84,371 research outputs found

    Effects of the Jigsaw and Teams Game Tournament (TGT) Cooperative Learning on the Learning Motivation and Mathematical Skills of Junior High School Students

    Get PDF
    This study aims to: 1) describe the effectiveness of the jigsaw and TGT cooperative learning in the learning motivation and mathematical skills of junior high school (JHS) students, and 2) investigate the significant difference in the learning motivation and mathematical skills between the JHS students learning through the jigsaw cooperative learning and those learning through the TGT cooperative learning. This study was a quasi-experimental study using the non-equivalent pretest and posttest group design. This study involved two experimental classes. The research population comprised Year VII students of SMP Pembangunan Piyungan and the research sample consisted of two classes selected from all Year VII groups, with Year VII.A receiving a treatment of the jigsaw cooperative learning and Year VII.B receiving a treatment of the TGT cooperative learning. The instruments consisted of a test, i.e. a mathematical skill test, and a non-test, i.e. a questionnaire of mathematics learning motivation. To investigate the effectiveness of the jigsaw and TGT cooperative learning in the learning motivation and mathematical skills of JHS students, the data were analyzed using the one sample test. To investigate the significant difference in the learning motivation and mathematical skills between the students learning through the jigsaw cooperative learning and those learning through the TGT cooperative learning, the data were analyzed using the T2 Hotelling. To compare the effectiveness of the jigsaw and TGT cooperative learning in the learning motivation and mathematical skills of the students, the data were analyzed using the t-test. The normality was tested using the univariate approach, namely the Kolmogorov Smirnov, the homogeneity using the Box' M test, and the equivalence of the variance-covariance matrix using the Levene's test. The results of the study show that: 1) the jigsaw cooperative learning is effective for the JHS students’ mathematical skills and mathematics learning motivation; 2) the TGT cooperative learning is effective for the JHS students’ mathematical skills and mathematics learning motivation; 3) there is a difference in the effectiveness of the jigsaw and TGT cooperative learning in the JHS students’ mathematical skills and mathematics learning motivation; 4) the jigsaw cooperative learning method is more effective than the TGT cooperative learning method for the JHS students’ mathematics learning motivation; and 5) the jigsaw cooperative learning method is more effective than the TGT cooperative learning method for the JHS students’ mathematical skills. Keyword: Cooperative Learning, Jigsaw, Teams Game Turnament, Learning Motivation, Mathematics Skill

    Teaching Reading Comprehension Using Jigsaw System

    Full text link
    Penelitian tentang pengajaran ?óÔé¼?£reading comprehension using jigsaw system?óÔé¼Ôäó ini bertujuanuntuk menunjukan keuntungan dari penggunaan ?óÔé¼?£jigsaw system?óÔé¼Ôäó dalam pengajaran ?óÔé¼?£readingcomprehension?óÔé¼Ôäó. Data penelitian diambil dari siswa kelas XI IPS 1 SMAN 1 Randudongkal.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada peningkatan kemampuan ?óÔé¼?£rading comprehension?óÔé¼Ôäósiswa kelas XI IPS1 SMAN 1 Randudongkal setelah diajar dengan ?óÔé¼?£jigsaw system?óÔé¼Ôäó

    PERBEDAAN KEMAMPUAN KOGNITIF DAN KETERAMPILAN KOOPERATIF DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL JIGSAW DAN COOPERATIV SCRIPT SISWA KELAS VIII MTS MUHAMMADIYAH 1 MALANG

    Get PDF
    Cooperative learning is a study which focused on cooperation among students to reach learning goal. Cooperative learning with Jigsaw Model and Cooperative Script were two cooperative learning model which had many characteristic similarity. The characteristic similarity became background of study. Statement of problems in the research was whether any different of cognitive ability and cooperative skill of students using cooperative learning with Jigsaw model and cooperative script. \ud The research had three purposes, the first was to find out whether any different of cognitive ability using jigsaw model and cooperative script. The second was to find out whether any different in students cooperative skill using Jigsaw model and cooperative script. The third was students perception to the cooperative learning. \ud The research used was quasi-experiment using two group research pretest and posttest design. Population were students of VIIIA, VIIIB, and VIIIC degree Islamic School (MTs) Muhammadiyah I Malang. Samples used were two class taken by random sampling technique. \ud They were VIIIB as cooperative learning jigsaw model class, VIIIC as cooperative learning cooperative script model class. Data collected were analyzed using normality and homogeneity test, data then analyzed by t-test differential test. \ud The research showed that there were difference among cognitive ability and cooperative skill of students taught by cooperative learning jigsaw model and cooperative script. It was proven from t-test with t-count = 2,16 > t-table = 2,04 for cognitive ability data. Cooperative skill data analysis found t-count 4,54>t-table = 2,04. Data analysis showed that cognitive ability and cooperative skill taught by jigsaw model was better than students taught by cooperative script. \ud Students responds about cooperative learning Jigsaw model with most answers were agree to the statement in the questionnaire with percentage 79%, and 75,27 % in cooperative script for agree answer

    PENGARUH METODE PEMBELAJARAN JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MESIN OPERASI DASAR ( MMOD ) DI SMKN 2 WONOSARI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hasil belajar Menggunakan Mesin Operasi Dasar (MMOD) dengan menggunakan metode pembelajaran Jigsaw dan metode pembelajaran konvensional kelas X Pemesinan di SMKN 2 Wonosari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode eksperiment yang pelaksanaannya menggunakan metode Quasi Eksperiment dengan desain Nonquivalent Control Group Design. Penelitian dilakukan di SMKN 2 Wonosari kelas X Pemesinan dengan kelas XMA sebagai kelas kontrol (metode Konvensional), XMC sebagai kelas Eksperimen (metode Jigsaw) pada pembelajaran Menggunakan Mesin Operasi Dasar (MMOD). Hasil pembelajaran pada kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional dalam pembelajarannya memperoleh hasil yang kurang memuaskan karena nilai rata- rata kelas 68,875 di bawah KKM yang bernilai 70. Nilai tengah kelas adalah 68. Nilai terbanyak yang diperoleh 68, kemudian nilai terendah 48 tertinggi 92. Hasil pembelajaran pada kelas Eksperimen yang menggunakan metode Jigsaw dalam pembelajarannya memperoleh hasil yang memuaskan karena nilai rata- rata kelas 72,75, nilai ini di atas KKM yang bernilai 70. Nilai tengah kelas adalah 72. Nilai terbayak yang diperoleh 72. Dengan demikian pembelajaran Menggunakan metode Jigsaw efektif pada pembelajaran menggunakan Mesin Operasi Dasar (MMOD). Pencapaian itu dapat dilihat dari nilai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) yaitu 70, rata- rata hasil belajar kelas eksperimen 72,75. Pencapaian nilai rata- rata kelas eksperimen lebih tinggi dari Kriteria Ketuntasan Minimum yang ditetapkan, sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa metode pembelajaran Jigsaw efektif digunakan pada pembelajaran Menggunakan Mesin Operasi Dasar (MMOD). Perhitungan yang digunakan menggunakan uji- t menunjukan bahwa ttabel < thitung (2,5062 < 2,040). Dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran Jigsaw berpengaruh pada hasil belajar peserta didik karena adanyanya perbedaan kelas Kontrol dan kelas Eksperimen

    PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW TERHADAP PRESTASI BELAJAR KOMPETENSI DASAR TRANSMISI OTOMATIS SISWA KELAS XI PROGRAM STUDI TEKNIK OTOMOTIF SMK NEGERI 2 KEBUMEN

    Get PDF
    Model pembelajaran jigsaw merupakan sebuah teknik yang dipakai secara luas yang memiliki kesamaan dengan teknik pertukaran dari kelompok kelompok dengan setiap peserta didik mengajarkans esuatu. Penerapan model pembelajaran jigsaw di dalam kelas diharapkan akan berpengaruh terhadap prestasi belajar kompetensi dasar memelihara transmisi otomatis siswa kelas XI Program Studi Teknik Otomotif SMK Negeri 2 Kebumen. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui prestasi belajar pada penerapan model pembelajaran jigsaw pada peserta didik kompetensi dasar memelihara transmisi otomatis Program Studi Teknik Otomotif SMK Negeri 2 Kebumen; dan (2) untuk mengetahui bagaimana prestasi belajar kompetensi dasar memelihara transmisi otomatis siswa pada kelas dengan penerapan model pembelajaran jigsaw (kelas eksperimen) dibandingkan dengan kelas pada penerapan pembelajaran ceramah (kelas kontrol). Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI program Studi Teknik Otomotif SMK Negeri 2 Kebumen tahun ajaran 2010/2011 sebanyak 144 siswa yang terbagi menjadi 4 kelas dan setiap kelas terdiri dari 36 siswa. Sampel penelitian diambil dengan teknik random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 2 kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian inia dalah dengan menggunakan tes.Validasi instrumen penelitian ini melalui pendapat ahli (expert judgement) dan analisis butir soal untuk kelas uji coba.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan dengan jenis kuasi eksperimen dengan desain non equivalent control group design.Teknik analisis data yang digunakan untuk menganalisis data hasil penelitian adalah uji-t satu pihak yaitu pihak kanan dengan taraf kesalahan yang ditentukansebesar 5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan prestasi belajar kelas yang diberikan model pembelajaran jigsaw (kelas eksperimen) lebih tinggi dibandingkan kelas yang diberikan model pembelajaran ceramah (kelas kontrol). Hal tersebut dibuktikan dengan hasil t hitung> t tabelyaitu 15,086 > 1,69. Prestasi belajar siswa kelas yang diajar menggunakan model pembelajaran jigsaw lebihtinggi 10,08% dibandingkan dengan kelas yang diajar menggunakan model pembelajaran ceramah

    Developing National Character Through Mathematics Instruction Via Mathematics Instruction With Problem-Based Learning In Jigsaw Typed Cooperative Setting

    Get PDF
    National character which is the goal of national education is the intelligent character based on the value of faith, piousness, and noble qualities. Mathematics instruction oriented towards the development of learners’ potential most strategically contributes to the accomplishment of the goal. One of learning alternatives which can develop national character is mathematics instruction with problem based learning (PBL) in Jigsaw typed cooperative setting. Key words: problem-based, Jigsaw, characte

    PENGARUH METODE JIGSAW TERHADAP PRESTASI BELAJAR LAS DASAR PADA KOMPETENSI DASAR PEMILIHAN, PENGESETAN MESIN LAS DAN ELEKTRODA DI SMK N 2 KLATEN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mengetahui pengaruh metode jigsaw terhadap keaktifan belajar dan prestasi belajar pelajaran las dasar pada kompetensi dasar pemilihan, pengesetan mesin las dan elektroda dengan menggunakan metode kooperatif model jigsaw di SMK Negeri 2 Klaten; (2) Mengetahui keaktifan siswa pembelajaran pengelasan dasar dengan menggunakan motode pembelajaran kooperatif model jigsaw;dan (3) Mengetahui perbedaan hasil belajar kelompok kontrol dan kelompok eksperimental dengan model pembelajaran jigsaw pada mata pelajaran pengelasan dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen jenis quasi experiment. Penelitian dilakukan di SMK Negeri 2 Klaten dengan Kelas 2 Teknik Mesin (2MA) sebagai kelompok eksperimen dan Kelas 2 Teknik Mesin 2 (2MB) sebagai kelompok kontrol. Kelas 2MA sebagai kelompok eksperimen mengalami perlakuan dengan menggunakan metode pembelajaran cooperative learning model jigsaw dalam kegiatan belajar mengajarnya. Pelaksanaan metode jigsaw di kelas eksperimen dibagi menjadi kelompok asal dan kelompok ahli pada proses pembelajaran. Kelas 2MB sebagai kelompok kontrol tetap menggunakan metode pembelajaran ceramah dan tanya jawab dalam kegiatan belajar mengajarnya. Instrumen yang digunakan adalah soal pilihan ganda dan lembar observasi. Analisis data yang digunakan adalah perhitungan mean, modus, median dan uji komparasi dengan uji t. Hasil penelitian ini adalah: (1) Keaktifan siswa kelas eksperimen model jigsaw 90% siswa sangat aktif dalam proses kegiatan pembelajaran. (2) Hasil belajar pada kelompok eksperimen yang menggunakan pembelajaran model jigsaw memperoleh nilai rata-rata 87,7. Nilai terbanyak yang diperoleh adalah pada pada skor/nilai 88. Nilai tengah dari data tersebut adalah pada skor/nilai 88. Nilai tertinggi 98, sedangkan nilai terendahnya 78; dan, (3) Perbedaan hasil belajar dihitung dengan uji beda t yang menghasilkan thitung < ttabel = 0.15616 < 1,990, jadi perhitungan menyatakan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelompok eksperimental dengan menggunakan pembelajaran model jigsaw dan kelompok kontrol dengan menggunakan pembelajaran ceramah konvensional

    Developing National Character Through Mathematics Instruction Via Mathematics Instruction With Problem-Based Learning In Jigsaw Typed Cooperative Setting

    Get PDF
    National character which is the goal of national education is the intelligent character based on the value of faith, piousness, and noble qualities. Mathematics instruction oriented towards the development of learners’ potential most strategically contributes to the accomplishment of the goal. One of learning alternatives which can develop national character is mathematics instruction with problem based learning (PBL) in Jigsaw typed cooperative setting. Key words: problem-based, Jigsaw, characte
    corecore