291 research outputs found

    Praktik Bullying di Kalangan Pelajar SMPN 3 Kamal, Bangkalan

    Full text link
    Dunia pendidikan tidak terlepas dari berbagai permasalahan sosial. Salah satu masalah yang sering terjadi di sekolah yaitu kekerasan yang dilakukan oleh pihak yang memiliki kekuasaan. Kekerasan di sekolah juga sering disebut dengan bullying. Praktik bullying merupakan perilaku negatif berupa intimidasi yang sering dilakukan oleh pelajar di sekolah. Bullying menyebabkan ketidaknyamanan dan terluka pada siswa yang menjadi korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk-bentuk praktik bullying yang terjadi di kalangan pelajar SMP Negeri 3 Kamal, Bangkalan. Pada penelitian ini menggunakan teori Praktik Sosial Pierre Bourdieu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan relasionisme metodelogis Pierre Bourdieu. Subjek penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik Purposive yaitu siswa Madura sebagai pelaku praktik bullying, siswa asal desa Tajungan yang berbahasa Jawa sebagai korban praktik bullying dan guru bimbingan dan konseling. Pengambilan data di lapangan dengan melakukan observasi dan proses wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya praktik bullying di kalangan pelajar SMP Negeri 3 Kamal, antara siswa Madura dengan siswa asal desa Tajungan yang memiliki ciri khas berbahasa Jawa. Bentuk-bentuk bullying yang sering dilakukan oleh siswa Madura terhadap siswa asal desa Tajungan yaitu bullying verbal dan bullying langsung (fisik). Bentuk bullying verbal dengan cara menghina, mencemooh, mengejek, mengucilkan, menyebarkan gosip, mengintimidasi dengan cara melotot. Bentuk bullying langsung (fisik) dengan berkelahi, mendorong dan memukul. Kata kunci: Kekerasan, Bullying, Siswa, Sekola

    Pemetaan Permasalahan Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Surabaya Tahun 2013

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan mengetahui permasalahan yang dimilIki oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Surabaya tahun 2013. Jenis penelitian ini kuantitatif kualitatif deskriptif. Data kuantitatif, pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan rumus Riduwan berjumlah 328 mahasiswa dari 1817 mahasiswa. Teknik pengumpulan menggunakan angket yang berupa AUM mahasiswa dan wawancara. Dari hasil skor aum didapat 6 mahasiswa yang memiliki skor tertinggi pada bidang masalah dengan persentase tertinggi. Uji kredibilitas data menggunakan triangulasi dan member check. Teknik analisis data pada kuantitatif menggunakan analisis individual dan analisis per topik masalah. Pada data kualitatif menggunakan Miles dan Huberman. Jenis masalah pada AUM terdiri 10 masalah yaitu jasmani dan kesehatan; diri pribadi; hubungan sosial; ekonomi dan keuangan; karir dan pekerjaan; pendidikan dan pelajaran; agama, nilai, dan moral; hubungan muda mudi dan perkawinan; keadaan dan hubungan dalam keluarga; waktu senggang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program studi Pendidikan Olahraga memiliki masalah menonjol pada bidang ekonomi dan keuangan dengan persentase 49%, program studi Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi memiliki masalah menonjol pada bidang ekonomi dan keuangan dengan persentase 28% dan program studi Pendidikan Kepelatihan memiliki masalah menonjol pada bidang hubungan sosial dengan persentase 34%.  Kata kunci: pemetaan permasalahan

    Pemetaan Arah Pilihan Karier Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

    Get PDF
    Memilih adalah salah satu kegiatan yang selalu kita lakukan, diantaranya adalah memilih karier.Memilih karier bukan hanya dilakukan oleh siswa SMP yang akan melanjutkan ke SMA ataupun siswa SMA yang akan memilih jurusan, namun juga bagi mahasiswa yang nantinya akan lulus kuliah. Memilih karier juga merupakan salah satu dari tugas perkembangan mahasiswa yang berada diantara masa remaja akhir dan peralihan ke usia dewasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui memetakan pilihan karier, kesesuaian dengan jurusan serta faktor yang mempengaruhi pilihan karier mahasiswa. Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian deskriptif dengan desain penelitian kuantitafif dan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya angkatan 2009 – 2012. Dari analisis yang telah dilakukan diketahui bahwa pilihan karier mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan adalah bekerja (76%), pendidikan profesi (30%) dan magister (19%) dengan klasifikasi pekerjaan yang paling diminati adalah bidang pelayanan masyarakat/jasa (78%) dan kesesuaian dengan jurusan bagi pendidikan profesi (56%) sedangkan bagi magister (96%). Faktor dari dalam yang mempengaruhi pilihan karier mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Unesa adalah sikap (93%), minat (88%), nilai (86%), kepribadian (82%), pengetahuan karier (82%), hobi (81%), pengalaman kerja (76%), bakat (74%), prestasi (62%), kemampuan intelegensi (60%), dan penggunaan waktu luang (55%). Sedangkan faktor dari luar yang berpengaruh adalah kesejahteraan (87%) Kata Kunci: Pemetaan arah pilihan karier, mahasisw

    MANAJEMEN KRISIS HUMAS UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA DALAM MENANGANI KASUS BULLYING PKKMB ONLINE FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

    Get PDF
    Wabah corona virus disease 2019 (Covid-19) memberikan tantangan tersendiri bagi lembaga pendidikan, khususnya Perguruan Tinggi. Perguruan tinggi dituntun untuk dapat menyelenggarakan pembelajaran secara daring atau online. Pada tanggal 15 September 2020 Universitas Negeri Surabaya diviralkan melalui kasus bullying pkkmb online yang diadakan oleh Fakultas Ilmu Pendidikan. Kausus tersebut merebut perhatian dari publik dan warganet secara luas. Hal tersebut membuat humas Universitas Negeri Surabaya melakukan langkah untuk memanajamen krisis untuk menekan dampak krisis yang terjadi. Manajemen krisis merupakan strategi yang dibentuk oleh institusi atau lembaga dalam menangani kasus atau krisis yang sedang terjadi di dalam institusinya. Humas Universitas Negeri Surabaya menggunakan pola manajemen krisis dengan melakukan identifikasi krisis untuk mengetahui sumber krisis, dampak, dan kecenderungan komunikasi publik terhadap kasus tersebut. Langkah selanjutnya humas Universitas Negeri Surabaya menggunakan identifikasi sebagai landasan dari pembentukan komunikasi krisis. Komunikasi krisis yang digunakan oleh humas Universitas Negeri Surabaya adalah distance strategies, integrate strategies dan surffering strategies. Komunikasi krisis tersebut dilakukan oleh humas Universitas Negeri Surabaya kepada publik internal dan eksternal Universitas Negeri Surabaya. Langkah terakhir yang dilakukan oleh humas Universitas Negeri Surabaya sebagai bentuk manajemen krisis adalah melakukan evaluasi terhadap seluruh strategi yang digunakan agar dijadikan referensi untuk mengelola krisis dikemudian hari. Kata Kunci: Kasus Video PKKMB Fakultas Ilmu Pendidkan, Manajemen Krisis, Pola Manajemen Krisis Humas Universitas Negeri Surabay

    Perilaku Mengkonsumsi Minuman Beralkohol pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Surabaya

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola perilaku mengonsumsi minuman beralkohol pada mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif bentuk deskriptif dengan menggunakan metode survey. Adapun jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 308 mahasiswa dari populasi 1338 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket. Hasil penelitian menunjukkan (1) Faktor internal tertinggi Dari 308 mahasiswa yang menjadi sampel hal tersebut digambarkan aktifitas 45 mahasiswa (100%) dan yang terendah adalah merasa mudah terpengaruh sehingga mengkonsumsi minuman beralkoho  sebanyak 29 mahasiswa (52%), dan (2) faktor eksternal 40 mahasiswa (89%) mengenal minuman beralkohol dari film-film di televisi. Mengkonsumsi minuman beralkohol untuk coba-coba yang tertinggi yaitu sebanyak 29 mahasiswa (64%) (3) Tujuan mengonsumsi minuman beralkohol dengan alasan mencari pengalaman baru. 29 mahasiswa (65%), dan paling banyak dirasakan sebesar 21 mahasiswa (51%) yang mengkonsumsi minuman beralkohol berfungsi untuk mengurangi rasa bersalah (4) Dampak terhadap aktifitas yang dirasakan oleh mahasiswa akibat mengkonsumsi minuman beralkohol. Dampak tertinggi sebanyak 30 mahasiswa (54%). Dampak terhadap kondisi fisik hasil tertinggi dirasakan 35 mahasiswa (75%).Dampak  psikologis tertinggi sebanyak 14 mahasiswa (36%) merasa tidak dapat berfikir secara jernih. Dampak sosial tertinggi dialami 24 mahasiswa  (62%)yang   menjadi   tidak   peduli dengan lingkunga sekitar. (5) Keinginan untuk berhenti mengkonsumsi minuman beralkohol,sebanyak 44 mahasiswa (95%) merasa tertekan sehingga ingin berhenti mengkonsumsi minuman beralkohol. (6) 44 mahasiswa (97%) ingin lebih mendekatkan diri pada           Tuhan.    Kata kunci: Minuman beralkohol, Mahasisw

    INTEGRASI KESADARAN HUKUM DAN KEWARGANEGARAAN DI ORIENTASI MAHASISWA STKIP PASUNDAN CIMAHI DENGAN PENDEKATAN HOLISTIK

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mengintegrasikan kesadaran hukum dan pendidikan kewarganegaraan dalam kegiatan orientasi mahasiswa baru di STKIP Pasundan Cimahi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data menggunakan Observasi, Wawancara, dan Studi Dokumentasi, Analisis data menggunakan Triangulasi tekhnik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan mengintegrasikan kesadaran hukum dan pendidikan kewarganegaraan dalam orientasi mahasiswa baru memberikan dampak positif yaitu menambah pemahaman mahasiswa tentang hak dan kewajiban , etika dan konteks hukum. Selain itu, ditemukan juga jika melakui orientasi kehidupan kampus menjadi upaya dalam menyiapkan mahasiswa secara akademik tetapi juga secara sosial dan moral. Integrasikan kesadaran hukum dan pendidikan kewarganegaraan dalam orientasi mahasiswa baru menjadi model yang dapat menjadi refrensi bagi lebaga pendiidkan lainnya dalam rangka mempersiapkan mahasiswa yang siap dengan tantangan kehidupan kampus yang kompleks. Penelitian lebih lanjut tentang kesadaran hukum dalam kegiatan orientasi kehidupan kampus di sarankan dalam penelitian ini
    corecore