91,396 research outputs found
Analisis Du Pont System Dalam Mengukur Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi Kasus Pada Perusahaan Telekomunikasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2012-2014)
The purpose of this study is for analyzing the financial performance use the analysis Du Pont System in Telecommunication Company listed on the Indonesia Stock Exchange. Du Pont Systemanalysis is an analysis provides information on the factors that led to the rise and fall the company financial performance shows the relationship between Net Profit Margin, Total Assets Turnover and Return on Investment to determine the Return on Equity of the company. This research uses descriptive research. The data used is secondary data. Data collection methods used in this research is the method of documentation or literature study. The analysis technique used is descriptive qualitative analysis. Based on the results of this study concluded that financial performance of the Telecommunication Company listed on the Indonesia Stock Exchange 2012-2014 period is that the financial performance is generally not good because as the value of Return on Investment and Return on Equity is negative and even below the industry standard, except PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk financial performance is quite good for the value of Return on Investment and Return on Equity positive, although below the industry standard. Therefore, the company must improve the performance of the company, in order to achieve the company's financial performance above industry standards
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL DU PONT SYSTEM PADA PERUSAHAAN ROKOK YANG LISTING DI BURSA EFEK JAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja perusahaan dengan menggunakan analisis Du Pont System pada perusahaan rokok yang listing di Bursa Efek Jakarta, yaitu PT Gudang Garam Tbk, PT HM. Sampoerna Tbk, PT BAT Indonesia, PT Bentoel Internasional Investama Tbk. Dalam penelitian ini penulis mengadakan analisis terhadap laporan keuangan yang diperoleh dari pojok Bursa Efek Jakarta Universitas Brawijaya Malang. Data-data yang digunakan diperoleh dengan mengambil dan mengumpulkan dokumen dari perusahaan rokok yang listing di Bursa Efek Jakarta. Dokumen yang dikumpulkan berupa data laporan keuangan, yaitu Neraca dan Laporan Laba Rugi tahun 2002-2004. Laporan keuangan tersebut di analisis dengan menggunakan Analisis Du Pont System. Hasil perhitungan dengan menggunakan Du Pont System (ROI) menunjukkan bahwa PT HM Sampoerna Tbk memiliki kinerja keuangan yang paling baik
Penerapan Du Pont System Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Semen Yang Terdaftar Di BEI Tahun 2007-2011)
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang kinerja keuangan perusahaan semen dengan penerapan metode du pont system. Analisis Du Pont digunakan untuk mengetahui faktor mana yang paling kuat pengaruhnya antara profit margin dan total asset turnover terhadap ROI. Disamping itu dengan analisis ini dapat mengevaluasi perubahan-perubahan kondisi dan kinerja perusahaan, apakah ada peningkatan atau penurunan atau kedua-duanya. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan du pont system. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebanyak perusahaan. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah laporan keungan perusahaan semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan purposive sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Variabel yang digunakan dalam perhitungan Du pont System yaitu Return On Investment, Total Asset Turnover, dan NetProfit Margin. Berdasarkan hasil penelitian dari penerapan Du pont System dalam mengukur kinerja keuangan perusahaan semen yang terdafatar di BEI selama lima tahundiperoleh rata-rata industri dari masing-masing variabel yaitu Total Asset Turnover 0,87kali, Net Profit Margin 17,95%, ROI (Du Pont) 15,91%. Dari perhitungan masing-masing variabel PT Holcim Indonesia Tbk mengalami fluktuasi tiap tahunnya dan berada dibawah rata-rata industri. Hal ini menunjukan bahwa kinerja perusahaan dalam menghasilkan laba kurang baik. Dari perhitungan masing-masing variabel PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk mengalami fluktuasi tiap tahunnya dan berada diatas rata-rata industri kecuali Total Asset Turnover. Hal ini menunjukan bahwa kinerja perusahaan dalam menghasilkan laba cukup baik. Dari perhitungan masing-masing variabel PT Semen Gresik (Persero)Tbk mengalami fluktuasi tiap tahunnya dan berada diatas rata-rata industri. Hal ini menunjukan bahwa kinerja perusahaan dalam menghasilkan laba semakin baik
Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Dengan Menggunakan Metode Du Pont System (Studi Pada Ud. Az Zahra Food Periode Tahun 2011-2013)
Research aims to acknowledge financial performance of company if it is analyzed using financial ratio analysis with Du Pont System Analysis approach. Financial ratio analysis with Du Pont System Analysis approach is an analysis to show the relationship between NPM, asset circulation, debt and ROI to determine company ROE. Type of research is descriptive. Data source includes primary and secondary data. Data collection technique is documentation and interview. Based on the results of research conducted it can be concluded that the financial performance of UD. Zahra Food in the year 2011-2013 were analyzed using the Du Pont System is still in poor condition. That is because although NPM, ROI and ROE continued to rise during the three years, but the percentage is still very low. It is caused because the company is still relatively new so the load management of the company is still so bad that the company earning after tax is still very low for three years. Companies should increase sales by pressing operational costs in order to create earning after tax maksimal and can avoid making losses. Companies can pressed an operating cost by simply producing absorbent products on the market and reduce product absorbent low in the market
- …
