variabel bebas serta prestasi belajar sebagai variabel terikat. Metode pengumpulan data menggunakan instrumen tes. Analisis data menggunakan analisis uji beda t-test yang dikerjakan dengan bantuan software aplikasi SPSS 19.
Hasil penelitian menunjukkan: 1) pengujian perbedaan rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen dan kelompok kontrol melalui uji beda t-test adalah nilai t hitung > t tabel (3,653 > 2,001) dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, artinya terdapat perbedaan peningkatan prestasi belajar yang signifikan antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol, 2) hasil belajar siswa dengan menggunakan media software simulasi proteus lebih tinggi dari pada hasil pembelajaran siswa dengan menggunakan media konvensional. Rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen 75, sedangkan kelompok kontrol 66,33. Perbedaan rata-rata hasil belajar kedua kelompok tersebut mencapai 8,76 atau sebesar 13,12%. Berdasarkan kriteria ketuntasan minimal (KKM), persentase kelulusan siswa kelompok eksperimen mencapai 80% sedangkan untuk kelompok kontrol mencapai 50%. Perbedaan tingkat kelulusan kedua kelas tersebut mencapai 30%, hal ini menunjukkan pembelajaran elektronika dengan menggunakan software simulasi proteus dapat meningkatkan prestasi belajar siswa
Simulasi multi teller bank dengan penjokian
Jaringan persediaan permintaan disajikan dalam bentuk jaringan G(V,E,I,c1) yang terdiri dari himpunan titik V, himpunan garis berarah E, fungsi kapasitas c, fungsi aliranf dan fungsi batas bawah 1, dengan pusat sumber s dan pusat terminal 1, dimana 1 adalah fungsi dan i E ke bilangan nil tidak negatif yang memenuhi
Dengan menggunakan teorema sirkulasi menjamin kondisi sirkulasi aliran yang diperoleh -dari jaringan persediaan. perrnintaan G(Y,E,1,c,j) bebas sumber bebas terminal menjadi fisibe
Penggunaan Vissim Model Pada Jalur Lalu Lintas Empat Ruas
Penggunaan simulasi lalu lintas adalah salah satu pendekatan yang paling banyak digunakan untuk mengukur keakuratan dari sebuah simulasi dengan kondisi nyata pada lalu lintas. VISSIM merupakan software simulasi yang digunakan oleh profesional untuk membuat simulasi dari skenario lalu lintas yang dinamis sebelum membuat perencanaan dalam bentuk nyata. Pada penelitian ini , VISSIM digunakan untuk membangun sebuah simulasi pada perempatan di kota Malang tepatnya pada Jl.Bandung. Sebelum melakukan perbandingan dengan kondisi nyata dilapangan, pembuatan simulasi ini bertujuan untuk membangun sebuah prototype simulasi pada sebuah perempatan jalan raya yang mempunyai karakteristik sama dengan Jl. Bandung
METODE PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU CRUDE COCONUT OIL YANG OPTIMAL PADA PT. PSE
Sistem persediaan merupakan salah satu fungsi manajerial yang sangat penting, karena
mayoritas perusahaan melibatkan investasi besar pada aspek ini, demikian juga bagi PT. Palko
Sari Eka yang banyak menggunakan persediaan dalam bidang perencanaan dan pengendalian
produksinya. PT. Palko Sari Eka sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dalam industri oil
refinery, ingin mencoba mengoptimalkan inventory bahan baku Crude Coconut Oil dengan
mencoba membandingkan berbagai metode pengendalian persediaan seperti metode EOQ
(Economic Order Quantity, metode EOI (Economic Order Interval), metode Min-Max. Dimana
Crude Coconut Oil merupakan salah satu bahan baku utama produk, yang membutuhkan suatu
sistem persediaan yang baik. Dari hasil penelitian yang dilakukan, ternyata data demand bersifat
stochastic, maka perlu juga melakukan simulasi untuk mendapatkan hasil yang lebih mendekati
kenyataan. Kemudian dari hasil formulasi rumus dan hasil dari simulasi dianalisa manakah
metode pengendalian persediaan yang paling baik. Maka didapatlah hasil bahwa metode yang
paling baik adalah Fixed Order Size Systems (EOQ) dengan melakukan pesanan sebesar 2770 mT
setiap pesananny
Simulasi Lintasan Berkas Ion Isotop Isotop Karbon Dalam Siklotron Decy-13
SIMULASI LINTASAN BERKAS ION BERBAGAI ISOTOP KARBON DALAM SIKLOTRON DECY-13. Telah dilakukan simulasi lintasan berkas ion berbagai isotop ion karbon 12C, 13C, dan 14C dalam siklotron DECY-13 menggunakan perangkat lunak Scilab 5.4.1. Perhitungan simulasi dilakukan secara iterasi dalam 3 dimensi. Hasil simulasi menunjukkan pemisahan lintasan yang memungkinkan untuk pengukuran 14C seperti pada pertanggalan karbon dengan frekuensi tegangan pemercepat sekitar 72 MHz
Analisis dan penilaian prestasi lengah lepas tangan menggunakan protokol pencetusan sesi (SIP) bagi sistem terintegrasi UMTS-WLAN
Teknologi rangkaian tanpa vvayar 4G merupakan penggabungan beberapa teknologi
rangkaian capaian yang berbeza seperti rangkaian Universal Mobile
Telecommunication System (UMTS) dan Rangkaian Kawasan Setempat Tanpa Wayar
(WLAN). Rangkaian 4G menyokong mobiliti tanpa kelim {seamless) dalam
menjanjikan perhubungan dan perkhidmatan yang terbaik kepada pelanggan. Protokol
Pencetusan Sesi (SIP) yang berada pada lapisan aplikasi telah diramalkan sebagai
calon terbaik bagi menguruskan mobiliti di dalam rangkaian 4G. Rangkaian 4G yang
menawarkan aplikasi multimedia dalam perkhidmatannya mesti mempunyai lengah
lepas tangan yang rendah bagi mencapai objektif penubuhannya. Tujuan utama
disertasi ini adalah untuk menilai lengah lepas tangan bagi sistem terintegrasi UMTSWLAN
yang menggunakan SIP sebagai protokol pengisyaratan. Model simulasi
menggunakan MATLAB dibangunkan untuk menilai prestasi lengah lepas tangan
tersebut. Model simulasi menggambarkan pergerakan hos mobil ke rangkaian UMTS
dan WLAN. Lengah lepas tangan yang berlaku diukur berdasarkan model analitik.
Prestasi lengah lepas tangan dinilai berdasarkan perubahan kadar ralat kerangka
(FER), kadar ketibaan sesi SIP dan halaju hos mobil (MIT) semasa MH bergerak ke
rangkaian UMTS dan WLAN. Keputusan simulasi menunjukkan bahawa lengah lepas
tangan meningkat dengan penambahan FER dan kadar ketibaan sesi SIP. Halaju
kebolehgerakan pengguna memberi kesan terhadap nilai lengah lepas tangan.
Keputusan juga menunjukkan lengah lepas tangan minimum yang berlaku sewaktu
MH bergerak ke rangkaian UMTS adalah 1.9565 saat dengan lebar jalur saluran
128kbps dan ke rangkaian WLAN adalah sekitar 0.8651 saat dengan lebar jalur
saluran 11 Mbps. Berdasarkan nilai ini, lengah lepas tangan semasa MH bergerak ke
rangkaian UMTS atau WLAN adalah tidak boleh diterima untuk penjurusan
multimedia. Di dalam kajian ini didapati capaian tanpa wayar GPRS menyumbang
lengah terbesar daripada keseluruhan lengah lepas tangan ke rangkaian UMTS
Modified Simulation Learning Method on Knowledge and Attitude of Nursing Student's Cultural Awareness at Universitas Indonesia
Nursing students should be prepared to be culturally competent nurses. Cultural awareness is believed as the most important elements of cultural competence. The purpose of this article is to describe the effectiveness of Modified Simulation Learning Methods on cultural awareness as one atribute of cultural competence. A quasi-experimental (control group) design was used to explore the relationship between variabels among 98 first year nursing student attending Basic Nursing Concept I course at Faculty of Nursing Universitas Indonesia. The knowledge of cultural awareness was found statistically different between participants in Modified Simulation Methods group (intervention) and participants using the regular method. However, there were no statistical differences in attitude of cultural awareness between intervention and control groups. It could be concluded that Modified Simulation Learning methods is an effective learning method for increasing cultural knowledge of nusing student to be a competent nurse. Further research should be developed in continuing the improvement of cultural competence such as cultural skills
- …
