25,233 research outputs found

    Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pengelolaan Dana Simpan Pinjam Di Koperasi Mahasiswa Universitas Muhammasiyah Surakarta

    Get PDF
    Simpan pinjam merupakan salah satu sarana investasi yang di sediakan oleh koprasi dimanapun berada yang paling diminati oleh masyarakat luas. Namun simpan pinjam yang menggunakan sistem bunga dilarang dalam hokum Islam karena mengandung unsur ribawi. Simpan pinjam yang sesuai dengan syari’ah adalah simpan pinjam yang berdasarkan perinsip hokum dari rukun dan syarat Wadi‟ah dan Qadh salahsatu yang menjadi pilihan masyarakatuntuk melakukan simpan dan pinjam dana adalah Koperasi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta. Dalam mengelola dana simpan pinjam diperlukan ketelitian dalam pengelolaannya, sehinga terhindar dari unsure-unsur ribawi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan dana simpan pinjam di Koperasi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta yang ditinjau dari segi hukum Islam. Dasar hukum, rukun dan syarat melakukan simpan pinjam, penyaluran dana apakah sudah sesuai dengan prinsip Wadi‟ah dan Qadh. Manfaat dari penelitian ini dapat mengembangkan pemikiran seluruh pengelola dana simpan pinjam di koperasi-koperasi yang ada di tengah- tengah masyarakat, serta sebagai informasi bagi anggota koperasi dan masyarakat muslim agar lebih meyakini dan merasakan manfaat simpan pinjam yang sesuai hukum Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan analisis data secara deskriptif evaluative. Data tersebut diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi yang penulis lakukan di Koprasi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta secara langsung. Untuk menarik kesimpulan dari data-data tersebut penulis mengunakan pendekatan normatif, yaitu kesesuaian antara data lapangan di KOPMA UMS dengan hukum Islam. Kesimpulan dari penulisan ini adalah bahwa pengelolaan dana simpan pinjam di Koperasi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta. Dalam melakukan pengelolaan simpanan sudah sesuai dengan hukum Islam karena KOPMA UMS bias menjaga amanah yang ditanguhkan dari anggota akan tetapi dalam pengelolaan pinjaman belum sesuai dengan hukum Islam dikarenakan didalam pengelolaannya masih ada unsur ribawi sehinga perlu sekali untuk di sesuaikan dengan hukum Islam. Perlunya penjelasan terhadap anggota yang melakukan transaksi di KOPMA UMS agar mengetahui sistem pengelolaan dana simpan pinjamnya yang sesuai hukum Islam dan yang berjalan di KOPMA

    PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI FASILITAS SIMPAN PINJAM OLEH CREDIT UNION CINDELARAS TUMANGKAR DI DUSUN PULUHAN SUMBERARUM MOYUDAN SLEMAN YOGYAKARTA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan: Bagaimana fasilitas simpan pinjam yang dilaksanakan oleh CUCT dalam pemberdayaan masyarakat di Dusun Puluhan. Dampak partisipasi anggota dalam fasilitas simpan pinjam oleh CUCT terhadap pemberdayaan masyarakat di Dusun Puluhan. Faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui fasilitas simpan pinjam oleh CUCT di Dusun Puluhan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah pengurus CUCT, anggota CUCT, dan Tokoh Masyarakat Dusun Puluhan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti merupakan instrumen utama dalam melakukan penelitian yang dibantu oleh pedoman observasi, pedoman wawancara, dan pedoman dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Trianggulasi yang dilakukan untuk menjelaskan keabsahan data dengan menggunakan beberapa sumber dan teknik yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Pemberdayaan masyarakat melalui fasilitas simpan pinjam oleh CUCT adalah a) pendidikan penyadaran bagi anggota, b) penerapan konsep simpan pinjam CUCT dan c) pendampingan anggota. 2. Dampak partisipasi anggota dalam fasilitas simpan pinjam oleh CUCT terhadap pemberdayaan masyarat di Dusun Puluhan adalah: a) berubahnya pola pikir, pola sikap dan pola tindak terhadap pegelolaan keuangan baik keuangan rumah tangga maupun usahanya, b) terjadi peningkatan pendapatan melalui usaha produktif yang dilakukan oleh anggota c) anggota menjadi mandiri dan berdaya. 3. Faktor pendukung dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui fasilitas simpan pinjam oleh CUCT adalah: a) respon yang positif dan antusias masyarakat yang tinggi terhadap pemberdayaan masyarakat melalui fasilitas simpan pinjam oleh CUCT, b) adanya kemauan yang tinggi dari anggota untuk terus mengembangkan usaha produktif, c) komitmen dan semangat yang tinggi dari pengurus untuk melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui fasilitas simpan pinjam. Sedangkan faktor penghambatnya adalah: a) faktor traumatis masyarakat terhadap lembaga keuangan sejenis, b) adanya anggota yang masih kurang paham mekanisme simpan pinjam. Kata Kunci : Pemberdayaan Masyarakat Miskin, Simpan Pinjam, Credit Unio

    Informasi Koperasi di SMA Negeri 1 Karanganya

    Get PDF
    Sistem informasi koperasi di SMA Negeri 1 Karanganyar adalah aplikasi yang digunakan untuk mengelola dan menyimpan data simpan pinjam. Belum optimalnya pengolahan data simpan pinjam menyebabkan sulitnya mencari informasi tentang data simpan pinjam dan data anggota serta pembuatan laporan data simpan pinjam yang belum memadai. Oleh karena itu diperlukan suatu aplikasi yang bisa mendukung dan memecahkan permasalahan tersebut. Berdasarkan permasalahan tersebut penulis bermaksud menyusun skripsi dengan mengambil judul “Sistem Informasi Koperasi di SMA Negeri 1 Karanganyar. Adapun teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan studi pustaka, sedangkan tahap pengembangan sistem menggunakan sistem SDLC (system development life cycle). Menggunakansistem data simpan pinjam ini mengatasi permasalahan yang terjadi pada sistem yang lama, dimana selama ini sistem yang masih manual memerlukanwaktu yang cukup lama.Dengan dukungan sistem koperasi ini, menjadi lebih efisien, cepat dan akurat untuk mendapatkan informasi, serta tidak memerlukan tenaga kerja yang lebih dari sebelumnya. Sistem informasi ini dapat membantu anggota koperasi dalam proses pengolahan data simpan pinjam, membantu petugas koperasi dalam memasukkan dan mengolah data simpan pinjam dan juga membantu dalam membuat laporan data pinjaman serta laporan data simpanan dan laporan data angsuran

    EFEKTIVITASPROGRAMKEGIATAN SIMPAN PINJAM PEREMPUAN (SPP) DI KECAMATAN BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR

    Get PDF
    EFEKTIVITAS PROGRAM KEGIATAN SIMPAN PINJAM PEREMPUAN (SPP) DI KECAMATAN BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESARMegaria Arfa/Agribisnis Universitas Syiah KualaABSTRAKKegiatan simpan pinjam khusus perempuan adalah kegiatan pemberian modal untuk kelompok perempuan yang mempunyai usaha mikro. Penelitian ini mengidentifikasi tingkat efektivitas dan keberhasilan program kegiatan simpan pinjam khusus perempuan di Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar dengan indikator dalam mengukur efektivitas program yaitu pemahaman program, ketepatan sasaran, ketepatan waktu dan penggunaan pinjaman. Sementara indikator keberhasilan program simpan pinjam perempuan yaitu penghasilan usaha, kepemilikan aset usaha dan tenaga kerja. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari 42 orang responden. Metode analisis dalam penelitian ini adalah metode skoring/nilai terhadap masing-masing kuesioner sesuai variabel efektivitas yang ditanyakan dan analisis uji T berpasangan (paired sample t test)dengan menggunakan alat bantu SPSS v16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas program kegiatan simpan pinjam khusus perempuan di Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar dinilai efektif dengan persentase 64,3persenkegiatan usaha yang efektif.Selain itu, keberhasilan program simpan pinjam perempuan ditunjukkan dengan adanya perbedaan nyata antarapenghasilan usaha, kepemilikan aset usaha dan tenaga kerja responden sebelum dan sesudah memperoleh dana pinjaman.Kata Kunci: Efektivitas, Keberhasilan, Program Simpan Pinjam Perempua

    Analisis Tingkat Kesehatan Koperasi Simpan Pinjam Atau Unit Simpan Pinjam Koperasi Di Kota Surakarta

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesehatan koperasi simpan pinjam atau unit simpan pinjam koperasi di kota Surakarata. Masalah yang dibahas adalah “Bagaimana tingkat kesehatan Koperasi Simpan Pinjam atau Unit Simpan Pinjam Koperasi di Kota Surakarta tahun 2011”. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu data laporan keuangan berupa laporan neraca dan laba-rugi. Sumber data diperoleh langsung dari Kantor Dinas Koperasi Kota Surakarata dan Koperasi KPRI yang ada di kora Surakarta. Hasil analisis tingkat kesehatan koperasi simpan pinjam atau unit simpan pinjam koperasi di kota Surakarta tergolong sehat yaitu: KPRI RRI dan KPRI SMAN 6. Disisi lain, analisis tingkat kesehatan koperasi simpan pinjam atau unit simpan pinjam koperasi di kota Surakarta tergolong cukup sehat yaitu: PKPRI, KPRI SMPN 10, KPRI Moewardi, KPRI subur, KPRI SMPN 5, KPRI Makarya, KPRI Sejahtera P&K, KPRI Pasu, KPRI UNS dan KPRI GURU. Koperasi yang memiliki predikat sehat adalah apabila hasil penilaian masuk dalam kelompok kriteria 80 ≤ x < 100. Apabila Koperasi masuk dalam predikat cukup sehat maka penilaiannya terdapat kriteria 60 ≤ x < 80

    ANALISIS KINERJA KEUANGAN UPK PPK KEGIATAN KELOMPOK SIMPAN PINJAM PEREMPUAN (SPP) DI KECAMATAN GAMPING TAHUN 2013 - 2015

    Get PDF
    Pengembangan dan pemberdayaan UPK PPK Simpan Pinjam Perempuan (SPP) dalam suatu kebijakan simpan pinjam harus mencerminkan nilai dan prinsip sebagai wadah usaha bersama untuk memenuhi aspirasi dan kebutuhan ekonomi anggota sehingga tumbuh menjadi kuat, sehat, mandiri dan tangguh dalam menghadapi perkembangan ekonomi nasional dan global yang semakin dinamis dan penuh tantangan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Kinerja Keuangan UPK PPK Simpan Pinjam Perempuan (SPP) ditinjau dari segi ekonomi, efisiensi, dan efektifitas dengan menggunakan laporan anggaran atau operasional UPK dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2015. Hasil analisis kinerja keuangan UPK PPK Simpan Pinjam Perempuan (SPP) Kecamatan Gamping pada tahun anggaran 2013 sampai dengan 2015 berdasarkan rasio ekonomis dikatakan sangat ekonomis. berdasarkan analisis rasio efisiensi dikatakan efisien karena UPK PPK Simpan Pinjam Perempuan (SPP) Kecamatan Gamping dalam mengeluarkan dan mengelola sumber-sumber penerimaan UPK PPK Simpan Pinjam Perempuan (SPP) sangat efisien. Pada tahun anggaran 2013 sampai dengan tahun 2015 UPK PPK Simpan Pinjam Perempuan (SPP) Kecamatan Gamping berdasarkan analisis rasio efektifitas dikatakan sangat efektif karena realisasi pendapatan UPK lebih besar dibandingkan target penerimaan UPK

    Sistem Pengelolaan Buku Besar Simpan Pinjam Perempuan (Spp) Pnpm-mp Pada Kelompok Bunga Padi

    Get PDF
    Kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SPP) bunga padi merupakan suatu perkumpulan perempuan untuk mengembangkan USAha USAha mikro yang didanai oleh PNPM-MP. Pengelolaan simpan pinjam pada kelompok bunga padi selamai ini masih menggunakan sistem konvensional yaitu menggunakan buku. Sehingga cara ini kurang efektif karena transaksi simpan pinjam yang terjadi semakin tinggi sehingga penghitungan juga semakin banyak. Dalam pengolahan laporan bulanan juga membutuhkan ketelitian karena banyak pengulangan penulisan dan pemborosan waktu pengerjaan. Dengan adanya permasalahan tersebut, kelompok ini penulis anggap perlu mengembangkan sebuah aplikasi buku besar simpan pinjam yang dapat membantu dalam proses pengolahan data simpan pinjam dan akuntansi. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pustaka, wawancara, observasi, analisis sistem, perancangan sistem, dan implementasi sistem. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah menghasilkan sistem pengelolaan buku besar simpan pinjam perempuan (SPP) bunga padi. Dengan menggunakan sistem ini, pengolahan data dan pembuatan laporan menjadi lebih mudah, cepat dan akurat.Kata kunci: Sistem Pengelolaan Buku Besar Simpan Pinjam Perempuan (SPP) , Kelompok Bunga Padi. PENDAHULUANTeknologi komputer merupakan ilmu pengetahuan yang berkembang dewasa ini telah melahirkan begitu banyak pemikir dan pakar ahli di bidangnya serta mendorong manusia ke arah lebih maju dan kreatif, terhadap perkembangan teknologi dikarenakan sangat membantu manusia dalam menyelesaikan permasalahan dalam dunia kerja maupun hiburan.Program pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat dan meningkatkan fasilitas pelayanan telah melahirkan suatu Perubahan yang sangat cepat di lingkungan gampong. Program Nasional Pemberdayaan Masyaratat Mandiri Pedesaan yang siring di singkat dengan PNPM-MP, sejak pertama sekali di jalankan sampai dengan saat ini sangat banyak memberika keuntungan bagi masyarakat salah satunya yang penulis angkat untuk di teliti yaitu tentang program Simpan Pinjam Perempuan (SPP) ini merupakan suatu langkah untuk memberdayakan kaum perempuan. Setiap gampong diberikan kesempatan kepada kaum perempuan untuk mendirikan sebuah kelompok perempuan dengan menjalankan kegiatan berwirausaha, sehingga nantinya akan diberikan modal untuk mengembangkan USAhanya
    corecore