2,203 research outputs found
Invariance of Poisson measures under random transformations
We prove that Poisson measures are invariant under (random) intensity
preserving transformations whose finite difference gradient satisfies a cyclic
vanishing condition. The proof relies on moment identities of independent
interest for adapted and anticipating Poisson stochastic integrals, and is
inspired by the method applied in [22] on the Wiener space, although the
corresponding algebra is more complex than in the Wiener case. The examples of
application include transformations conditioned by random sets such as the
convex hull of a Poisson random measure
Implementasi Metode Simple Additive Weighting Untuk Perkembangan Anak Pada Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Tq. Bunayya Di Kelurahan Penggilingan Jakarta Timur
Penelitian perkembangan anak pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah penelitian yang dilakukanterhadap perkembangan anak dengan rentang usia 3 sd 6 tahun. Penelitian ini dilakukan oleh Tim Peneliti dariProgram Studi Teknik Informatika, Universitas Muhammadiyah Jakarta kepada anak-anak yang berada padaPAUD di RW 10 wilayah Kelurahan Penggilingan, Jakarta Tmur yaitu TQ. Bunayya. Perkembangan(development) adalah pertambahan kemampuan struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dengan kriteriaberupa perkembangan gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa, serta sosialisasi dan kemandirian. Deteksidini perkembangan anak pada penelitian ini menggunakan formulir Kuesioner Pra Skrining Perkembangan(KPSP) dengan tahap awal sosialisasi dan dilanjutkan dengan observasi pada PAUD yang dilakukan oleh guruPAUD didampingi orang tua anak dengan mengajukan pertanyaan dan instruksi kepada anak murid PAUD sesuaiyang tertera pada formulir KPSP menurut usia anak. Setelah didapatkan hasil, Tim Peneliti melakukanpengolahan data berdasarkan kriteria yang sudah ditetapkan yaitu gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa,serta sosialisasi dan kemandirian. Pengolahan data menggunakan metode Simple Additive Weighting untukkemudian dilakukan perankingan yang memberikan rekomendasi perkembangan anak pada PAUD. Dari hasilpenelitian ini didapatkan hasil bahwa anak pada TQ. Bunayya terdapat 9 anak yang memiliki ranking / preferensiperkembangan anak yang baik (0.9 – 1) sementara ada 4 anak yang memiliki ranking / preferensi perkembangananak yang kurang baik (0.7 – 0.8). Diharapkan dengan adanya penelitian ini, PAUD yang memiliki anak didikdengan perkembangan yang kurang baik akan cepat diketahui dan ditindaklanjuti oleh pihak terkait yaitu gurudan orang tua dengan pemberian intervensi dan stimulus kepada perkembangan anak
Perancangan Sistem Pakar Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Berbasis Multimedia
Upaya pemantauan tumbuh kembang Balita dan anak prasekolah merupakan tindakan skrining (USAha untuk mengidentifikasi penyakit atau kelainan secara klinis belum jelas dengan menggunakan test, pemeriksaan atau prosedur tertentu yang dapat digunakan secara cepat untuk membedakan orang-orang yang kelihatannya sehat tetapi sesunguhnya menderita suatu kelainan) atau deteksi secara dini (terutama sebelum berumur 3 tahun) atas adanya penyimpangan termasuk tindak lanjut terhadap keluhan orang tua terkait masalah pertumbuhan dan perkembangan Balita dan anak prasekolah, kemudian penemuan dini serta intervensi dini terhadap penyimpangan kasus tumbuh kembang akan memberikan hasil yang lebih baik. Berdasarkan hal tersebut, maka dibuatlah sistem pakar berbasis multimedia ini untuk membantu para tenaga kesehatan, kader dan terutama orang tua agar memiliki pemahaman yang benar dan cepat dalam mendiagnosa keterlambatan perkembangan Balita. Dengan demikian apabila ditemukan penyimpangan dapat segera diberikan stimulasi secara cepat, tepat dan akurat. Sistem menggunakan acuan KPSP untuk memperoleh data uji. Data survey tersebut digunakan sebagai knowledge dan pembelajaran sistem yang nantinya dapat memberikan suatu keputusan tentang kondisi Balita. Metode ini menerapkan serangkaian aturan (rule) yang dapat mengambil keputusan dari data uji yang ada dengan akurasi tertentu. Hasil akhir dari penelitian ini berupa prototype sistem pakar untuk melakukan skrining tumbuh kembang Balita dan anak pra sekolah yang berbasis multimedia dengan acuan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) beserta saran yang sesuai dengan hasil skrining. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prototipe sistem pakar ini mampu membantu orang tua untuk memahami isi kuesioner dengan lebih baik dan dapat melakukan skrinig secara lebih akurat.Kata Kunci— Tumbuh Kembang Balita dan Anak, KPSP, Multimedi
Pendidikan Kesehatan Deteksi Dini Tumbuh Kembang pada Anak di Paud Lab School UNPGRI Kediri
Perkembangan anak usia dini memegang peranan yang sangat penting dalam perkembangan seorang individu. Agar seorang anak memiliki perkembangan yang baik, maka perlu ada deteksi dini tumbuh kembang anak yang memiliki tujuan tercapainya optimalisasi perkembangan seorang anak. Sangat disayangkan masih sedikit orang tua yang memiliki kesadaran untuk melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak ini. Melalui metode penyuluhan tentang deteksi dini tumbuh kembang anak orang tua diharapkan memiliki kesadaran dan keahlian dalam melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan pertumbuhan status gizi ( 87,5 % ), lingkar kepala ( 100 % ), perkembangan menggunakan KPSP dengan hasil ( 100 %), perkembangan mental emosional ( 77,8 % ), tes daya dengar ( 100% ), tes daya lihat ( 100 % ) bahwa pasca penyuluhan, orang tua dan guru memiliki kesadaran yang lebih baik tentang pentingya melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak sebagai upaya optimalisasi perkembangan anak
Analisis Variabilitas Genetik Rigidoporus Microporus (Jamur Akar Putih) pada Karet dengan Teknik PCR-RFLP Fragment ITS
The eleven isolates studied fell into two groups, which showed that the fungus did not have high genetic variability. Isolates from diseased rubber trees in shorter vicinities, which were due to pathogen's vegetative spread through root contact, have close genetic relationship. Meanwhile isolates from far apart trees, either in one estate or from different islands, does not necessarily have distant genetic relationship. It might be due to the fact that long distance dispersal of the disease could also due to rhizomorph contaminating rubber stumps. PCR-RFLP Fragment ITS Techniques can be applied to study genetic relationship of Rigidoporus microporus isolates. It is expected that the technique will be applied with more isolates from different provinces by using additional different restriction enzymes.Kesebelas isolat yang diteliti terbagi ke dalam dua kelompok, yang menunjukkan bahwa jamur ini tidak mempunyai variabilitas genetik yang tinggi. Isolat-isolat dari pohon karet sakit yang letaknya berdekatan, yang terjadi karena penularan vegetatif melalui kontak akar, mempunyai hubungan kekerabatan genetik yang erat. Isolat-isolat dari pohon karet sakit yang berjauhan, baik dalam satu kebun maupun dari pulau lain, tidak selalu mempunyai hubungan kekerabatan genetik yang jauh. Ini dapat disebabkan karena adanya penyebaran penyakit jarak jauh secara vegetatif dengan terbawanya rizomorf pada akar stump. Teknik PCR-RFLP Fragment ITS dapat dimanfaatkan untuk penelitian kekerabatan Rigidoporus microporus. Pemakaiannya perlu diperluas dengan pengumpulan isolat yang lebih tersebar, dengan memakai enzim restriksi yang lebih banyak
Modul Perkembangan Anak "Aku Pasti Bisa‟
Peran orangtua khususnya ibu sangat penting bagi perkembangan tumbuh kembang anak. Orangtua akan menjadi penentu anak agar dapat melalui tahap-tahap perkembangannya dengan sempurna. Oleh karena itu, sangat penting bagi orangtua tahu mengenai perkembangan anak sejak dini sehingga anak akan dapat belajar dan bertumbuh kembang secara positif. Pelatihan pada setiap aspek perkembangan anak sangat penting yang meliputi aspek kognitif, bahasa, psikomotorik, emosi dan social. Modul pelatihan ini disusun sebagai panduan orangtua yang diharapkan dapat menjadikan salah satu usaha untuk mengetahui perkembangan anak dari usia dini hingga tahap-tahap perkembangan anak selanjutnya. Pelatihan dengan judul “ Aku Pasti Bisa”, yang mana setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan memiliki pengetahuan mengenai tahap-tahap perkembangan anak.
Orantua dan msyarakat, sebagai agent of change bagi terbentuknya tumbuh kembang anak secara positif diharapkan bias benar-benar memahami bahwa dalam perkembangan anak, anak sangan penting mendapatkan stimulasi yang sesuai sehingga anak-anak dapat melalui tahap-tahap perkembangannya dengan sempurna. Kerjasama sinergi dari berbagai pihak dalam lingkungan dimana anak tinggal diharapkan menjadi bagian integral yang bersama-sama disadari dan diwujudkan demi perkembangan anak. Semoga modul ini dapat menjadi paduan sistemastis bagi trainer dan dapat menambah ketrampilan mahasiswa Psikologi UAD dalam menerapkan ilmu psikologi khususnya psikologi perkembangan
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Bermain Dengan Perkembangan Motorik Kasar Pada Anak Toddler (1-3 Tahun) Di Posyandu Desa Suruhkalang Karanganyar
Motorik kasar dipengaruhi oleh kematangan anak sebagai awal dari kecerdasan dan emosi sosial anak khususnya anak toddler. Banyaknya negara yang mengalami masalah perkembangan seperti keterlambatan motorik akan menyebabkan menurunnya kreatifitas anak dalam beradaptasi serta kurangnya pemahaman orang tua tentang bermain. Faktor pengetahuan orang tua tentang bermain dapat mempengaruhi perkembangan motorik anak, terutama motorik kasar. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang bermain dengan perkembangan motorik kasar pada anak toddler di posyandu desa Suruhkalang Karanganyar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak usia toddler (1-3 tahun) di posyandu desa Suruhkalang berjumlah 216 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling sehingga didapatkan 68 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan tentang bermain dan penilaian perkembangan motorik kasar menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Alat analisis menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian pengetahuan ibu tentang bermain diketahui 22,1% (15 ibu) dengan pengetahuan tinggi dan 77,9% (53 ibu) dengan pengetahuan rendah. Berdasarkan
penilaian KPSP diketahui 80% (12 anak toddler) perkembangan motorik kasar sesuai, 20% (3 anak toddler) perkembangan motorik kasar kurang sesuai. 58,8% (31 anak toddler) perkembangan motorik kasar sesuai, dan 41,5% (22 anak toddler) perkembangan motorik kasar kurang sesuai. Hasil analisis bivariat diketahui nilai OR= 2,839 dan nilai p-value = 0,222, dimana p-value > 0,05. Sehingga hasil analisis tersebut disimpulkan tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu tentang bermain dengan perkembangan motorik kasar pada anak toddler di posyandu desa Suruhkalang Karanganyar
- …
