5,995 research outputs found
GAMBARAN KETERATURAN IBU HAMIL YANG MENGIKUTI SENAM HAMIL DI BPS SOELISTYANINGSIH AMD.KEB DESA SAMBUNGREJO SUKODONO SIDOARJO
Senam hamil diperlukan ibu hamil untuk mengantisipasi ketegangan otot dasar panggul dalam menghadapi persalinan namun kenyataannya hampir setengahnya ibu hamil yang telah memasuki usia kehamilan 22 minggu mengikuti senam hamil secara teratur. Berdasarkan data awal di BPS Soelistyaningsih, Amd.Keb pada tahun 2012, dari 85 ibu hamil yang mengikuti senam hamil hanya
25 (29,41%) orang yang teratur mengikuti senam hamil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran keteraturan pelaksanaan senam hamil pada ibu hamil di BPS Soelistyaningsih, Amd.Keb Desa Sambungrejo Sukodono Sidoarjo.
Penelitian ini bersifat deskriptif. Populasi adalah ibu hamil yang mengikuti senam hamil di BPS Soelistyaningsih, Amd.Keb Desa Sambungrejo Sukodono pada bulan Juni 2013 sebesar 15 ibu hamil. Besar sampel 15 ibu hamil dan cara pengambilan sampel menggunakan total sampling. Variabel adalah keteraturan pelaksanaan senam hamil. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Teknik pengolahan data menggunakan editing, coding dan tabulasi data. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan table distributive frekuensi.
Hasil penelitian didapatkan dari 15 ibu hamil yang mengikuti senam hamil sebagian besar (73,3%) tidak teratur dalam mengikuti senam hamil dan hampir setengah (26,7%) teratur mengikuti senam hamil.
Simpulan didapatkan bahwa ibu hamil di BPS Soelistyaningsih, Amd.Keb Desa Sambungrejo Sukodono Sidoarjo sebagian besar tidak teratur mengikuti senam hamil. Oleh karena itu diharapkan petugas kesehatan lebih mempromosikan kegiatan senam hamil dengan menyebarkan brosur sehingga ibu hamil lebih aktif mengikuti senam hamil di BPS Soelistyaningsih, Amd.Keb Desa Sambungrejo Sukodono Sidoarjo
GAMBARAN KETERATURAN PELAKSANAAN SENAM HAMIL PADA IBU PRIMIGRAVIDA DI RUMAH SAKIT ISLAM JEMURSARI SURABAYA
Kenyataan saat ini tidak banyak ibu hamil mengetahui manfaat senam hamil, sehingga mengakibatkan banyaknya ibu hamil tidak melakukan senam hamil secara teratur selama masa kehamilannya. Berdasarkan data tahun 2009-2010 ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di BKIA Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya 1277 ibu hamil, yang mengikuti senam hamil hanya sekitar 44,7 %, sedangkan yang 55,3% tidak mengikuti senam hamil. Tujuan penelitian adalah mengetahui gambaran keteraturan senam hamil pada ibu primigravida di Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya.
Design yang digunakan adalah deskriptif. Populasi adalah ibu primigravida yang mengikuti senam hamil sebesar 18 orang. Sampel adalah seluruh ibu primigravida dengan pengambilan sampel total sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah keteraturan pelaksanaan senam hamil pada ibu primigravida. Pengumpulan data dengan kuesioner. Pengolahan data menggunakan tabel distribusi frekuensi.
Hasil penelitian dari 18 responden didapatkan sebagian besar responden teratur dalam melakukan senam hamil sebesar 13 orang (72,2%), sebagian kecil tidak teratur dalam melakukan senam hamil sebesar 5 orang (27,8%).
Simpulan dalam penelitian ini adalah ibu primigravida di Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya sebagian besar teratur dalam melaksanakan senam hamil. Diharapkan petugas tetap memberikan informasi tentang manfaat senam hamil secara teratur dan motivasi sehingga ibu dapat mempertahankan keteraturan melaksanakan senam hamil
GAMBARAN KETERATURAN PELAKSANAAN SENAM HAMIL PADA IBU PRIMAGRAVIDA DI RUMAH SAKIT AL-IRSYAD SURABAYA
Senam hamil diperlukan ibu hamil untuk mengantisipasi ketegangan otot dasar panggul dalam menghadapi persalinan. Berdasarkan data awal di Rumah Sakit Al-Irsyad Surabaya dari 352 ibu primigravida yang mengikuti senam hamil hanya 120 (34.09%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran keteraturan pelaksanaan senam hamil pada ibu primigravida di Rumah Sakit Al- Irsyad Surabaya.
Desain penelitian ini deskriptif. Populasinya adalah ibu primigravida yang mengikuti senam hamil di Rumah Sakit Al-Irsyad Surabaya pada bulan Juni 2013 sebanyak 30 ibu primigravida. Besar sampel 28 ibu primigravida dan cara pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Variabel adalah keteraturan pelaksanaan senam hamil. Pengumpulan data menggunakan data primer yaitu kuesioner. Teknik pengolahan data menggunakan editing, coding, dan tabulasi data. Analisis data menggunakan analisis deskriptif.
Hasil penelitian didapatkan dari 28 ibu primigravida yang mengikuti senam hamil sebagian besar (67,9 %) tidak teratur dalam mengikuti senam hamil dan hampir setengahnya (32,1%) teratur mengikuti senam hamil.
Simpulan didapatkan bahwa ibu primigravida di Rumah Sakit Al -Irsyad Surabaya sebagian besar tidak teratur mngikuti senam hamil. Diharapkan petugas kesehatan lebih mempromosikan kegiatan senam hamil dengan menyebar brosur sehingga ibu hamil lebih aktif mengikuti senam hamil di Rumah Sakit Al-Irsyad Surabaya
Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Hamil Terhadap Senam Hamil Di Rumah Sakit Elisabet Medan Tahun 2014
Senam hamil merupakan terapi latihan gerak yang diberikan kepada ibu hamil untuk mempersiapkan dirinya, baik persiapan fisik maupun mental untuk mengahadapi dan mempersiapkan persalinan yang cepat, aman dan spontan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan, sikap dan hubungan pengetahuan dengan sikap ibu hamil terhadap senam hamil di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan tahun 2014. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelational dengan pendekatan cross sectional dengan besar sampel sebanyak 54 orang dengan metode pengambilan sampel total sampling. Penelitian dilakukan pada tanggal 20 Februari 2014 sampai 24 Mei 2014. Instrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner yang meliputi data demografi, pertanyaan pengetahuan dan penyataan sikap tentang senam hamil. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas ibu hamil berpengetahuan baik sebanyak orang 39 orang (72,2%) dan bersifat positif sebayak 43 orang (79,7%) terhadap senam hamil. Setelah dilakukan uji chi-square disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan sikap ibu hamil tentang senam hamil karena nilai p value < 0,05 atau (0,000>0,05). Diharapkan tenaga kesehatan lebih meningkatkan penyuluhan-penyuluhan yang dilakukan di seluruh Rumah Sakit sehingga ibu hamil memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang senam hamil dan ibu hamil mau melakukan senam hamil
GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN SENAM HAMIL PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS JAGIR SURABAYA
Senam hamil merupakan perawatan antenatal dengan melakukan terapi latihan gerak untuk mempersiapkan ibu hamil secara fisik maupun mental agar persalinan berjalan aman dan spontan. Ibu hamil yang mengerti tentang senam hamil belum tentu mau melakukan senam hamil, hal ini dipengaruhi oleh : umur, pendidikan, pengetahuan dan informasi tentang senam hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan senam hamil pada ibu hamil di Puskesmas Jagir Surabaya.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini semua ibu hamil yang melakukan senam hamil di Puskesmas Jagir Surabaya. Sampel sebanyak 21 orang yang diambil secara total sampling pada bulan Juni-Juli. Variabel dalam penelitian ini adalah usia, tingkat pendidikan dan informasi tentang senam hamil. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengolahan dan analisis data menggunakan tabel distribusi frekuensi dan tabulasi silang.
Hasil penelitian menunjukkan ibu hamil yang melakukan senam hamil hampir seluruhnya (81%) berusia 20-35 tahun, sebagian besar (53%) mempunyai tingkat pendidikan menengah dan seluruhnya (100%) pernah mendapatkan informasi tentang senam hamil, sebagian besar (62%) dari responden melakukannya secara teratur.
Maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan senam hamil dipengaruhi faktor usia, pendidikan dan informasi tentang senam hamil. Untuk itu diharapkan agar seluruh ibu hamil melakukan senam hamil secara teratur
GAMBARAN KETERATURAN PELAKSANAAN SENAM HAMIL PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS DR.SOETOMO KUPANG SIGUNTING SURABAYA
Senam hamil diperlukan ibu hamil untuk mengantisipasi ketegangan otot dasar panggul dalam menghadapi persalinan. Berdasarkan data awal di Puskesmas DR. Soetomo Surabaya pada tahun 2010, dari 54 ibu hamil yang mengikuti senam hamil hanya 23 (42,59%) orang yang teratur mengikuti senam hamil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran keteraturan pelaksanaan senam hamil pada ibu hamil di Puskesmas DR. Soetomo Surabaya.
Penelitian ini bersifat deskriptif. Populasi adalah ibu hamil yang mengikuti senam hamil di Puskesmas DR. Soetomo Surabaya pada bulan Juli 2011 sebanyak
14 ibu hamil. Besar sampel 14 ibu hamil dan cara pengambilan sampel menggunakan total sampling. Variabel adalah keteraturan pelaksanaan senam hamil. Pengumpulan data menggunakan data sekunder yaitu status ibu hamil. Teknik pengolahan data menggunakan editing, coding dan tabulasi data. Analisis data menggunakan analisis deskriptif
Hasil penelitian didapatkan dari 14 ibu hamil yang mengikuti senam hamil
sebagian besar (57,1%) tidak teratur dalam mengikuti senam hamil dan hampir separuh (42,9%) teratur mengikuti senam hamil.
Simpulan didapatkan bahwa ibu hamil di Puskesmas DR. Soetomo Surabaya sebagian besar tidak teratur mengikuti senam hamil. Oleh karena itu diharapkan petugas kesehatan lebih mempromosikan kegiatan senam hamil dengan menyebarkan brosur sehingga ibu hamil lebih aktif mengikuti senam hamil di Puskesmas DR. Soetomo Surabaya
GAMBARAN TINGKAT NYERI PUNGGUNG SEBELUM DAN SESUDAH SENAM HAMIL PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI BPS MARDI RAHAYU DRIYOREJO GRESIK
Salah satu ketidaknyamanan pada masa kehamilan adalah nyeri punggung. Nyeri punggung dapat terjadi akibat penyebab lain salah satunya senam hamil, apabila melakukan kesalahan gerakan dan tidak melakukan pemanasan. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran nyeri punggung sebelum dan sesudah senam hamil pada ibu hamil trimester III.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi dan sampel adalah seluruh ibu hamil trimester III sebesar 10 responden diambil secara total sampling. Penelitian ini dilaksanakan bulan Mei 2014 di BPS Mardi Rahayu Driyorejo Gresik. Variabel adalah nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Pengumpulan data menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah tindakan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif melalui persentase, distribusi frekuensi dan tabel.
Hasil penelitian didapatkan sebelum dilakukan senam hamil 5 responden (50%) mengalami nyeri punggung ringan dan sesudah dilakukan senam hamil didapatkan 5 responden (50%) tidak mengalami nyeri punggung.
Simpulan dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III sesudah dilakukan senam hamil setengahnya tidak mengalami nyeri punggung. Dalam mengatasi nyeri punggung pada ibu hamil trimester III hendaknya senam hamil digunakan sebagai tindakan alternatif sebelum menggunakan tindakan farmakologi
HUBUNGAN SENAM HAMIL DENGAN NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK KENDANGANSARI SURABAYA
Kehamilan menyebabkan terjadi perubahan-perubahan fisik. Salah satu perubahan tersebut adalah beban perut yang meningkat dan bertambah besar. Keluhan yang sering dialami ibu hamil adalah nyeri punggung. Hasil wawancara pada 10 ibu hamil trimester III, 6 ibu hamil mengeluhkan nyeri punggung yang sangat menganggu saat menjalani aktivitasnya dan 4 ibu hamil mengeluhkan nyeri punggung tapi tidak sampai menganggu aktivitasnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara senam hamil dan nyeri punggung di Rumah Sakit Ibu dan Anak Kendangsari Surabaya.
Desain penelitian analitik menggunakan pendekatan cross sectional, populasi ibu hamil trimester III yang mengikuti senam hamil di Rumah Sakit Ibu dan Anak Kendangsari sebanyak 23 responden, besar sampel 22 responden dengan teknik simple random sampling. Variabel independen dari penelitian ini senam hamil dan variabel dependen adalah nyeri punggung. Instrumen menggunakan kuesioner. Data penelitian dianalisis dengan mann whitney dengan tingkat kemaknaan ( α = 0,05)
Hasil penelitian di dapatkan dari 22 responden sebagian besar (63,3%) ibu hamil tidak teratur mengikuti senam hamil dan setengahnya (50%) mengalami tingkat nyeri sedang. Hasil uji mann whitney didapatkan nilai p = 0,000 yang berarti Ho ditolak artinya ada hubungan antara senam hamil dengan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di Rumah Sakit Ibu dan Anak Kendangsari Surabaya.
Semakin mengikuti senam hamil secara teratur dapat meminimalkan nyeri punggung. Oleh karena itu ibu hamil sebaiknya mengikuti senam hamil secara teratur untuk mencegah dan mengatasi nyeri punggung pada masa kehamilan
MOTIVASI IBU HAMIL DALAM MELAKUKAN SENAM HAMIL DI RB ANUGRAH SURABAYA
Senam hamil merupakan bagian perawatan antenatal yang bertujuan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi selama kehamilan dan mempersiapkan persalinan. Berdasarkan data awal di RB. Anugrah Surabaya, dari
169 ibu hamil trimester II dan III yang periksa ANC hanya 13% yang mengikuti senam hamil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran motivasi ibu hamil dalam melakukan senam hamil di RB. Anugrah Surabaya.
Metode penelitian ini adalah deskriptif. Populasi adalah seluruh ibu hamil dengan kriteria usia kehamilan ≥20 minggu yang melakukan pemeriksaan kehamilan di RB. Anugrah Surabaya pada bulan agustus sebesar 170 orang. Pengambilan sampel secara consecutive sampling dengan besar sampel 119 responden, kemudian diinfinite menjadi 70 responden. Variabel adalah motivasi dalam melakukan senam hamil. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, data dianalisis secara deskriptif dengan tabel distribusi frekuensi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar (61%) motivasi ibu hamil rendah dalam melakukan senam hamil dan hampir setengah (39%) motivasi ibu hamil tinggi dalam melakukan senam hamil.
Simpulan penelitian adalah sebagian besar motivasi ibu hamil rendah dalam melakukan senam hamil. Diharapkan petugas kesehatan melakukan peningkatan edukasi dan memberikan penjelasan tentang senam hamil begitu juga dengan manfaat dari senam hamil pada kunjungan ibu hamil, sehingga ibu hamil termotivasi untuk melakukan senam hamil
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG SENAM HAMIL DI PUSKESMAS JAGIR SURABAYA
Senam hamil merupakan kegiatan ibu hamil dalam membantu kelancaran proses kehamilan secara alamiah dan sangat bermanfaat bagi bayi yang nantinya dilahirkan. Berdasarkan hasil wawancara sebelumnya dari 10 ibu hamil, sebanyak
3 ibu hamil yang mengetahui tentang senam hamil seperti pengertian senam hamil, manfaat dan waktu pelaksanaan. Sedangkan 7 ibu hamil tidak mengetahui tentang senam hamil. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil di Puskesmas Jagir Surabaya.
Desain penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil di Puskesmas Jagir Surabaya sebesar 157 orang sampel sebagian ibu hamil sebesar 16 responden. Pengambilan sampel menggunakan tehnik Simple random sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah Pengetahuan ibu hamil. Instrument dalam penelitian ini menggunakan kuesioner, kemudian di sajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dengan analisis data secara naratif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 16 responden (50%) mempunyai tingkat pengetahuan kurang, (43,7%) mempunyai tingkat pengetahuan yang cukup, dan (6,3%) memiliki tingkat pengetahuan baik tentang senam hamil.
Simpulan penelitian ini pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil di puskesmas Jagir Surabaya setengahnya memiliki tingkat pengetahuan yang kurang tentang senam hamil. Diharapkan petugas pelayanan kesehatan dapat meningkatkan penyuluhan tentang senam hamil dan mengajarkan teknik senam hamil yang benar sehingga ibu hamil mengerti tentang pentingnya senam hamil
- …
