205,949 research outputs found
Integrasi realiti terimbuh (AR) dalam aktiviti mewarna
Mewarna merupakan salah satu kaedah pembelajaran yang digunakan untuk meningkatkan kemahiaran psikomotor dan kreativiti kanak-kanak. Namun begitu, kandungan yang disediakan di dalam buku mewarna adalah bersifat statik dan tidak menyediakan elemen-elemen dinamik seperti interaktiviti. Kanak-kanak mudah merasa bosan kerana tiada interaksi dua hala yang berlaku antara mereka dan karakter ketika proses mewarna dilakukan. Sebagai penambahbaikan terhadap permasalahan tersebut, satu aplikasi mewarna yang dinamakan Dr Bubble Coloring AR dibangunkan. Aplikasi ini menggunakan teknik realiti terimbuh (AR) yang diintegrasikan ke dalam aplikasi mewarna. Imej yang diwarnakan menjadi penanda untuk diimbas oleh peranti mudah alih lalu dipaparkan secara maya dalam bentuk tiga dimensi (3D). Aplikasi ini menyediakan bebutang interaksi bagi membolehkan pengguna berinteraksi dengan karakter serta mengesan objek yang diwarnakan di dalam buku mewarna. Secara keseluruhan, 75% responden sangat bersetuju aplikasi ini menarik dan menyeronokkan, manakala 84% responden sangat bersetuju keseluruhan aplikasi ini berfungsi dengan baik dan sempurna
DAMPAK INTEGRASI EKONOMI ASIA TENGGARA 2015 BAGI INDONESIA (Suatu Implementasi Kerangka Kerja Global Trade Analysis Project)
ABSTRAK
Dengan disepakatinya cetak biru integrasi ASEAN 2015 pada bulan
November 2007 di Singapura menandakan dipercepatnya integrasi ekonomi dan
keuangan ASEAN yang pada mulanya akan dilakukan pada tahun 2020.
Penyatuan kawasan ASEAN melalui integrasi ekonomi secara penuh tentunya
akan berdampak besar baik dari sektor ekonomi maupun keuangan. Keberadaan
integrasi ekonomi ASEAN semestinya akan memberikan peningkatan
perekonomian (trade creation) bagi region yang terlibat di dalamnya. Akan tetapi,
dengan melihat hasil temuan dan kriteria OCA yang belum mendukung bagi
ASEAN untuk melakukan integrasi ekonomi telah menimbulkan kekhawatiran
bahwa integrasi ekonomi malah tidak akan menguntungkan bagi ASEAN itu
sendiri . Begitu pula bagi Indonesia, dengan potensi penduduk dan sumber daya
yang besar temyata tidak menjadikan perekonomian Indonesia sebagai negara
terdepan di ASEAN mengingat daya saing Indonesia hanya pada peringkat ke
empat di antara negara-negara ASEAN dan hanya peringkat kelima dalam GDP
per kapita. Untuk itu, dengan potensi yang ada akankah integrasi ekonomi
ASEAN mampu memberikan manfaat bagi Indonesia atau malah tidak
memberikan manfaat apapun mengingat posisi daya saing dan GDP per kapita
Indonesia yang hanya di atas Filipina dan masih di bawah Thailand.
Untuk menganalisis pengaruh integrasi ekonomi ASEAN 2015 terhadap
beberapa region dan secara khusus terhadap perekonomian Indonesia, penelitian
ini menggunakan model Global Trade Analysis Project (GTAP). Dengan database
GTAP versi 6 yang mempunyai tahun dasar 2001 dan terdiri dari 57 sektor
komoditas dan 87 regionlnegara, penelitian ini melakukan agregasi data atas
database yang ada dengan mengelompokkannya menjadi 7 sektor dan 6 region
yang kemudian menamakannya dengan model IASE 7X6.
Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa integrasi
ekonomi ASEAN 2015 berdampak positif pada perekonomian Indonesia dan
ASEAN baik dari sisi makroekonomi maupun dari sisi kondisi persaingan antar
region yang terlihat dari penerimaan regional, kondisi alokasi investasi dan
komposisi perdagangan internasional . Penurunan kemampuan industri di masingmasing
region di beberapa sektor dalam menghasilkan output yang berimbas pada
turunnya penjualan domestik merupakan gambaran salah satu dampak dari
integrasi ekonomi ASEAN 2015 dari sisi sektor barang yang dapat
diperdagangkan . Dari sisi sektor barang modal industri (non traded), Indonesia
dan ASEAN mengalami kenaikan dalam output sektor barang modal, harga
barang investasi dan tingkat sewa modal, sedangkan region lainnya mengalami
penurunan. Dari sisi sektor barang modal ini dapat diketahui bahwa adanya
integrasi ekonomi ASEAN 2015 menjadikan aktivitas ekonomi di Indonesia dan
ASEAN lebih bergairah dibandingkan region lainnya .
Kata kunci: Integrasi
Ekonomi
ASEAN
2015,
GTAP,
Makroekonomi,
Perdagangan, Investas
Konsep Integrasi Ilmu Ghoyah (Tujuan) Dan Ilmu Wasilah (Sarana) Dalam Kurikulum Pendidikan Di Sekolah (Studi Kasus Di Sma Al‐Irsyad Al‐Islamiyyah Cilacap Tahun 2012‐2013)
Studi dalam penelitian ini adalah mengenai konsep integrasi ilmu ghoyah (tujuan) dan ilmu wasilah (sarana) dalam kurikulum pendidikan di sekolah. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi
konsep integrasi ilmu ghoyah dan ilmu wasilah yang diterapkan di SMA Al‐Irsyad Al‐Islamiyyah Cilacap, dan mengidentifikasi problem utama dan solusi yang harus
dilakukan dalam implementasi integrasi ilmu ghoyah dan ilmu sarana di SMA Al‐Irsyad Al‐Islamiyyah Cilacap.
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang merupakan studi kasus di SMA Al‐Irsyad Al‐Islamiyyah Cilacap. Data yang tertulis berupa buku, dokumen dan majalah yang berkaitan dengan
konsep pengintegrasian ilmu ghoyah dan ilmu wasilah. Sedangkan data yang tidak tertulis didapat dari SMA Al‐Irsyad Al‐Islamiyyah Cilacap. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, dokumentasi dan wawancara yang
dianalisis dalam bentuk verbal dengan interpretasi koherensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi ilmu ghoyah dan ilmu wasilah yang diterapkan di SMA Al‐Irsyad Al‐Islamiyyah Cilacap ada beberapa bentuk yaitu, integrasi ilmu ghoyah dan ilmu wasilah dalam penyusunan
perangkat pembelajaran, pelaksanaan KBM, kegiatan ekstrakurikuler dan kegiatan lainnya. Menurut analisis peneliti, ada beberapa hal yang dapat membantu berjalannya proses integrasi ilmu ghoyah dan ilmu wasilah dalam
beberapa kegiatan di atas, diantaranya adalah: 1. Pengetahuan dan kemampuan guru dalam menerapkan konsep integrasi ilmu ghoyah dan ilmu wasilah. 2. Adanya kerjasama antara guru dan orangtua dalam megawasi kegiatan peserta
didik di luar sekolah
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBEBASAN LAHAN UNTUK PEMBANGUNAN BANDARA KEDIRI (STUDI DI DESA GROGOL KABUPATEN KEDIRI)
This research examines community participation in land acquisition for the construction of Kediri Airport. Study in Grogol Village, Kediri Regency. This research was conducted to find out how the Grogol Village community participated in land acquisition for the construction of the Kediri airport. This research method uses a qualitative research method with a phenomenological research type. The technique for determining subjects in this research uses techniquespurposive sampling which determines the research sample through criteria. These criteria include people who take part in socialization or public consultation, are selected based on the size of their land, and have lived for more than 10 years. Data collection methods use observation, interviews and documentation. The data analysis technique uses data analysis proposed by Smith with a modelInterpretative Phenomenological Analysis. The results of this research resulted in the finding that the form of participation carried out by the Grogol Village community was participation in decision making, participation in implementation, problem solving, and participation in land acquisition. To analyze this research, the researcher used Max Weber's theory of social action, where in taking action, the community participates in considerations that are made to achieve goals
Konstruksi Keilmuan Integrasi-Interkoneksi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta
Skripsi ini membahas konstruksi keilmuan integrasi- interkoneksi
Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kajiannya
dilatarbelakangi oleh problem epistemologi pendidikan Islam dikotomik yang
sudah menyejarah dan makin menjangkit ke hampir semua lembaga pendidikan
Islam yang ada saat ini. Studi ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan
bagaimana konstruksi keilmuan integrasi- interkoneksi Universitas Islam Negeri
(UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta? Permasalahan tersebut dibahas melalui studi
pustaka (library research). Untuk sumber data diperoleh dari literatur atau buku
yang terkait dengan paradigma keilmuan integrasi- interkoneksi UIN Sunan
Kalijaga Yogyakarta melalui studi pustaka.. Semua data dianalisis dengan metode
analisis isi (Content Analysis).
Kajian ini menunjukkan bahwa konstruksi keilmuan integrasi- interkoneksi
Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta merupakan
konstruksi keilmuan yang utuh dan masing-masing aspek memiliki peran untuk
saling menguatkan konstruksi keilmuannya. Aspek-aspek dalam konstruksi
keilmuan integrasi- interkoneksi yakni, (1) paradigma integrasi- interkoneksi
sebagai sudut pandang (view lens) bagi setiap pengembangan keilmuan di UIN
Sunan Kalijaga Yogyakarta, sebuah paradigma yang memandang keilmuan
dengan keterpaduan dan kesaling- terkaitan antar berbagai disiplin ilmu. (2)
Kerangka dasar keilmuan menjadi desain (design) setiap pengembangan disiplin
keilmuan yang tergambarkan dalam ilustrasi jaring laba-laba di mana al-Qur’an
dan al-Hadits menjadi pusat pusaran, dan diikuti lapis- lapis berikutnya sebagai
pengembangan keilmuan dari hasil interpretasi al-Qur’an dan al-Hadits dengan
metode hermeneutik. (3) entitas keilmuan yang terdiri dari hadharah an-nash,
hadharah al’ilm, dan hadharah al-falsafah yang dimaknai sebagai peradaban
berkemajuan dan merupakan pilar penyangga (stanchion) setiap disiplin keilmuan
serta menjadi entitas yang harus ada dalam pengembangan ilmu dengan
paradigma integrasi- interkoneksi.(4) Aspek filosofis menjadi fisik dari konstruksi
(body of building) yang terdiri dari; ontologi, epistemologi, dan aksiologi.
Ontologi sebagai pondasi keilmuan (foundation), epistemologi sebagai dinding
yang membentuk ruang keilmuan (wall of building), dan aksiologi sebagai atap
(roof of building) menjadikan ruang dan bangunan keilmuan tersebut bisa
memberi manfaat. (5) Model kajian integrasi- interkoneksi sebagai pintu masuk
(entrance) untuk memasuki ruang konstruksi keilmuan integrasi- interkoneksi UIN
Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Temuan ini memberikan manfaat inspirasi bagi Perguruan Tinggi Islam agar
memiliki konsep dan corak eistemologi keilmuan sendiri sebagai ciri khas dan
yang menjiwai setiap aktivitas keilmuan maupun akademik di Kampusnya. Juga
vii
memberikan stimulus bagi pengembangan khasanah keilmuan Islam nondikotomis
Penerapan Integrasi Metode Pembelajaran Hypnoteaching Dan Multiple Intelligence Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa Pada Mata Kuliah Matematika Ekonomi Di STKIP Persada Khatulistiwa Sintang
Penerapan Integrasi Metode Hypnoteaching dan Multiple Intelligence untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Matematika Ekonomi di STKIP Persada Khatulistiwa Sintang. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah Penerapan Integrasi Metode Hypnoteaching dan Multiple Intelligence untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Teori Ekonomi Mikro? Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan Penerapan Integrasi Metode Hypnoteaching dan Multiple Intelligence untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Matematika Ekonomi di Prodi. Pendidikan Ekonomi STKIP Persada Khatulistiwa Sintang. Hipotesis penelitian ini berbunyi jika Integrasi Metode Hypnoteaching dan Multiple Intelligence diterapkan dengan baik maka akan meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Matematika Ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah quasy experiment dengan desain nonequvalent control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan Integrasi Metode Hypnoteaching dan Multiple Intelligence pada Mata Kuliah Matematika Ekonomi di Prodi. Pendidikan Ekonomi STKIP Persada Khatulistiwa Sintang Sangat Baik sehingga dapat meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Matematika Ekonomi. Indeks Peningkatan sebesar 0,7 masuk dalam kategori peningkatan Tinggi. Signifikansi perbedaan ditunjukkan dengan thitung > ttabel atau 5,716 > 2,060
- …
