39,806 research outputs found
E-LEARNING ADAPTIF BERBASIS KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK
Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi telah mempengaruhi masyarakat, khususnya sistem pendidikan menuju paradigma pembelajaran baru diantaranya adalah dengan proses pembelajaran e-Learning. E-Learning adalah wujud penerapan teknologi informasi di bidang pendidikan dalam bentuk sekolah maya. Sistem e-learning telah banyak dikembangkan oleh berbagai lembaga pendidikan dan menjadi hal yang sangat penting dalam pelaksanaan pendidikan jarak jauh. Sistem e-learning yang ada sekarang ini umumnya menyajikan presentasi materi pembelajaran yang sama untuk setiap pengguna karena menganggap bahwa karakteristik semua pengguna adalah homogen, padahal dalam kenyataannya setiap peserta didik mempunyai karakteristik yang berbeda dalam belajar, di antaranya adalah gaya belajar, tingkat kematangan, latar belakang dan taraf pengetahuan, prestasi belajar dan lain lain, sehingga perlu digunakan sistem E- learning yang mampu untuk mengakomodasi permasalahan perbedaan karakteristik peserta didik tersebut, yang disebut sebagai E-learning adaptif. Model elearning adaptif berbasis karakteristik peserta didik adalah AES-CS(Adaptive Educational System base on Cognitive Style), Adaptive E-Learning Hypermedia System based on Learning Styles (AEHS-LS)
PENERAPAN MODEL IRT PADA UJIAN ADAPTIF ONLINE DENGAN TINGKAT KEMAMPUAN BERSKALA SERIBU
Ujian adaptif merupakan sistem ujian terotomasi yang dilakukan secara adaptif,
menyesuaikan tingkat kesulitan soal dengan kemampuan masing-masing peserta ujian. Soal
yang diberikan tergantung dari jawaban soal sebelumnya: benar atau salah. Dan hasilnya
adalah level atau tingkat kemampuan peserta ujian. Salah satu metode yang digunakan
dalam ujian adaptif yaitu model Item Response Theory (IRT) yang diimplementasikan dalam
pembuatan aplikasi ujian adaptif untuk lingkungan pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD)
hingga Perguruan Tinggi.
Penelitian ini dilakukan untuk menjawab apakah ujian adaptif mampu menentukan
tingkat kemampuan peserta ujian. Berdasarkan hasil eksperimen, dapat disimpulkan bahwa
ujian adaptif yang dikembangkan dengan menerapkan item response theory , mampu
menempatkan peserta ujian pada tingkat kemampuan yang sesuai dengan kemampuannya,
dan memberikan manfaat seperti ujian jadi cepat dan mudah, hasil ujian bisa didapat
dengan cepat, peserta tidak memerlukan lembar ujian, djadwal ujian menjadi fleksibel, dapat
memberikan hasil yang akurat
Pengembangan Pembelajaran Permainan Adaptif Berbasis Perkembangan Aktual Bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran permainan adaptif dalam mengatasi permasalahan psikis anak berkebutuhan khusus (ABK) dan peran model pembelajaran permainan adaptif berbasis perkembangan aktual dalam meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri ABK untuk mencoba suatu keterampilan baru. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka. Hasil kajian menunjukkan, pertama, permasalahan psikis ABK berupa keberanian dan kepercayaan diri untuk mencoba suatu keterampilan baru dapat diatasi dengan menerapkan permainan adaptif. Kemanjuran permainan adaptif dalam mengatasi permasalahan tersebut dikarenakan adanya konsep efikasi diri dan zona perkembangan terdekat beserta perancahnya. Dengan konsep tersebut, permainan adaptif diterapkan dengan melibatkan orang lain sebagai model sukses dan perancah untuk membantu ABK mempelajari keterampilan baru, serta pembelajarannya dimulai dari keterampilan yang sudah dapat dilakukan oleh ABK secara mandiri. Kedua, model permainan adaptif berbasis perkembangan aktual dapat meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri ABK. Hal tersebut dikarenakan adanya penekanan pada perencanaan fungsional di lapangan dengan target utamanya ‘anak mau mencoba melakukan permainan dan mengulanginya\u27 sehingga timbul rasa nyaman. Pengembangan model dilakukan dengan menempatkan asesmen awal terhadap keterampilan ABK sebagai langkah pertama yang dikuti empat langkah berikutnya, yaitu akomodasi dan modifikasi, implementasi, pengajaran, dan evaluasi. Kesimpulan kajian ini adalah permainan adaptif dan model pembelajaran permainan adaptif berbasis perkembangan aktual dapat mengatasi permasalahan psikis ABK, terutama masalah keberanian dan kepercayaan diri untuk mencoba suatu keterampilan baru
Efekvitas Pembelajaran Praktikum Berbasis Inkuiri Terbimbing terhadap Gerak Adaptif (Keterampilan) Mata Pelajaran Fisika
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran gerak adaptif (keterampilan)peserta didik mata pelajaran fisika sebelum dan setelah penerapan model pembelajaraninkuiri terbimbing kelas VII SMP Negeri 1 KAHU. Pemilihan sampel melalui teknik purposivesampling. Instrumen pengumpulan data untuk meningkatkan gerak adaptif (keterampilan)peserta didik pada mata pelajaran fisika melalui lembar observasi jenis partisipan dandokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial yaitu tsatusampel. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan statistik deskriptifdiperoleh nilai rata-rata gerak adaptif (keterampilan) peserta didik sebelum penerapan modelpembelajaran inkuiri terbimbing berada pada kategori cukup, sedangkan nilai rata-ratagerak adaptif (keterampilan) peserta didik setelah penerapan model pembelajaran inkuiriterbimbing berada pada kategori sangat baik. Hasil analisis data inferensial yaitu thitung<ttabelsehingga terdapat perbedaan yang signifikan dalam meningkatkan gerak adaptif(keterampilan) peserta didik dengan penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing padamata pelajaran fisik
KECAKAPAN MATEMATIS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING
Pembelajaran matematika dengan pemahaman memerlukan penguasaan dan transfer kecakapan matematis yang meliputi: pemahaman konseptual (conceptual understanding), kelancaran prosedural (procedural fluency), kompetensi strategi (strategic competence), penalaran adaptif ( adaptive reasoning) dan disposisi produktif (productive disposition) dengan cara yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kecakapan matematis siswa yang mendapat pembelajaran dengan model problem posing. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif di kelas VIII SMPN 12. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri yang berjumlah 30 orang. Instrument dalam penelitian ini adalah tes kecakapan matematis dan lembar observasi aktivitas guru dan siswa. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa aktivitas siswa dan guru telah berjalan dengan baik. Hasil skor postest memperlihatkan bahwa setiap komponen (strands) kecakapan matematis juga terkategorikan baik.
Kata Kunci : Model Pembelajaran Problem Posing, Kecakapan Matemati
Pengembangan Model E-learning Adaptif Terhadap Keragaman Gaya Belajar Mahasiswa untuk Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model e-learning adaptif agar dapat mengatasi permasalahan keragaman gaya belajar mahasiswa dan untuk mengetahui apakah model e-learning adaptif ini dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran. Dalam jangka panjang sistem e-learning adaptif ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan e-learning konvensional yakni tidak memberikan materi pembelajaran yang berbeda kepada setiap pengguna karena mengasumsikan bahwa semua pengguna mempunyai karakteristik yang homogen.
Penelitian ini akan dikerjakan dalam dua tahap, dimana laporan ini merupakan hasil dari tahap pertama. Prosedur penelitian tahap pertama meliputi: (a) analisis, (b) desain, (c) implementasi, dan (d) evaluasi. Disamping itu, pada tahap ini akan dilakukan penyiapan materi pembelajaran yang akan dimasukkan dalam e-learning adaptif.
Hasil penelitian tahap pertama ini adalah berupa suatu model e-learning adaptif terhadap keragaman gaya belajar mahasiswa. Sistem e-learning adaptif ini pertama-tama adalah mengidentifikasi kecenderungan gaya belajar mahasiswa melalui kuesioner. Skor hasil kuesioner digunakan oleh sistem sebagai dasar untuk memberi materi pembelajaran yang berbeda kepada mahasiswa, yakni Visual, Auditory, atau Kinestetik
Pengaruh Bentuk Penilaian Formatif Dan Hasil Belajar Mata Pelajaran Adaptif Terhadap Hasil Belajar Praktik Kewirausahaan
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh bentuk penilaian formatif dan hasil belajar mata pelajaran adaptif, terhadap hasil belajar praktik Kewirausahaan siswa SMK Negeri di Kota Kupang NTT, tahun ajaran 2011/2012. Penelitian menggunakan metode eksperimen desain ANAVA treatment by level 2x2. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1). Terdapat perbedaan hasil belaj ar praktik Kewirausahaan, antara siswa yang diberikan penilaian formatif dalam bentuk obyektif dengan bentuk esai, (2). Terdapat pengaruh interaksi bentuk penilaian formatif dan hasil belaj ar mata pelajaran adaptif terhadap hasil belajar praktik Kewirausahaan, (3). Hasil belajar praktik Kewirausahaan siswa yang memiliki hasil belajar mata pelajaran adaptif tinggi dan diberikan penilaian formatif bentuk obyektif tidak lebih rendah dibandingkan dengan yang diberikan bentuk esai, dan (4). Hasil belajar praktik Kewirausahaan siswa yang memiliki hasil belajar mata pelajaran adaptif tinggi dan diberikan penilaian formatif bentuk obyektif lebih tinggi dibandingkan dengan yang diberikan bentuk esai. Untuk meningkatkan kualitas hasil belajar praktik Kewirausahaan diharapkan para guru dapat melakukan penilaian formatif bervariasi
Penerapan Konseling Rasional Emotif Dengan Teknik Assertive Adaptif Untuk Meningkatkan Kedisiplinan Bagi Siswa Indisipliner Kelas Xboga1 Smk Negeri 1 Seririt
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan konseling rasional emotif untuk meningkatkan kedisiplinan bagi siswa indisipliner pada kelas X Boga 1 SMK Negeri 1 Seririt. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X Boga 1 SMK Negeri 1 Seririt yang memiliki kedisiplinan rendah. Penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan konseling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, observasi dan analisis data. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dan setiap siklus terdiri dari identifikasi, diagnosa, prognosa, konseling, evaluasi dan refleksi. Berdasarkan hasil analisis data skor awal diperoleh hasil bahwa terdapat 5 orang siswa yang memiliki kedisiplinan dengan kategori rendah. Kelima orang ini akan ditindak lanjuti pada penelitian siklus I. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya Perubahan perilaku disiplin siswa. Hasil analisis data yang diperoleh pada siklus I nampak bahwa 2 orang siswa sudah menunjukkan Perubahan perilaku disiplin dengan indikator memiliki ketaatan, ketepatan waktu dan konsistensi dalam menjalankan tugas. Sedangkan ketiga orang siswa yang belum menunjukkan Perubahan akan ditindaklanjuti pada penelitian siklus II. Hasil analisis data yang diperoleh pada siklus II nampak bahwa dari ketiga orang siswa sudah menunjukkan sikap disiplin sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan di sekolah. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan konseling rasional emotif dengan teknik assertive adaptif dapat meningkatkan kedisiplinan bagi siswa indisipliner
RANCANG BANGUN SISTEM KUIS ONLINE ADAPTIF SEBAGAI EKSTENSI CONTENT MANAGEMENT SYSTEM
This research describes an adaptive online quiz system that can be utilized as an extension of content management system. With ‘adaptive’ capability, quizzes become more personalized as the question presented are specifically model or designed for students according to their level of proficiency. With this, student will get to know their strength and weaknesses in their study as they will not move to a higher level of difficulty if they fail to score a certain rate. A comparative study among the current adaptive systems is done to identify the adaptive components that they applied, the techniques to implement the adaptive components and also the available features.
This Web-based quiz system is an adaptive quiz system for student self-assessment with three main components: Student Model, Domain Model and Adaptation Model. Student model describes the student’s knowledge, domain model represents the teaching domain or the representation of the student model, while adaptation model consists of a set of rules that defines the user’s action. The Stereotypes and Overlay Model techniques are applied to model the student’s knowledge, the Semantic Network is applied to model the Domain Knowledge and the ‘IF-THEN’ rules is applied to model the Adaptation Model. Development of the system using the method of system development life cycle with object-oriented approach.
The results of this research is an extension for content management system that can be used as a system of student assessment based on skills, knowledge and preferences of each student
Keywords : online quiz, adaptive, student model, domain model, adaptation model, extension, content management syste
- …
