9,582 research outputs found

    PENGARUH ROTASI, REPUTASI DAN SPESIALISASI AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Listed Di BEI)

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan jenis penelitian asosiatif yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara satu variabel dengan variabel yang lain. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur yang listed di bursa efek Indonesia dengan judul "Pengaruh Rotasi, Reputasi dan Spesialisasi auditor dengan Kualitas Audit Periode 2012-2015". Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris pengaruh antara rotasi, reputasi dan spesialisasi terhadap kualitas audit pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia periode 2012-2015 Penelitian ini, penulis mengambil tiga hipotesis: Pertama rotasi auditor berpengaruh terhadap kualitas audit. Kedua reputasi auditor berpengaruh terhadap kualitas audit. Ketiga spesialisasi auditor berpengaruh terhadap kualitas audit. Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara rotasi, reputasi dan spesialisasi auditor terhadap kualitas audit adalah regresi logistik. Hasil perhitungan uji hipotesis menyatakan bahwa nilai signifikasi rotasi auditor 0,642>0,05. Artinya independensi auditor masih tetap terjaga meskipun adanya rotasi. Nilai signifikasi reputasi auditor 0,718>0,05. Artinya auditor KAP big four memberikan kualitas audit untuk menjaga reputasi. Nilai signifikasi spesialisasi 0,268 > 0,05. Artinya auditor spesialis belum tentu mampu memprediksi kelangsungan hidup perusahaan

    ANALISIS KOMISARIS INDEPENDEN, UKURAN DEWAN KOMISARIS, REPUTASI AUDITOR DAN RISIKO PELAPORAN KEUANGAN TERHADAP EFEKTIFITAS RISK MANAGEMENT COMMITTEE (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh komisaris independen, ukuran dewan komisaris, reputasi auditor dan risiko pelaporan keuangan terhadap risk management committee. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data diambil dengan metode populasi dan total populasi yang diperoleh adalah 58 perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI (Bursa Efek Indonesia) dari tahun 2011-2012. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi logistik dengan menggunakan SPSS 21.Penelitian ini menggunakan variabel independen komisaris independen, ukuran dewan komisaris, reputasi auditor dan risiko pelaporan keuangan dan variabel dependen risk management committee. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada pengujian simultan (uji F), variabel komisaris independen, ukuran dewan komisaris, reputasi auditor dan risiko pelaporan keuangan berpengaruh signifikan terhadap risk management committee. Pada pengujian parsial (uji T), variabel reputasi auditor dan risiko pelaporan keuangan berpengaruh terhadap risk management committee, sedangkan variabel komisaris independen dan ukuran dewan komisaris tidak berpengaruh terhadap risk management committee.Kata Kunci: Komisaris independen, ukuran dewan komisaris, reputasi auditor, risiko pelaporan keuangan dan risk management committee

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT UNDERPRICING PADA PERUSAHAAN YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA (TAHUN 2007-2009)

    Get PDF
    Sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan program S-1 penulis memilih judul ”Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Underpricing Pada Perusahaan Yang Go Public Di Bursa Efek Indonesia (Tahun 2007-2009)”. Tujuan dari penulisan penelitian tersebut adalah Menganalisis pengaruh faktor-faktor reputasi penjamin emisi, reputasi auditor, financial leverage, Return On Aset (ROA) dan Earnings Per Share (EPS) yang berpengaruh terhadap tingkat underpricing pada perusahaan yang go public di Bursa Efek Indonesia. Menganalisis diantara faktor-faktor reputasi penjamin emisi, reputasi auditor, financial leverage, Return On Aset (ROA) dan Earnings Per Share (EPS) yang berpengaruh paling dominan terhadap tingkat underpricing pada perusahaan yang go public di Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan menggunakan program SPSS 12. 0. Penelitian ini menggunakan variabel dependen Underpricing, sedangkan variabel independentnya Reputasi Penjamin Emisi, Financial Leverage, Return on Aset (ROA), Earning per Share (EPS), Reputasi Auditor. Sebagai kesimpulan dari hasil penelitian berdasarkan hasil uji t bahwa variabel reputasi penjamin emisi, earning per share (EPS), dan reputasi auditor financial leverage tidak pengaruh signifikan terhadap Underpricing sedangkan return on assets (ROA) dan financial leverage mempunyai pengaruh signifikan terhadap Underpricing

    PENGARUH KOMITE AUDIT DAN REPUTASI AUDITOR TERHADAP TAX AVOIDANCE (S t udi pada P erusahaan Otomotif yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2012 - 2016 )

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meneliti secara empiris mengenai pengaruh komite audit dan reput asi auditor terhadap penghindaran pajak pada perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2012 - 2016. Komite audit diukur berdasarkan jumlah komite audit, reputasi auditor diukur berdasarkan perusahaan yang diaudit oleh KAP The Big Four, dan penghindaran pajak diukur dengan cash ETR . Hasil dari penelitian ini adalah tidak berpengaruhnya jumlah komite audit terhadap penghindaran pajak dan reputasi auditor berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak . Serta berpengaruhnya komite audit dan reputasi auditor terhadap penghindaran pajak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ada lah met ode penelitian deskriptif dan Asosiatif. Adapun teknik sampling yang digunakan adalah non probability sampling , sampel diambil dengan teknik purposive sampling sehingga yang dijadikan pop ulasi 13 perusahaan dan sampel yang diambil adalah 11 perusahaan Otomotif ya ng terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2012 - 2016 . Kata kunci: Komite Audit, Reputasi Auditor, Penghindaran Pajak

    PENGARUH KOMITE AUDIT DAN REPUTASI AUDITOR TERHADAP TAX AVOIDANCE (S t udi pada P erusahaan Otomotif yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2012 - 2016 )

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meneliti secara empiris mengenai pengaruh komite audit dan reput asi auditor terhadap penghindaran pajak pada perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2012 - 2016. Komite audit diukur berdasarkan jumlah komite audit, reputasi auditor diukur berdasarkan perusahaan yang diaudit oleh KAP The Big Four, dan penghindaran pajak diukur dengan cash ETR . Hasil dari penelitian ini adalah tidak berpengaruhnya jumlah komite audit terhadap penghindaran pajak dan reputasi auditor berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak . Serta berpengaruhnya komite audit dan reputasi auditor terhadap penghindaran pajak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ada lah met ode penelitian deskriptif dan Asosiatif. Adapun teknik sampling yang digunakan adalah non probability sampling , sampel diambil dengan teknik purposive sampling sehingga yang dijadikan pop ulasi 13 perusahaan dan sampel yang diambil adalah 11 perusahaan Otomotif ya ng terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2012 - 2016 . Kata kunci: Komite Audit, Reputasi Auditor, Penghindaran Pajak

    PENGARUH VARIABEL KEUANGAN DAN NON KEUANGAN TERHADAP UNDERPRICING PADA PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN IPO (Studi pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2009 - 2013)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel keuangan (ROA, financial leverage, ukuran perusahaan) dan non keuangan (reputasi underwriter, reputasi auditor, harga saham perdana) terhadap underpricing. Berdasarkan informasi fact book Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2009-2013 terdapat 115 perusahaan yang melakukan IPO. Pemilihan sampel dengan menggunakan metode purposive sampling diperoleh 86 perusahaan yang terpilih menjadi sampel penelitian. Pengujian hipotesis yang dilakukan menggunakan metode regresi linier berganda. Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa secara simultan semua variabel berpengaruh signifikan terhadap underpricing. Sedangkan secara parsial, variabel financial leverage berpengaruh signifikan terhadap underpricing pada tingkat signifikansi 10% dan harga saham perdana berpengaruh signifikan terhadap underpricing pada tingkat signifikansi 5%. Sedangkan variabel ROA, ukuran perusahaan, reputasi underwriter, reputasi auditor tidak berpengaruh secara signifikan terhadap underpricing. Kata kunci : underpricing, initial return, IPO, ROA, financial leverage, ukuran perusahaan, reputasi underwriter, reputasi auditor, harga saham perdan

    ANALISIS FAKTOR–FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT UNDERPRICING SAHAM PERDANA PADA PERUSAHAAN NON-KEUANGAN YANG TELAH GO–PUBLIC DI BEI TAHUN 2012-2014

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel reputasi penjamin emisi, reputasi auditor, profitabilitas perusahaan (ROE), dan skala perusahaan terhadap tingkat underpricing penawaran saham perdana perusahaan non-keuangan yang go public di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sampel yang digunakan berjumlah 59 perusahaan yang tercantum di BEI selama periode 2012-2014 menggunakan metode Purposive Sampling. Data yang digunakan dianalisa dengan menggunakan regresi linear berganda pada tingkat signifikan 5%. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa hanya skala perusahaan yang memiliki pengaruh terhadap tingkat underpricing, sedangkan untuk variable reputasi penjamin emisi, reputasi auditor, dan ROE tidak memiliki pengaruh terhadap tingkat underpricing saham perdana. Untuk pengujian pengaruh seluruh variable independen secara simultan terhadap variable devenden diperoleh hasil bahwa variable reputasi penjamin emisi, reputasi auditor, ROE, dan skala perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap underpricing saham perdana. Melalui uji koefisien determinasi atau uji adjusted R square berdasarkan hasil uji adjusted R square menunjukan bahwa terdapat hubungan lemah positif antara reputasi penjamin emisi, reputasi auditor, ROE, dan skala perusahaan terhadap tingkat underpricing saham perdana

    Pengaruh Reputasi Auditor, Disclosure, Audit Client Tenure, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Opini Audit Going Concern (Studi Empiris pada Perusahaan Real Estate dan Property yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2014)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh reputasi auditor, disclosure, audit client tenure, dan ukuran perusahaan terhadap opini audit going concern. Hipotesis yang diajukan (1) reputasi auditor berpengaruh terhadap opini audit going concern, (2) disclosure berpengaruh terhadap opini audit going concern, (3) audit client tenure berrpengaruh terhadap opini audit going concern, (4) ukuran perusahaan berpengaruh terhadap opini audit going concern. Populasi penelitian ini adalah perusahaan real estate dan property yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2010-2014. Sampel dipilih berdasarkan purposive sampling, data analisis dengan menggunakan model analisis regresi logistic dan dari hasil tersebut diperoleh 155 data laporan keuangan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reputasi auditor, disclosure, dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap penerimaan opini audit going concern. Audit client tenur memiliki pengaruh terhadap penerimaan opini audit going concern. Kata kunci: reputasi auditor, disclosure, audit client tenure, ukuran perusahaan, dan opini audit going concern

    PENGARUH OPINION SHOPPING, REPUTASI AUDITOR, DISCLOSURE, UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Consumer Goods Industry Yang Listing di Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2014)

    Get PDF
    ABSTRAK Opini audit atas laporan keuangan menjadi salah satu pertimbangan yang penting bagi investor dalam mengambil keputusan berinvestasi. Oleh karena itu, auditor sangat diandalkan dalam memberikan informasi yang baik bagi investor. Masalah timbul ketika banyak terjadi kesalahan opini yang dibuat oleh auditor menyangkut opini going concern. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh opinion shopping, Reputasi Auditor, Disclosure, Ukuran Perusahaan terhadap opini audit going concern. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20 perusahaan manufaktur sub sektor Consumers Goods Industry yang listing di BEI pada tahun 2010-2014. Teknik analisis statistik yang digunakan adalah analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa opinion Shopping berpengaruh terhadap opini audit going concern, Reputasi Auditor tidak berpengaruh terhadap opini audit Going Concern, Disclosure berpengaruh terhadap opini audit going concern, dan Ukuran Perusahaan tidak berpengaruh terhadap opini audit going concern. Kata kunci : Opinion Shopping, Reputasi Auditor, Disclosure, Ukuran Perusahaan dan opini audit going concern
    corecore