51,463 research outputs found

    Peran Kantor Sekretaiat Daerah Bagian Humas Dan Protokol Kota Tegal Dalam Menjalin Hubungan Baik Dengan Media

    Get PDF
    Humas mempunyai peran besar secara fungsional dan operasional dalam upaya untuk mengkomunikasikan informasi/mempublikasikan kebijakan program pemerintah kepada publik internal maupun eksternal tentang kebijakan-kebijakan yang baik dan bermanfaat untuk masyarakat luas, untuk hal itu humas sangat penting menjalin hubungan baik dengan media. Media dapat menyebar luaskan informasi semua kegiatan dan aktivitas yang dilakukan oleh Sekretaiat Daerah Bagian Humas Dan Protokol Kota Tegal menyangkut kebijakan, informasi-informasi atau peraturan pemerintah untuk diketahui oleh masyarakat. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peran kantor sekertariat daerah bagian humas dan protokol kota tegal dalam menjalin hubungan baik dengan media.sebagai mitra kerja humas dalam penyebaran informasi secara luas kepada masyarakat,untuk hal ini humas harus .senantiasa menjaga hubungan baik dengan media. Metode penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan mengunakan data deskriktif yang didapat dari hasil yang muncul dalam keterangan narasumber dari kantor sekretariat daerah bagian humas dan protokol kota tegal serta media dalam upaya menciptakan serta menjalin hubungan baik (Press/media Relation). Hubungan pers (press relations/ media relations) adalah upaya-upaya untuk mencapai publikasi atau penyiaran yang maksimum atas suatu pesan atau informasi humas dalam rangka menciptakan pengetahuan dan pemahaman bagi khalayak dan organisasi atau perusahaan yang bersangkutan. ( M. Linggar Anggoro, 2000: 152). Untuk mencapai hubungan pers yang baik antara kantor sekretariat daerah bagian humas dan protokol kota tegal dan pers perlu dilakukan suatu partisipasi yang aktif dan berkisinambungan,peran humas dapat dilihat dari berbagai kegiatan, diantaranya wawancara pers, kantor sekretariat daerah bagian humas dan protokol kota tegal selalu bersedia memberikan informasi kepada wartawan, jawaban dari humas bersifat normatif sesuai dengan kewenangan humas. Seperti yang dikutip dari hasil wawancara dengan bapak Yono Daryono sebagai Kasubbag Kantor Bagian Humas dan Protokol Kota Tegal. Kantor Bagian Humas dan Protokol Kota Tegal sangat menjalin kedekatan dengan media/wartwan sehingga terbina hubungan baik dengan media.Hubungan Kantor Bagian Humas dan Protokol Kota Tegal sudah relatif baek tetapi ada yang perlu dibenahi dalam menjalin hubungan baik dengan media, kantor Bagian Humas dan Protokol Kota Tegal harus lebih komunikatif dalam penyampaian informasi dengan media.karena jika pihak humas lebih komunikatif maka informasi yang akan diterima oleh masyarakat akan lebih akan lebih baik. Untuk kedepanya diharapkan hubungan anatara Kantor Bagian Humas dan Protokol Kota Tegal harus terjalin lebih baik,karena informasi mengenai kebijakan, kegiatan pemerintah Kota Tegal harus tetap disajikan kepada masyarakat demi kepentingan masyarakat secara lua

    PERAN HUMAS KOPERASI SIMPAN PINJAM JASA (KOSPIN JASA) PEKALONGAN DALAM MENJALIN MEDIA RELATIONS

    Get PDF
    Media merupakan alat pendukung atau media kerjasama baik untuk kepentingan publikasi, maupun untuk publisitas berbagai kegiatan program kerja suatu organisasi atau perusahaan. Selain itu media juga berfungsi untuk kelancaran aktivitas komunikasi Humas dengan publiknya. Pengelolaan media relations yang dilakukan oleh Humas akan mempengaruhi opini publik terhadap perusahaan. Hal tersebut yang menjadi alasan dilakukanya penelitian mengenai Peran Humas Koperasi Simpan Pinjam Jasa (Kospin Jasa) Pekalongan Dalam Menjalin Media Realtions. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Humas dalam menjalin media relations. Tipe penelitian yang digunakan adalah deskriptif, dengan alat pengumpulan data berupa interview guide. Narasumber dalam penelitian ini ialah Humas Kospin Jasa Pekalongan dan Wartawan Surat Kabar Suara Merdeka. Bentuk analisis dilakukan secara kualitatif. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa Humas Kospin Jasa sadar akan pentingnya keberadaan media dalam perusahaan yang diwakilinya. Oleh karena itu Humas melakukan kerjasama dengan media cetak dan elektronik, baik lokal maupun nasional. Dalam kegiatan di Kospin Jasa media sering dilibatkan, seperti kegiatan sosial dan hari jadi Kospin Jasa. Untuk menjaga agar hubungan yang dijalin dengan media dapat tetap harmonis, Humas senantiasa memahami dan melayani media sebagai rekan kerja yang bertugas untuk mencari informasi atau berita yang dibutuhkan. Humas menjadi orang yang dapat dipercaya dengan memberikan informasi secara apa adaya kepada awak media. Humas senantiasa berupaya untuk memberikan fasilitas kepada awak media seperti, tempat khusus untuk peliputan dan fasilitas verifikasi. Humas juga menyelenggarakan kegiatan yang berkaitan dengan media seperti: konfrensi pers, wawancara, taklimat pers, resepsi pers dan press gathering, serta kegiatan-kegiatan non formal guna mempererat tali silaturahmi. Humas tidak pernah membeda-bedakan media, selain itu hubungan secara personal juga terus dijalin oleh Humas Kospin Jasa dengan baik. Berdasarkan analisis yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa humas Kospin Jasa melakukan perannya dalam menjalin media relations dengan baik. Selama ini tidak ada komplain baik dari Humas maupun media, atau hambatan-hambatan yang terjadi dalam proses media relations yang dijalin oleh Humas Kospin Jasa. Humas senantiasa berusaha memberikan yang terbaik untuk media, begitu juga sebaliknya dengan media, karena media dan Humas adalah dua profesi yang saling membutuhkan, serta menginginkan keuntungan yang bersifat timbal balik.. Dengan menjalin media relations yang baik maka akan membantu Humas dalan mewujudkan tujuan dan citra positif perusahaan di mata publiknya

    PERANAN HUMAS DALAM MEMPUBLIKASIKAN KEBIJAKAN PUBLIK PEMERINTAH KABUPATEN MOJOKERTO(Studi di Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Mojokerto Jawa Timur)

    Get PDF
    Keywords: Peranan Humas, Kebijakan Publik\ud \ud Humas memegang peranan yang sangat penting dalam mempublikasikan kebijakan. Humas dengan publikasinya memiliki kemampuan untuk menggugah semua orang yang menjadi target sasaran. Masyarakat dapat mengetahui dan memahami kegiatan dan kinerja pemerintah Mojokerto sebagai hubungan timbal balik. Masyarakat melalui kegiatan sosialisasi dan evaluasi yang terencana dengan baik, maka akan mendapatkan apa yang diinginkan dari pelaksanaan mempublikasikan kebijakan publik oleh Pemerintah kabupaten Mojokerto akan tercapai. Hal ini juga disebabkan oleh pentingnya media humas sebagai alat penyebaran informasi tentang kebijakan publik dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto kepada masyarakat.\ud Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah humas Pemerintah Kabupaten Mojoikerto berperan dalam mempublikasikan kebijakan publiknya? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami peranan humas Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam mempublikasikan kebijakan publik yang hendak dikeluarkan dan diinformasikan oleh Pemerintahan Kabupaten Mojokerto kepada masyarakat sekitar. Dan fokus penelitian ini mengacu pada batasan operasional humas yang berperan dalam mempublikasikan kebijakan Pemerintah Kabupaten Mojokerto.\ud Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan tipe diskriptif dan yang dijadikan informan dalam penelitian ini adalah Kabag. Humas, Kasub. Bag. Pemberitaan, Kasub. Bag Dokumentasi, Staff Pemberitaan, Staff Dokumentasi dan Staff prokoler. Untuk teknik pengumpulan data peneliti menggunakan wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisa diskriptif dengan penelusuran satu kesatuan data yang dirangkum dalam proses reduksi data yang kemudian dilanjutkan dengan display data.\ud Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa humas selaku mediator antara pemerintah Mojokerto dengan masyarakat memiliki peranan dan fungsi untuk mempublikasi dan menginformasikan kebijakan kepada khalayak agar masyarakat mengetahui dan mengerti isi kebijakan tersebut untuk dijadikan sebagai implementasi dalam kehidupannya. Sebagai langkah awal kegiatan publikasi dan sosialisasi humas pemerintah Mojokerto melakukan beberapa tahapan seperti perencanaan, penentuan tujuan dan penentuan sasaran, sedangkan alat yang digunakan dalam mempublikasikan kebijakan publik adalah media humas seperti koran yang dibentuk dalam kliping dan press release selain itu juga humas menggunakan radio sebagai media penyampai kepada publik/masyarakat luas.\ud Dilihat dari rumusan masalah maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa humas sebagai corong dan mediator Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam mensosialisasikan dan mempublikasikan kebijakan publik turut berperan dan ikut serta dalam rangka menciptakan kesepahaman, saling pengertian (public understanding) dan membangun dukungan (public support) atas penyelenggaraan kegiatan pemerintahan untuk membentuk image dan citra organisasi/lembaga/instansi dimata publik/masyarakat luas melalui media humas yang ada

    Strategi Media Relations Humas Pemerintah Kabupaten Blora (Studi Deskriptif Kualitatif Tentang Strategi Media Relations Humas Kantor Pemerintah Kabupaten Blora Dalam Mengoptimalkan Fungsi Publisitas)

    Get PDF
    Humas pemerintah bertugas untuk memberikan informasi kepada pemerintah mengenai pendapat-pendapat umum dari masyarakat dan sebaliknya humas pemerintah meneruskan informasi-informasi dari pemerintah kepada masyarakat. Maka dari itu humas pemerintah di katakan sebagai mulut, mata dan telinga dari pemerintah. Humas Pemerintah Kabupaten Blora mengimplementasikan strategi media relations guna menjalankan peran pentingnya dalam membuka ruang publik untuk mendapatkan akses informasi publik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendekripsikan strategi media relations humas Kantor Pemerintah Kabupaten Blora dalam mengoptimalkan fungsi publisitas. Untuk menganalisisnya digunakan metode deskriptif kualitatif, dengan mengunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Setelah itu, hasil dari wawancara, observasi, dan studi dokumentasi tersebut diolah menjadi hasil penelitian untuk dijadikan pembahasan. Dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa humas Pemerintah Kabupaten Blora telah mengimplementasikan strategi media relations yang diterapkan kedalam bentuk-bentuk media relations yang dibagi menjadi dua yakni kegiatan personal dan profesional. Bentuk kegiatan personal meliputi kegiatan coffe morning, media tour, outbond, dan resepsi pers. Sementara untuk kegiatan profesional meliputi press release,interview, konferensi pers, dan liputan bersama. Selain pendekatan tersebut humas juga memberikan kemudahan serta keterbukaan atau transparansi kepada wartawan dan memberikan fasilitas seperti press rooms dan media kit dengan harapan yang akan memudahkan wartawan dalam menjalankan pekerjaanya sebagai pemburu berita. Melalui kegiatankegiatan media relations yang diterapkan di Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Blora hubungan antara humas dengan segala lini media massa menjadi harmonis baik hubungan personal maupun hubungan kelembagaan

    Strategi manajemen humas dalam penerimaan siswa baru di MTs Negeri Model Pemalang

    Get PDF
    Rumusan Masalah: (1) Bagaimana keadaan awal strategi manajemen humas dan hasil penerimaan siswa baru MTs Negeri Model Pemalang, (2) Bagaimana strategi dan program manajemen humas MTs Negeri Model Pemalang, (3) Bagaimana hasil penerimaan siswa baru MTs Negeri Model Pemalang sebagai hasil strategi manajemen humasnya. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui keadaan awal strategi manajemen humas dan penerimaan siswa baru MTs Negeri Model Pemalang, (2) mendiskripsikan strategi dan program manajemen humas MTs Negeri Model Pemalang, (3) mengetahui hasil penerimaan siswa baru MTs Negeri Model Pemalang sebagai hasil dari strategi manajemen humasnya. Jenis penelitian penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis yang digunakan deskriptif yaitu peneliti terjun ke lapangan, mempelajari, menganalisis dan menarik kesimpulan dari fenomena yang ada. Analisis penelitian kualitatif ini dilakukan bersama dengan proses pengumpulan data. Hasil penelitian meliputi: 1) keadaan awal strategi manajemen humas di MTsN Pemalang masih sangat sederhana, hanya menggunakan strategi promosi berupa brosur dan spanduk serta dengan mengadakan ekstra kurikuler marching band, karena pada waktu itu MTs sudah menjalin kerja sama yang bagus dengan SD sekitar, belum terjadi persaingan yang sangat tajam, melihat bahwa MTs merupakan madrasah yang berumur dan kebijakan pemerintah. 2) Strategi dan program manajemen humas MTsN Pemalang dalam meningkatkan penerimaan siswa baru dipetakan menjadi dua, yaitu strategi manajemen humas dengan public intern dan strategi manajemen humas dengan public ekstern. Strategi manajemen humas dengan public intern melalui pembinaan pada tanggal 17 setiap bulan, upacara bendera setiap hari Senin, halal bi halal dan pengajian keluarga MTsN Pemalang. Sedangkan strategi manajemen humas dengan public ekstern dikelompokkan menjadi tiga strategi, yaitu strategi kerja sama, strategi pencitraan dan strategi promosi. 3) Hasil penerimaan siswa baru setelah diterapkan strategi dan program manajemen humas belum begitu berhasil dari yang semula mendapat rata-rata 740 jumlah pendaftar per tahun selama 5 (lima) tahun, turun menjadi 607 jumlah pendaftar rata-rata per tahunnya selama 6 (enam) tahun setelah diterapkan strategi dan program manajemen humas. Hal ini dikarenakan belum dilakukan analisis mendalam tentang penyusunan strategi manajemen humas, telah terjadi salah persepsi dari masyarakat tentang seleksi penerimaan siswa baru MTsN Pemalang dan persaingan yang semakin kompetitif. Selanjutnya, semoga penelitian ini diharapkan menjadi khazanah dan masukan bagi guru dan pengelola MTs Negeri Model Pemalang, bahan informasi bagi civitas akademika dan semua pihak yang membutuhkan di lingkungan Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang
    corecore