59,343 research outputs found

    Hubungan Keaktifan Mengikuti Kegiatan Organisasi Siswa Intra Sekolah dengan Karakter dan Prestasi Belajar Siswa Kelas X Bidang Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik dan Teknik Pendingin dan Tata Udara SMK Negeri 1 Magelang

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) hubungan antara keaktifan siswa dalam mengikuti kegiatan OSIS dengan karakter siswa Kelas X Bidang Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik dan Teknik Pendingin dan Tata Udara SMK Negeri 1 Magelang, 2) hubungan antara keaktifan siswa dalam mengikuti kegiatan OSIS dengan prestasi belajar siswa Kelas X Bidang Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik dan Teknik Pendingin dan Tata Udara SMK Negeri 1 Magelang. Penelitian ini menggunakan pendekatan expost facto. Populasi dalam penelitian ini sekaligus sebagai sampel, yaitu seluruh siswa kelas X bidang keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik dan keahlian Teknik Pendingin dan Tata Udara SMK Negeri 1 Magelang sebanyak 108 siswa. Variabel dalam penelitian ini adalah keaktifan mengikuti kegiatan OSIS sebagai variabel bebas, karakter siswa dan prestasi belajar siswa sebagai variabel terikat. Metode pengumpulan data menggunakan metode angket dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis regresi dengan bantuan software aplikasi SPSS 17. Hasil analisis menunjukkan bahwa: 1) keaktifan siswa kelas X SMK Negeri 1 Magelang tahun ajaran 2011/2012 dalam mengikuti kegiatan OSIS tergolong rendah, 2) karakter siswa kelas X SMK Negeri 1 Magelang tahun ajaran 2011/2012 tergolong rendah, 3) prestasi belajar siswa kelas X SMK Negeri 1 Magelang tahun ajaran 2011/2012 tergolong cukup tinggi, 4) terdapat hubungan antara keaktifan mengikuti kegiatan OSIS dengan karakter siswa. Diperoleh dari hasil analisis regresi dengan nilai t-hitung sebesar 3,503 diterima pada taraf signifikansi 5% dan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,104. Persamaan regresi: Y1 = 47,107 + 0,267 X. Persamaan tersebut menunjukkan bahwa keaktifan dalam kegiatan OSIS mempunyai hubungan yang positif dengan karakter siswa, 5) terdapat hubungan antara keaktifan mengikuti kegiatan OSIS dengan prestasi belajar siswa. Diperoleh dari hasil analisis regresi dengan nilai t-hitung sebesar 1,978 diterima pada taraf signifikansi 5% dan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,036. Persamaan regresi: Y2 = 77,330 + 0,041 X. Persamaan tersebut menunjukkan bahwa keaktifan dalam kegiatan OSIS mempunyai hubungan yang positif dengan prestasi belajar siswa

    EFEKTIVITAS MODUL BAHASA INDONESIA BERBASIS KARAKTER TERHADAP PEMAHAMAN KURIKULUM 2013 MAHASISWA PGSD

    Get PDF
    The paper sets out an experimental study to knowing the effectiveness of Character based Module, concerning to curriculum 2013 comprehension students of PGSD (Elementary School Teacher Education). The paper outlines and critiques the two dominant variables that currently involved in the experiment, namely Character based Module and the comprehension student of PGSD about Curriculum 2013. The paper proved an overall understanding of how the student comprehension skill can be increased by using the Character based Module. It then analyses the effectiveness of usage of the Character based Module by using t-test. Based on the result of this research, it shows that the Character based Module can increase the student comprehension skill about curriculum 2013

    PELAKSANAAN PENDAFTARAN PERALIHAN HAK ATAS TANAH ATAS DASAR HIBAH WASIAT (Studi di Kantor Pertanahan Kota Magelang)

    Get PDF
    Hak atas tanah dapat beralih dengan cara pewarisan melalui hibah wasiat. Dalam peralihan hak atas tanah harus dilakukan pendaftaran tanah untuk menjamin kepastian hukum. Menurut ketentuan hak-hak ahli waris testamenteir oleh undang-undang dilindungi, hal ini merupakan penghargaan dari kedekatan antara pewaris dengan ahli waris testamenteir, ahli waris testamenteir sama halnya dengan ahli waris menurut undang-undang, ia memperoleh segala hak dan kewajiban si meninggal. Permasalahan dalam penelitian ini adalah proses pelaksanaan pendaftaran peralihan hak atas tanah dengan dasar hibah wasiat di Kota Magelang belum sesuai asas-asas pendaftaran tanah. upaya dalam mengatasi hambatan yang timbul dalam pelaksanaan pendaftaran tanah karena hibah wasiat tersebut Penulisan tesis ini menggunakan metode penelitian socio legal qualitative. Data primer diperoleh melalui studi di lapangan tentang proses pelaksanaan pendaftaran peralihan hak atas tanah dengan dasar hibah wasiat di Kota Magelang yang dijadikan penulis sebagai sample yang terletak di Kantor Pertanahan Kota Magelang. Data sekunder diperoleh melalui studi pustaka. Berdasarkan analisis kualitatif diketahui bahwa penyebab pelaksanaan pendaftaran peralihan hak atas tanah dengan dasar hibah wasiat di Kota Magelang belum sesuai asas-asas pendaftaran tanah yaitu PPAT yaitu pada awal tahun sering terjadi Kantor Pajak Bumi Dan Bangunan belum menerbitkan SPPT untuk tahun berjalan, padahal saat itu datang pemohon untuk mengalihkan hak atas tanah, saat itu data NJOP yang diperlukan belum ada, maka dapat terjadi PPAT menunda proses tersebut menunggu sampai terbitnya SPPT dari Kantor PPB itu. BPN yaitu masih adanya didalam memberikan keterangan atau penjelasan kepada masyarakat petugas BPN berbelit-belit; Masyarakat yaitu masih adanya masyarakat yang belum mengerti atau mengetahui tentang pendaftaran tanah; selain itu masih adanya masyarakat yang menganggap bahwa pendaftaran tanah memerlukan biaya tinggi dan urusan yang bertele-tele. Upaya dalam mengatasi hambatan yang timbul dalam pelaksanaan pendaftaran tanah yaitu Kantor Pertanahan haruslah senantiasa memutakhirkan datanya terutama pembuktian sertifikat sebagai tanda bukti ha

    CITY WALK MALL DI MAGELANG

    Get PDF
    Kota Magelang ini terletak di tengah kabupaten Magelang. Karena memang dulunya Kota Magelang adalah ibukota dari Kabupaten Magelang sebelum mendapat kebijakan untuk mengurus rumah tangga sendiri sebagai sebuah kota baru. Kota Magelang memiliki posisi yang strategis, karena berada di jalur utama Semarang-Yogyakarta. Kota Magelang berada di 15 km sebelah Utara Kota Mungkid, 75 km sebelah selatan Semarang, dan 43 km sebelah utara Yogyakarta. Sebagai kota yang terkenal dengan pariwisata, Kota Magelang pun berubah perlahan-lahan menjadi kota yang modern sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Magelang yang semakin modern sehingga banyak berdirinya hotel dan pusat perbelanjaan modern seperti toko modern, supermarket dan departement store. Untuk mendukung pengembangan peran dan fungsi Kota Magelang sebagai Pusat Kegiatan Wilayah, serta tanggap dengan dinamika perkembangan dan permasalahan Kota Magelang saat ini, maka Visi Pembangunan Kota Magelang yang akan dituju, adalah: “Terwujudnya Kota Magelang sebagai Kota Jasa yang maju, Bermodal dari kondisi dan letak geografis Kota Magelang yang strategis serta terciptanya pelayanan jasa dalam semua bidang (pendidikan, perdagangan, pariwisata, kesehatan, dsb) perlu peningkatan dan perbaikan penyediaan pelayanan jasa tersebut bagi masyarakat kota dan masyarakat daerah sekitar.” Berdasararkan RTRW Kota Magelang diatas maka pemerintah Kota Magelang ingin membangun dan mengembangkan sebuah pusat kegiatan perekonomian sekaligus sebagai pusat rekreasi masyarakat kota Magelang. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa sebelumnya alun-alun lah yang sejak dulu menjadi pusat kegiatan masyarakat baik ekonomi maupun rekreasi ataupun berinteraksi, tetapi kebutuhan masyarakat semakin tinggi dan modern sehingga untuk menjawab kebutuhan warga kota Magelang pihak swasta berlomba-lomba untuk mendirikan toko modern bahan pusat perbelanjaan modern seperti salah satunya Armada Town Square. Seakan mall menjadi ruang publik yang ideal karena memang mall telah menjadi tempat tujuan publik untuk berinteraksi sambil belanja. Alun-alun kota pun sudah bukan pilihan utama untuk warga kota Magelang sebagai ruang publik, mereka lebih memilih pusat-pusat perbelanjaan modern. Terlebih lagi Armada Town Square tidak terletak di Kota Magelang melainkan berada di Mertoyudan yaitu sudah merupakan daerah Kabupaten Magelang, sehingga tidak mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi di Kota Magelang dan mematikan kegiatan- kegiatan ekonomi yang ada di Kota Magelang itu sendiri. Dari beberapa tuntutan yang telah dijelaskan diatas maka City Walk Mall dapat menjadi salah satu solusi konsep pusat perbelanjaan baru yang berupa ruang publik kota yang menciptakan kenyamanan dan menghilangkan kejenuhan masyarakat modern saat ini, sebagai tempat berbelanja atau sekedar jalan-jalan yang dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas hiburan serta open plaza untuk mengadakan pertunjukkan bagi pengunjun dan sebagai salah satu alternatif guna mengontrol aktivitas pada ruang-ruang publik di Magelang agar terkendali. Sehingga dapat menciptakan keserasian, keselarasan, dan keseimbangan

    Egg Production and Quality of Magelang Duck Fed Diets Containing Different Ratio of Omega 3 : Omega 6 and Organic Zn

    Full text link
    The aims of this study were to determine the feeding effect of diets containing different ratio of ω-3 and ω-6 fatty acids and organic Zn on egg production and quality of Magelang duck. A total of 90 ducks of 20 weeks old were randomly divided into 18 experimental units by assigning a completely randomized design with 6 treatments and 3 replications. There were 6 dietary treatments, namely 1) ration without palm oil, fish oil and organic Zn with the ratio of ω-3 : ω-6 was 1: 5 (R0), 2) ration with the ratio of ω-3 : ω-6 was 1: 1.5 + 200 ppm organic Zn (R1), 3) ration with the ratio of ω-3 : ω-6 was 1: 3 + 200 ppm organic Zn (R2), 4) ration with the ratio of ω-3 : ω-6 was 1: 4.5 + 200 ppm organic Zn (R3), 5) ration with the ratio of ω-3 : ω-6 was 1: 6 + 200 ppm organic Zn (R4), 6) ration with the ratio of ω-3 : ω-6 was 1 : 7.5 + 200 ppm organic Zn (R5). Observation was carried out for 9 wk. The results showed that the ration containing the ratio of ω-3 : ω-6 = 1 : 3 and organic Zn (R2) produced significantly (P<0.05) the highest egg production and the lowest egg production was resulted by the dietary treatment without oil and organic Zn. Ration containing the ratio of ω-3 : ω-6 = 1: 3 and organic Zn (R2) significantly (P<0.05) decreased feed conversion ratio to the lowest value and it was significantly different as compared to R0 and R5. It can be concluded that feeding diet containing ω-3 and ω-6 with the ratio of 1:3 + 200 ppm organic Zn improves egg production without decreasing egg quality

    KEMAMPUAN DASAR MELEMPAR DAN MENANGKAP BOLA KASTI SISWA KELAS III DAN KELAS IV SD NEGERI RINGINANOM 2, KECAMATAN TEMPURAN, KABUPATEN MAGELANG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan dasar melempar dan menangkap bola kasti siswa kelas III dan kelas IV SD Negeri Ringinanom 2, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang Tahun Ajaran 2011/2012. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Subyek penelitian adalah Siswa kelas III dan kelas IV SD Negeri Ringinanom 2, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, yang jumlah 57 (lima puluh tujuh) siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah population sampling (sampel populasi). Instrumen pengumpulan data menggunakan metode tes. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dengan rumus persentase, kemudian dikategorikan ke dalam rentang skor yang membedakan 3 (tiga) tingkatan kemampuan bermain bola kasti yakni; baik, sedang dan kurang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kemampuan melempar nilai rataratanya adalah 7.54, maka apabila rata-rata nilai tersebut dimasukkan dalam skor terdapat pada kategori baik (> 6,66 – 10), sehingga dapat dikatakan bahwa kemampuan dasar melempar bola kasti siswa kelas III dan kelas IV SD Negeri Ringinanom 2, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang adalah baik. Selanjutnya kemampuan menangkap nilai rata-rata hasil tes adalah 7.40, maka apabila rata-rata nilai tersebut dimasukkan dalam rentang skor terdapat pada kategori baik (>6,66 – 10), sehingga dapat dikatakan bahwa kemampuan dasar menangkap bola kasti siswa kelas III dan kelas IV SD Negeri Ringinanom 2, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang adalah baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan melempar dan menangkap bola kasti siswa kelas III dan kelas IV SD Negeri Ringinanom 2, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang berkategori baik. Kata kunci : Permainan Kasti, Kemampuan Melempar, Kemampuan Menangka

    Photobook Design of Ancient Temples in Magelang Regency

    Full text link
    Indonesia is a country with vast cultural diversity as well as high historical value, due to many historical sites found in various regions including Magelang Regency, Central Java. Beside the largest temple called Borobudur, there are also several others scattered on all places of Magelang. These temples are not yet exposed to the world, namely Lumbung, Asu, Pendem, Gunung Sari, Gunung Wukir, Losari, and any other temples. These temples become the cultural heritage with its own beauty and high historical values with different functions and objectives from each other. The existence of these temples need to be preserved because of its use for science, education, religion and any other aspects. Government Tourism Office have already made an effort in the publication through websites, brochures, and magazines. After analyzing the publication, there are shortcomings in the delivery of the publication through the media. Therefore, to provide historical information and documentation of the temples in Magelang as historical evidence there is a need for putting more effort. The survey was done by the author through questionnaire and interview, the author concludes to use photobook as media to convey the information about these temples and to use photos to document these temples. Keywords Photobook, Ancient Temples, Magelang Regenc

    WEDDING RESORT HOTEL DI KETEP MAGELANG

    Get PDF
    Kota Magelang memiliki potensi sejarah serta kondisi alam yang masih asri. Potensi Wisata di Kota Magelang mulai makin berkembang dan terdapat bermacam-macam objek pariwisata yang tersebar baik di Kota maupun Kabupaten Magelang. Suasana Kabupaten Magelang yang masih sebagian berupa alam dapat menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan untuk berkunjung. Area pegunungan dan perbukitan mengelilingi Kabupaten Magelang. Tempat-tempat wisata mulai bermunculan, mulai dari wisata berciri historis hingga ke wisata alam rekreasi mulai memanfaatkan area pegunungan di Kabupaten Magelang. Kawasan Ketep Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang menjadi daya tarik kedua di Kabupaten Magelang setelah adanya Kawasan Wisata Candi Borobudur. Kecamatan Sawangan adalah salah satu wilayah di Kabupaten Magelang yang memiliki pesona wisata pemandangan alam yang menarik perhatian wisatawan. Dengan adanya Ketep Pass, Kecamatan Sawangan dapat menarik wisatawan berkunjung yang tidak kalah dari Candi Borobudur. Seiring dengan berkembangnya sektor pariwisata sudah seharusnya diimbangi oleh perkembangan sektor penginapan/perhotelan yang memiliki kelas “bintang”. Hal itu disebabkan oleh wisatawan yang berkunjung tidak hanya dari domestik saja namun juga mancanegara. Kolaborasi antara sektor alam dan akomodasi berupa penginapan dapat dipadukan menjadi satu. Perencanaan dan perancangan sarana akomodasi penginapan yang memiliki fasilitas lengkap dengan menawarkan pemandangan area pegunungan berupa Hotel Resort di Kawasan Wisata Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Adanya objek lain yang dapat menarik wisatawan berkunjung ke Hotel Resort sangat diperlukan. Dengan potensi alam yang baik dan memiliki view ke gunung-gunung yang mengelilingi Kec. Sawangan, maka objek wisata lain yang dipilih ialah wedding chapel/area pernikahan. Area pernikahan/wedding chapel tersebut dapat dapat digunakan untuk acara pernikahan secara outdoor maupun dapat dikunjungi oleh wisatawan umum
    corecore