69,614 research outputs found

    Metode dakwah melalui wisata religi : studi kasus di Majelis Ta’lim Al-Khasanah desa Sukolilo kecamatan Ngawen kabupaten Blora

    Get PDF
    Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa wisata religi dapat dijadikan sebagai alternatif dakwah modern saat ini, dengan berwisata religi dakwah akan lebih menarik dan menyenangkan yaitu dengan mengunjungi situs-situs yang mempunyai nilai-nilai religius, selain itu dengan mengunjunginya akan menambah wawasan baru dalam berdakwah. Metode dakwah melalui kegiatan wisata religi yang diselenggarakan jama’ah Majelis Ta’lim Al-Khasanah telah berhasil, hal itu terlihat dengan banyaknya jama’ah yang antusias mendengarkan penjelasan atau tausiyah pembimbing wisata dalam menerangkan segala sesuatu yang berkaitan dengan objek wisata religi yang dikunjungi. Dalam menerapkan metode dakwah, pembimbing wisata religi jama’ah Majelis Ta’lim Al-Khasanah Desa Sukolilo Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora tidak hanya sekedar mengantar jama’ah dan memimpin bacaan tahlil dan do’a saja akan tetapi pembimbing wisata religi juga berperan sebagai tour leader yaitu menerangkan tujuan berwisata religi, menerangkan sekilas tentang perjuangan dakwah para wali ataupun sejarah dari lokasi wisata yang dikunjungi, serta menerangkan hikmah yang bisa dipetik dari melakukan perjalanan wisata religi. Penyelenggaraan wisata religi jama’ah Majelis Ta’lim Al-Khasanah menerapkan fungsi-fungsi yang ada dalam manajemen, yaitu: perencanaan, pengorganisasian, penggerakan/ pengarahan, dan pengawasan. Untuk faktor pendukung dalam pelaksanaan wisata religi yaitu adanya kerjasama dengan pihak-pihak yang terkait,adaya kesadaran yang tinggi dari jama’ah untuk mengikuti kegiatan wisata religi, serta adanya pembimbing wisata religi yang dapat menghandel jalannya dakwah. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kurangnya kedisiplinan dari jama’ah, tumpang tindihnya sistem kerja dari penyelenggara wisata religi, dan tingkat kecerdasan dari jama’ah yang berbeda-beda. Untuk saran dari penelitian ini yaitu perlu adanya pengembangan metode dakwah baru seperti tanya jawab, memperbanyak panitia kepengurusan dan lain-lain

    KONTRIBUSI WISATA RELIGI KOMPLEK PEMAKAMAN SUNAN GUNUNG JATI TERHADAP PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DESA ASTANA KECAMATAN GUNUNG JATI KABUPATEN CIREBON

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kontribusi wisata religi komplek pemakaman Sunan Gunung Jati terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Astana Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon. Penelitian ini dilakukan dengan latar belakang bahwa industri pariwisata merupakan salah satu cara yang tepat dalam meningkatkan kemajuan ekonomi masyarakat baik lokal maupun global. Dengan adanya wisata religi komplek pamakaman Sunan Gunung Jati sebagai desa wisata apakah dapat memberikan sumbangan terhadap daerah dan mendorong masyarakat sekitar dalam kegiatan pemberdayaan ekonomi. Secara metodologi, penelitian menggunakan metode dan prosedur penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan trianggulasi (gabungan) melalui observasi partisipasi pasif dan melakukan wawancara mendalam dengan pedagang dan masyarakat Desa Astana serta mengumpulkan dokumentasi berupa gambar-gambar atau catatan kecil. Dimana peneliti sebagai instrument kunci, dan analisis data bersifat induktif. Adapun temuan penelitian ini antara lain; Pertama, wisata religi komplek pemakaman Sunan Gunung Jati di Cirebon masih menjadi daya tarik tersendiri di Kesultanan Cirebon. Jumlah pengunjung setiap tahunnya semakin meningkat, dari berbagai daerah baik dari pulau Jawa maupun dari luar pulau Jawa. Kedua, pemberdayaan ekonomi masyarakat suatu daerah sangat penting, dengan adanya wisata religi komplek pemakaman Sunan Gunung Jati di Desa Astana dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar dengan membuka usaha untuk merubah kehidupan yang lebih baik lagi. Ketiga, kontribusi wisata religi komplek pemakaman Sunan Gunung Jati sangat berpengaruh baik terhadap kehidupan ekonomi masyarakat Desa Astana. Adanya faktor internal dan eksternal dapat mempengaruhi kontribusi adanya wisata religi komplek pemakaman Sunan Gunung Jati. Kata Kunci : Wisata Religi, Komplek Pemakaman dan Pemberdayaan Ekonom

    Religi pada masyarakat prasejarah di Indonesia

    Get PDF
    Buku ini membahas beberapa bagian pokok yang dikelompokkan dalam bab-bab. Bagian pertama membicarakan secara umum tentang sejarah perkembangan religi dari mulai munculnya religi sampai berkembang dan mencapai puncaknya pada akhir masa prasejarah. Pembahasan tentang religi ini dibatasi oleh religi yang primitif dan tradisional yang menyangkut kepercayaan-kepercayaan sederhana. Dalam bah ini akan dikupas tentang pengertian religi, teori tentang asal mula religi, pendekatan religi dalam bidang ilmu arkeologi, dan religi dalam masa prasejarah. Bagian kedua akan mengupas tentang bentuk-bentuk religi pada periode holosen yang akan menyinggung tentang hubungan antara seni dengan kepercayaan, sistem penguburan di dalam gua-gua, serta penguburan di bentang alam terbuka. Bagian ketiga akan mengupas tentang sistem penguburan dan konsepsi kepercayaan pada akhir prasejarah, yang menguraikan tentang sistem penguburan pada periode akhir prasejarah, konsepsi kepercayaan megalitik dan persebarannya, serta pengaruh budaya logam dalam religi. Bagian keempat merupakan uraian tentang perkembangan religi sebagai tradisi berlanjut yang mengupas tentang wujud-wujud religi, mitos-mitos dan simbol religi, serta mitos dan religi pada beberapa masyarakat tradisional. Adapun bab yang kelima merupakan konklusi tentang seni dan sistem penguburan pada masa prasejarah di Indonesia sebagai salah satu dari ungkapan religi masyarakat pendukungnya

    Nilai-nilai Pendidikan Islam dalam Syair Lagu-lagu Religi Grup Band Ungu tahun 2006 dan 2007

    Get PDF
    Fenomena lagu religi patut kita apresiasi, bangga dan bersyukur, kita tentu berharap bahwa munculnya lagu-lagu religi tidak sekedar mengikuti selera pasar, mengikuti permintaan produser atau sekedar ikut-ikutan trend dan alasan pundi-pundi uang semata. Kita berharap benar-benar menjadi sarana mendekatkan diri kita kepada Allah. Grup Band Ungu perlahan-lahan menciptakan lagu-lagu religi. Untuk album religi grup band Ungu yang pertama bertajuk “Surga-Mu” tahun 2006, sedangkan untuk album kedua Grup Band Ungu bertajuk “Para Pencari-Mu” tahun 2007, di mana syair lagu yang dibawakan banyak mengandung nilai-nilai pendidikan Islam. Melalui album ini Grup Band Ungu juga ingin mengajak “fans” atau pengemarnya untuk kembali mengingat dan mendekatkan diri pada Allah SWT. Grup Band Ungu mencoba mengangkat tema religi, yang dapat memberikan nuansa musik yang berbeda dengan tidak menghilangkan citranya sebagai grup band yang beraliran musik pop. Grup Band ini mampu merilis album religi yang banyak digemari oleh remaja, dewasa dan orang tua. Oleh sebab itu, penulis merasa perlu untuk melakukan penelitian tentang nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam syair lagu-lagu religi Grup Band Ungu tahun 2006 dan 2007. Penelitian nilai-nilai pendidikan Islam dalam syair lagu-lagu religi Grup Band Ungu tahun 2006 dan 2007 ini bertujuan untuk mengetahui nilai pendidikan Islam yang terkandung di dalam syair lagu-lagu religi Grup Band Ungu tahun 2006 dan 2007. Jenis peneltian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) yaitu penelitian yang sumber datanya diambil dari buku-buku maupun sumber-sumber lainnya yang ada kaitannya dengan permasalahan. Penelitian ini menggunakan metode content analysis yaitu pada prinsipnya memakai teknik reduksi. Content analysis melihat data yang sudah terjadi “dari jauh” at a distance, sehingga sebenarnya content analysis meneliti sejarah sebuah teks. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa dalam syair lagu-lagu religi Grup Band Ungu tahun 2006 dan 2007 terdapat nilai pendidikan akidah, yang berisi tentang keimanan. Nilai pendidikan mu’amalah berisi tentang tolong menolong sesama manusia. Nilai pendidikan akhlak yang berisi tentang taubat, keikhlasan dalam beribadah, dan syukur nikmat kepada Allah SWT. Nilai-nilai pendidikan Islam tersebut sesuai untuk sumber inspirasi dalam mempelajari dan mendalami nilai-nilai pendidikan Islam, dapat digunakan oleh guru agama Islam sebagai media belajar nilai-nilai pendidikan Islam di sekolah

    PENGARUH TERAPI MUSIK RELIGI TERHADAP KEJADIAN INSOMNIA PADA MENOPAUSE DI POSYANDU LANSIA DESA SURUH SUKODONO SIDOARJO

    Get PDF
    Permasalahan yang sering dialami oleh wanita menopause salah satunya insomnia dikarenakan proses alamiah dalam kehidupan.Data di Desa Suruh Sukodono Sidoarjo banyak sekali wanita menopause yang mengalami insomnia. Salah satu terapi alternatif untuk mengatasi insomnia dengan terapi musik religi karena musik religi memiliki irama yang lembut sehingga mampu membuat tubuh menjadi rileks.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi musik religiterhadap kejadian insomnia pada wanita menopause di Posyandu lansia Desa Suruh Sukodono Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Pra Experimentaldengan One Group pra-post Design.Populasi seluruh wanita menopause yang mengalami insomnia sebesar 30 orang. Besar sampel 30responden diambil dengan tehnik. TotalSampling.Varabel Independen adalah Terapi Musik Religi, variabel dependen adalah insomnia. Instrument pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner KSPBJ-IRS. Analisa data menggunakan McNemar Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 30 responden yang mengalami insomnia, sebagian besar (60,0%) sudah tidak mengalami insomnia lagi setelah diberikan terapi musik religi selama 2 minggu dengan durasi 15 menit sebelum tidur. Hasil yang di dapat menggunakan McNemar Testdidapatkan nilai ρ = 0,001 <α = 0,05, sehingga H0 ditolak yang artinya ada pengaruh terapi musik religi terhadap kejadian insomnia. Simpulan dari penelitian ini Ada pengaruh terapi musik religiterhadap kejadian insomnia pada wanita menopause. Perawat dapatmenjadikanterapi ini sebagai alternatif pengobatan insomnia. Bagi penelitiselanjutnya dapat mengevaluasipenyebab responden masih mengalami insomnia

    Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Preferensi Masyarakat Pada Bank Syariah di Kota Medan

    Get PDF
    Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah faktor promosi, pelayanan, margin/bagi hasil, produk, lokasi dan religi berpengaruh terhadap preferensi masyarakat pada Bank Syariah di Kota Medan. Tujuan penelitian adalah untuk menguji secara empiris pengaruh faktor promosi, pelayanan, margin/bagi hasil, produk, lokasi dan religi terhadap preferensi masyarakat pada Bank Syariah di Kota Medan, sedangkan hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh secara parsial dan simultan antara promosi, pelayanan, margin/bagi hasil, lokasi, produk dan religi terhadap preferensi masyarakat pada Bank Syariah kota Medan (Ha). Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang menggunakan pendekatan kuantitatif dan analisis data yang digunakan adalah analisis regresi multiple. Sedangkan sampel penelitian sebanyak 90 orang yang ditetapkan dari 1021 populasi dengan penetapan berdasarkan teori Solvin. Berdasarkan hasil penelitian dengan analisis regresi diperoleh bahwa secara parsial terdapat pengaruh positif dan signifikan variabel promosi, pelayanan, margin/bagi hasil, produk, lokasi terhadap preferensi masyarakat, sedangkan variabel religi tidak berpengaruh positif terhadap preferensi masyarakat pada Bank Syariah di Kota Medan Secara simultan semua faktor variabel yakni promosi, pelayanan, margin/bagi hasil, produk, lokasi dan religi berpegaruh signifikan terhadap preferensi masyarakat pada Bank Syariah di Kota Medan. Pelayanan merupakan faktor yang sangat dominan dari faktor lainnya terhadap preferensi masyarakat di Bank Syariah Kota Medan. Besar pengaruh promosi, pelayanan, margin/bagi hasil, produk, lokasi dan religi terhadap preferensi masyarakat pada Bank Syariah di Kota Medan adalah 97,4% sedangkan 2,6% lagi dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini misalnya Akses, Ongkos, pendapatan dan lain-lain

    Deskripsi Gaya Bahasa Repetisi Pada Lirik Lagu Album Religi Karya Opick

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) bentuk gaya bahasa repetisi yang terdapat pada album religi karya Opick, (2) makna emotif yang terdapat pada album religi karya Opick. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini berupa wujud gaya bahasa repetisi yang terdapat pada lirik lagu album religi karya Opick. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak dan catat. Teknik validasi data dalam penelitian ini menggunakan teknik trianggulasi data. Metode yang digunakan untuk menganalisis data yaitu metode agih dengan menggunakan teknik baca markah. Hasil analisis data dapat disimpulkan gaya bahasa repetisi pada prinsipnya didasarkan pada tempat kata yang diulang dalam baris, klausa, atau kalimat dibagi menjadi delapan yaitu repetisi epizeuksi, repetisi tautotes, repetisi anafora, repetisi epistrofa, repetisi simploke, repetisi mesodiplosis, repetisi epanalepsis, repetisi anadiplosis. Penulis meneliti sebanyak 4 album dari empat album tersebut terdapat 33 judul lagu yang mengalami perulangan sehingga diperoleh 52 gaya bahasa repetisi yang terdiri atas 6 macam repetisi. Sesuai enam macam repetisi yang ditemukan pada lirik lagu religi karya Opick yaitu repetisi anafora, simploke, epizeuksi, epistrofa, mesodiplosis. Ditemukan 3 repetisi epizeuksi, 37 repetisi anafora, 2 repetisi epistrofa, 4 repetisi simploke, 2 repetisi epanalepsis, 4 repetisi mesodiplosis. Repetisi yang paling dominan yaitu repetisi anafora. Penggunaan repetisi memberikan pengaruh yang sangat kuat terhadap makna lirik lagu album religi karya Opick baik makna kesedihan, makna kerinduan, makna cinta, makna perubahan, makna keikhlasan, dan makna kesetiaan, dan makna kepasrahan

    Examination on total ozone column retrievals by Brewer spectrophotometry using different processing software

    Get PDF
    The availability of long-term records of the total ozone content (TOC) represents a valuable source of information for studies on the assessment of short-and long-term atmospheric changes and their impact on the terrestrial ecosystem. In particular, ground-based observations represent a valuable tool for validating satellite-derived products. To our knowledge, details about software packages for processing Brewer spectrophotometer measurements and for retrieving the TOC are seldom specified in studies using such datasets. The sources of the differences among retrieved TOCs from the Brewer instruments located at the Italian stations of Rome and Aosta, using three freely available codes (Brewer Processing Software, BPS; O3Brewer software; and European Brewer Network (EUBREWNET) level 1.5 products) are investigated here. Ground-based TOCs are also compared with Ozone Monitoring Instrument (OMI) TOC retrievals used as an independent dataset since no other instruments near the Brewer sites are available. The overall agreement of the BPS and O3Brewer TOC data with EUBREWNET data is within the estimated total uncertainty in the retrieval of total ozone from a Brewer spectrophotometer (1%). However, differences can be found depending on the software in use. Such differences become larger when the instrumental sensitivity exhibits a fast and dramatic drift which can affect the ozone retrievals significantly. Moreover, if daily mean values are directly generated by the software, differences can be observed due to the configuration set by the users to process single ozone measurement and the rejection rules applied to data to calculate the daily value. This work aims to provide useful information both for scientists engaged in ozone measurements with Brewer spectrophotometers and for stakeholders of the Brewer data products available on Web-based platforms
    corecore