20,369 research outputs found
Konsep Perencanaan dan Perancangan MUSEUM TELEKOMUNIKASI SELULER DI KOTA SURAKARTA
Dewasa ini telekomunikasi seluler telah menjadi satu dengan kegiatan sehari-hari kita. Telekomunikasi seluler adalah metode komunikasi jarak jauh dengan menggunakan media elektromagnetik yang dibagi dalam bagian-bagian yang disebut sel. Isu-isu yang melatarbelakangi perencanaan dan perancangan Museum Telekomunikasi Seluler di Kota Surakarta, antara lain penggunaan perangkat seluler yang sangat besar di Indonesia; tingginya tingkat pembuangan perangkat seluler yang tidak digunakan tetapi masih layak pakai; ketidak pedulian masyarakat terhadap penggunaan perangkat seluler; perlunya wadah yang berperan sebagai media informasi masyarakat dan juga perawatan terhadap perangkat seluler; dan potensi Kota Surakarta sebagai lokasi museum yang dilihat dari sejarah, ekonomi, dan juga sosialnya terhadap telekomunikasi seluler. Persoalan desain yang timbul dari isu yang ada adalah bagaimana merencanakan museum sebagai wadah penyimpanan, perawatan, pameran, dan pendidikan teknologi telekomunikasi seluler di Kota Surakarta. Tujuan dari perancangan ini adalah mendapatkan desain bangunan museum sebagai wadah penyimpanan, perawatan, pameran, dan pendidikan teknologi telekomunikasi seluler di Kota Surakarta. Hasil yang diperoleh yaitu desain museum sebagai wadah penyimpanan, perawatan, pameran, dan pendidikan teknologi telekomunikasi seluler yang dapat memberikan kontribusi tentang pemakaian dan pengolahan perangkat seluler yang tidak lagi digunakan secara luas tetapi masih layak pakai kepada masyarakat luas melalui fokus menarik perhatian masyarakat untuk berkunjung ke museum melalui desain estetika dan penataan museum yang menampilkan fitur-fitur dari teknologi seluler sebagai materi koleksi museum, dan juga pemberian wadah kegiatan pendukung yang berhubungan dengan teknologi seluler
Pengembangan Model Evaluasi Situs Web Destination Marketing Organization dari Perspektif Efektivitas dan Desain Antarmuka Perangkat Seluler
Pemanfaatan situs web sebagai sarana pemasaran pariwisata telah diadopsi oleh berbagai Destination Marketing Organization (DMO) di seluruh dunia, namun situs web yang telah diimplementasi harus dievaluasi untuk melihat apakah situs web tersebut efektif untuk menunjang kegiatan promosi pariwisata. Penelitian sebelumnya telah mengembangkan model evaluasi ICTRT (information, communication, transaction, relationship, technical merit) untuk mengevaluasi efektivitas situs web DMO. Namun model evaluasi ICTRT dikembangkan hanya untuk mengevaluasi situs web konvensional yang biasa dilihat pada perangkat komputer desktop, sehingga kurang tepat digunakan untuk mengevaluasi situs web khusus tampilan seluler. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model ICTRT yang dapat digunakan untuk mengevaluasi situs web DMO yang didesain untuk tampilan perangkat seluler, yang diberi nama model ICTRT for mobile. Model ICTRT for mobile selanjutnya digunakan untuk mengevaluasi efektivitas situs web DMO negara Indonesia pada tampilan perangkat seluler. Hasil yang peroleh bahwa situs web DMO negara Indonesia pada tampilan perangkat seluler masih menunjukkan efektivitas yang kurang memuaskan khususnya pada dimensi transaction dan relationshi
Implementasi Bluetooth Instant Messaging Pada Perangkat Seluler
Bluetooth Instant Messaging merupakan sistem yang memungkinkan berbagai perangkat Bluetooth dapat
saling bertukar informasi atau berkomunikasi tanpa melalui jaringan nirkabel milik operator seluler ataupun Internet.
Sistem ini menerapkan arsitektur client-server yang berpedoman pada pola Model View Controller (MVC) dan
diimplementasikan pada perangkat seluler (CLDC 1.0, MIDP 2.0, dan JABWT). Fungsionalitas yang dimiliki sistem ini
berupa layanan instant message, presence, group, dan content sharing
MONITORING BASESTATION KERETA API MELALUI TELEPON SELULER DENGAN MIKROKONTROLER AT89S51
Proyek Akhir ini bertujuan membuat perangkat keras dan program assembly mikrokontroler untuk memberikan informasi status level basestation kereta api dari jarak jauh menggunakan telepon seluler berdasarkan waktu. Sistem ini mengirimkan keadaan tiap level basestation dalam bentuk SMS (Short Message Service) serta melakukan panggilan sesuai tipe PDU (Protocol Data Unit) yang ada pada sistem.
Perancangan sistem ini melewati beberapa tahap yaitu, (1) Identifikasi kebutuhan, (2) Analisis Kebutuhan, (3) Perancangan perangkat keras dan perangkat lunak, (4) Pembuatan dan (5) pengujian alat. Sistem ini tersusun atas perangkat keras dan perangkat lunak. Untuk perangkat keras terdiri atas (1) Catu daya terdiri atas transformator, dioda bridge dan LM7805 sebagai penghasil tegangan DC 5 Volt, (2) Sistem minimum mikrokontroler AT89S51 sebagai pengendali utama dari seluruh rangkaian, (3) Komunikasi data serial menggunakan IC 74LS14 sebagai penegas sinyal, (4) Pengkonversi tegangan yang terdiri dari diode dan LM7805 sebagai data masukkan yang akan dikirimkan, (5) Inverter level 4 dengan IC 74LS14 yang menyatakan kondisi dalam keadaan paling berbahaya, (6) Display indikator. Sedangkan untuk perangkat lunak berupa program assembly yang digunakan pada mikrokontroler AT89S51 diantaranya program utama, program interupasi eksternal, program penerimaan dan pengiriman karakter port serial, program pembacaan waktu, program pembacaan buku telepon, data SMS PDU pengirim untuk status dan program pendukung lainnya.
Sistem tersusun atas rangkaian catu daya, rangkaian komunikasi data serial, rangkaian konversi tegangan, rangkaian inverter level 4, indikator, dan sistem minimum AT89S51 beserta programnya. Unjuk kerja dari sistem ini yaitu jika waktu pada telepon seluler menunjukkan pukul 06.00 atau 10.00 atau 14.00 atau 18.00 maka sistem akan mengirimkan status basestation berupa SMS ke nomor yang tersimpan pada buku telepon alamat satu sampai lima. Penyimpanan nomor telepon diawali kode area “+62”. Jika basestation berada pada level 4, sistem akan secara otomatis mengirimkan pesan ke nomor yang tersimpan dilanjutkan melakukan panggilan selama ±15 detik ke nomor yang tersimpan pada buku telepon alamat satu sampai lima secara berurutan. Telepon seluler yang digunakan dalam sistem ini yaitu telepon seluler siemens seri M35i tipe SMS PDU. Alat dapat digunakan sesuai jangkauan service provider seluler
Aplikasi Antarmuka Informasi Akademik Berbasis WAP Pada Perangkat Bergerak
Perkembangan alat komunikasi semakin lama semakin maju dan berkembang dari tahun ke tahun, salah satunya adalah telepon seluler (handphone). Seiring dengan tingkat kebutuhan konsumen mengenai telepon seluler yang relatif tinggi, diharapkan ponsel yang dilengkapi dengan WAP yang terhubung internet dapat digunakan oleh mahasiswa untuk mengakses sistem informasi akademik (SIA). Kemudahan dalam mengakses SIA pada mobile internet khususnya untuk mahasiswa Universitas Diponegoro pada Fakultas Teknik Jurusan Elektro, diharapkan dapat memberikan layanan informasi dan penunjang kelancaran sistem belajar mengajar. Perancangan sistem aplikasi antarmuka informasi akademik berbasis WAP pada perangkat bergerak akan menggunakan diagram pemodelan UML (Unified Modelling Language) untuk memodelkan proses-proses dari sistem yang akan dibuat. Proses-proses ini selanjutnya digunakan untuk menentukan kebutuhan dari sistem yang akan dibangun. Selain mahasiswa, dosen jg bisa mengakses SIA melalui komputer dan ponselnya. Dengan aplikasi antarmuka informasi akademik berbasis WAP pada perangkat bergerak ini, diharapkan dapat mempermudah mahasiswa dan dosen dalam mengakses sistem informasi akademik di Jurusan Teknik Elektro pada khususnya. Sistem informasi akademik bisa dibaca melalui perangkat-perangkat mobile, seperti ponsel, PDA maupun smartphone.
Kata kunci : ponsel, mobile internet, sistem informasi akademi
SISTEM PENDETEKSI DINI BAHAYA BANJIR MELALUI LAYANAN PESAN PENDEK (SMS) BERBASIS MIKROKONTROLLER AT89S52
Sudah dirancang dan diimpletasikan sistem penyampaian informasi melalui telepon seluler berbasis mikrokontroller. Ketika tinggi permukaan air melebihi ambang batas aman maka sensor akan mendeteksi perubahan tersebut, maka secara otomatis mikrokontroller akan mengirimkan pesan kepada penjaga pintu air yang berisikan status peringatan level air.
Perancangan sistem ini menggunakan metode rancang bangun yang terdiri dari beberapa tahap yaitu, (1) Analisis kebutuhan, (2) Perancangan, (3) Implementasi rangkaian, (4) Pengujian alat, (5) Prosedur pengujian dan, (6) pembuatan alat. Sistem ini tersusun atas perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat keras terdiri dari sensor probe, sistem minimum mikrokontroller AT89S52 sebagai rangkaian pengendali input dan output, rangkaian display output LCD, telepon seluler yang menggunakan jaringan GSM yang digunakan sebagai pengirim pesan sebagai tanda peringatan. Perangkat lunaknya menggunakan pemograman bahasa C.
Keluaran (Vout) sensor tergantung pada nila resistansi sensor yang akan mengalami seiring adanya perubahan tinggi permukaan air. Keluaran dari sensor ini akan menentukan tingkat keadaan level bencana banjir. Jika tingkat ketinggian air menyentuh level yang pertama maka lampu indicator hijau akan menyala dan mengirimkan pesan SMS “ status siaga”, apabila tingkat ketinggian air menyentuh level yang kedua maka lampu indicator kuning akan menyala dan mengirimkan pesan SMS “ status waspada”, apabila tingkat ketinggian air menyentuh level yang ketiga maka lampu indicator merah akan menyala dan mengirimkan pesan SMS “ status bahaya”. Prosentse dari sepuluh kali pengiriman pesan didapat hasil no error. Permasalahan yang ada hanya dalam pemilihan provider kartu untuk mengurangi kegagalan pengiriman pesan
Pengembangan Game Edukatif G30S/PKI Berbasis Android
Gaya hidup masyarakat zaman sekarang tak pernah lepas dari kemajuan teknologi. Masyarakat menengah keatas, baik dari anak-anak hingga orang dewasa, hampir tidak ada yang tidak meggunakan perangkat mobile seperti handphone atau tablet. Namun sayangnya masyarakat zaman sekarang cenderung apatis dengan kondisi sekitarnya, bahkan tidak mengenal sejarah negaranya. Penelitian ini dilakukan untuk mendekatkan kembali anak-anak dengan sejarah terutama peristiwa G30S/PKI melalui game perangkat seluler berbasis Android. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan tahap pengembangan MDLC (Multimedia Development Life Cycle) mulai dari tahap penentuan konsep sampai dengan sidtribusi. Sebagai sumber yang relevan, cerita sejarah diambil langsung dari Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta Timur, sebagai salah satu tempat bersejarah yang erat kaitannya dengan peristiwa G30S/PKI. Hasil dari penelitian ini berupa suatu aplikasi permainan yang menceritakan peristiwa sejarah G30S/PKI yang dikemas menjadi aplikasi perangkat seluler dengan sistem operasi Android. Penelitian ini diharapkan mampu menarik minat anak-anak khususnya usia 9 sampai dengan 12 tahun untuk mempelajari dan mencintai sejarah Indonesia
APLIKASI CMS E-COMMERCE PENJUALAN BERBASIS WAP DENGAN MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL DI TOKO MIULAN HIJAB SEMARANG
Sudah banyak situs penjualan yang berbasis e-commerce tapi belum ada yang mengelola data menjadi lengkap dan dinamis. Kebanyakan pelanggan yang berbelanja online tidak dapat mengakses situs tersebut lewat perangkat mobile. Dengan CMS (Content Management System) seluruh pengelolaan data dalam e-commerce penjualan lebih teratur dalam satu web dinamis yang interaktif. Penambahan teknologi WAP dalam CMS membuat pelanggan berbelanja online secara mobility karena dapat diakses dimanapun dan kapan saja. Teknologi WAP (Wireless Application Protocol) sendiri merupakan teknologi yang mempunyai metode untuk menghadirkan halaman web didalam layar perangkat mobile atau seluler. Dengan memperkenalkan Content Managment System dalam bentuk aplikasi CMS e-commerce penjualan berbasis WAP, dapat membantu dan mencegah masalah yang berhubungan dengan struktur dan manajemen sebuah website. Serta kompatibel dalam perangkat seluler atau mobile bagi pelanggan dalam melakukan belanja online lebih efisien dan efektif
Estimasi Matriks Asal Tujuan Berdasarkan Data Telepon Seluler: Studi Kasus Provinsi Bali
Origin-Destination Matrix is a two-dimensional matrix that contains travel demand information between different locations (zones). Based on previous studies, it is known that using mobile phone data has great potential for estimating OD Matrix effectively. The purpose of this research to assess OD matrixestimation based on mobile phone data that recordingcontinuously Base Transceiver Station (BTS) location which connected to mobile station as long as the device is powered on, case study in Bali Province. The approach to estimate OD matrix based on mobile phone datais by generating individual trajectory based the temporal sequence of location BTS data for each mobile phone users. Results of OD matrix estimation based on mobile phone data show the hourly and daily trip patterns of mobile phone users from cellular provider in Bali Province. The conclusions of this research describe limitations of OD Matrix estimation based on mobile phone data and future research extension
Aplikasi Pengisian Pulsa Elektronik Satu Kartu Multi Operator
Penjualan pulsa secara elektonik saat ini menunjukkan kenaikan yang luar biasa, dikarenakan adanya kebutuhan pemakaian pulsa setiap hari oleh masyarakat yang sekarang telah menjadi kebutuhan. Sistem penjulan pulsa model elektronik memudahkan pemakai untuk memperoleh pulsa dengan cepat.Aplikasi pengisian pulsa elektronik merupakan sebuah aplikasi yang memanfaatkan fasilitas layanan sms. Layanan sms dimanfaatkan sebagai sarana bertransaksi dari reseller ke agen penjual pulsa. Pada agen penjual pulsa terdapat sebuah sms server yang digunakan untuk mengolah isi pesan singkat (SMS) dari reseller yang sudah terdaftar. SMS yang telah diolah akan dikirimkan ke operator seluler untuk selanjutnya operator seluler akan mengisiskan pulsa ke nomor tujuan yang dimaksud. SMS server ini terhubung ke masing-masing operator seluler yang ada, sehingga reseller hanya membutuhkan satu kartu untuk melakukan transaksi. Metodologi yang dilakukan dalam pengembangan sistem atau pembangunan perangkat lunak yaitu metodologi pengembangan sistem RAD (Rapid Application Development) dengan kerangka pengembangan GRAPPLE (Guidelines for Rapid Application Engineering) yang merupakan aksi-aksi yang dilakukan dalam tiap segmen.Hasil dari penelitian ini adalah suatu aplikasi / program komputer yang dapat membantu, mempermudah dan memperlancar agen penjual pulsa dalam melakukan transaksi pengisian pulsa model elektronik hanya dengan satu kartu
- …
