19,173 research outputs found

    CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) MATEMATIS

    Get PDF

    Penerapan Creative Problem Solving (CPS) Dan Ideal Problem Solving (IPS) Berbasis Pengalaman Langsung (Experiencing) Ditinjau Dari Motivasi Dan Gaya Belajar Mahasiswa

    Full text link
    Penelitian ini menggunakan Model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dan IDEAL Problem Solving. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa tingkat III Universitas Nusantara PGRI Kediri tahun Ajaran 2015/2016. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik Claster random sampling sejumlah 2 kelas. Teknik pengumpulan data variabel prestasi belajar kognitif digunakan metode tes, Gaya belajar dan motivasi digunakan metode angket dengan menggunakan anava 3 jalan dengan rancangan faktorial 2x2x2. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: 1) Tidak ada pengaruh penerapan pembelajaran Creative problem solving dan IDEAL Problem Solving berbasis pengalaman nyata (Experential) terhadap prestasi belajar Pembelajaran IPA pada materi pokok Lingkungan 2) Ada pengaruh motivasi belajar mahasiswa terhadap prestasi belajar Pembelajaran IPA pada materi pokok Lingkungan 3) Tidak ada pengaruh gaya belajar mahasiswa terhadap prestasi belajar Pembelajaran IPA pada materi pokok Lingkungan 4)Ada interaksi antara metode pembelajaran Creative problem solving dan IDEAL Problem Solving dengan motivasi belajar mahasiswa terhadap prestasi belajar Pembelajaran IPA pada materi pokok Lingkungan 5) Tidak ada interaksi antara metode pembelajaran Creative problem solving dan IDEAL Problem Solving dengan gaya belajar mahasiswa terhadap prestasi belajar Pembelajaran IPA pada materi pokok Lingkungan 6)Tidak ada interaksi antara motivasi dan gaya belajar mahasiswa terhadap prestasi Pembelajaran IPA pada materi pokok Lingkungan 7)Tidak ada interaksi antara metode pembelajaran Creative problem solving dan IDEAL Problem Solving, motivasi belajar dan gaya belajar mahasiswa terhadap prestasi belajar Pembelajaran IPA pada materi pokok Lingkungan

    PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIK SISWA SMP

    Get PDF
    Matematika merupakan mata pelajaran pokok yang diajarkan di setiap jenjang pendidikan, tidak hanya sekedar menghapal rumus dan kecepatan berhitung, tetapi matematika memiliki ruang lingkup yang luas, matematika juga ilmu yang dekat dengan aktivitas kehidupan manusia. Oleh sebab itu kemampuan berpikir kreatif matematik sangat diperlukan siswa dalam belajar matematika, namun ternyata kemampuan berpikir kreatif matematik masih rendah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh guru dalam meningkatkan kemampuan berpikir kratif matematik siswa adalah dengan memilih model pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Salah satu alternatif pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematik siswa adalah model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematik siswa yang menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) lebih baik daripada siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional dan untuk mengetahui apakah siswa bersikap positif terhadap model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dalam pembelajaran matematika. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Al Falah Bandung. Adapun sampel dalam penelitian ini yaitu kelas VII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII B sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan berpikir kreatif matematik berupa tes uraian dan angket skala sikap yang menggunakan skala Likert. Berdasarkan analisis data dan hasil dari penelitian ini adalah peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematik siswa yang menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) lebih baik daripada siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional, siswa bersikap positif terhadap pembelajaran matematika dengan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS). Oleh karena itu model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dapat dijadikan suatu alternatif bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran yang lebih menyenangkan dan bermakna. Kata Kunci: Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS), Kemampuan Berpikir Kreatif Matemati

    PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) TREFFINGER DALAM PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGANALISIS DAN KETERAMPILAN BERFIKIR KREATIF DALAM PEMECAHAN MASALAH SISWA SMK PADA MATERI KALOR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penerapan strategi creative problem solving (CPS) Treffinger terhadap kemampuan menganalisis dan keterampilan berfikir kreatif dalam pemecahan masalah pada materi kalor. Penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dan deskriptif pada salah satu SMK Negeri di Kabupaten Bangka Tengah. Sampel penelitian adalah siswa kelas X program keahlian Multi Media semester 2 tahun ajaran 2014/2015. Pengumpulan data melalui tes kemampuan menganalisis dalam bentuk essay objektif dan tes keterampilan berfikir kreatif dalam pemecahan masalah dalam bentuk essay open-ended , lembar observasi, skala sikap tanggapan guru dan siswa. Penelitian dilakukan terhadap kelompok eksperimen yang belajar menggunakan strategi CPS Treffinger dalam model inkuiri terbimbing dan kelompok kontrol yang belajar menggunakan model inkuiri terbimbing tanpa strategi CPS Treffinger. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t dan uji Mann-Whitney terhadap N-Gain kemampuan menganalisis dan keterampilan berfikir kreatif dalam pemecahan masalah. Dilakukan juga uji korelasi Kendall’s tau terhadap skor kemam-puan menganalisis dan skor keterampilan berfikir kreatif dalam pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi CPS Trefinger dalam model inkuiri terbimbing : (1) secara keseluruhan meningkatkan kemampuan menganalisis pada kedua kelompok tetapi peningkatannya tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan, kecuali pada kemampuan mengorganisasi; (2) secara keseluruhan maupun untuk tiap kategori keterampilan berfikir kreatif dalam pemecahan masalah, dapat lebih meningkatkan keterampilan berfikir kreatif dalam pemecahan masalah. (3) Tidak terdapat hubungan antara kemampuan menganalisis dan keterampilan berfikir kreatif dalam pemecahan masalah.(5) Hampir seluruh guru dan siswa setuju bahwa strategi CPS Treffinger dapat melatih keterampilan berfikir kreatif dalam pemecahan masalah, membantu mempelajari dan mengaplikasikan konsep, membantu mengungkapkan gagasan dan berkomunikasi secara aktif dalam pembelajaran. Kata kunci : Strategi CPS Treffinger, kemampuan menganalisis, keterampilan berfikir kreatif dalam pemecahan masalah, inkuiri terbimbing,kalor. This study aims to determine the effect of the application of the strategy of creative problem solving (CPS) Treffinger on the analyze ability and creative thinking skills in problem solving in heat subject. Research using quasi-experimental and descriptive in one of SMK in Central Bangka regency. Samples were students of class X Multi Media program membership 2nd semester 2014/2015 academic year. The collection of data through the test's analyze ability in the form of objective essay test and creative thinking skills in problem solving in the form of open-ended essay test, observation sheets, and scale responses attitudes of teachers and students. Research conducted on the experimental group were learning to use Treffinger CPS strategies in the guided inquiry model and control groups were studied using guided inquiry model without Treffinger CPS strategy. Hypothesis testing using t-test and Mann-Whitney test against N-Gain the ability to analyze and creative thinking skills in problem solving. Also conducted correlation Kendall's tau to score the analyze ability and score creative thinking skills in problem solving. The results showed that the implementation of the Trefinger CPS strategy in the guided inquiry model: (1) overall improve the ability to analyze in both groups but the increase did not show any significant differences, except for the organize ability; (2) as a whole and for each category of creative thinking skills in problem solving, can further enhance creative thinking skills in problem solving. (3) There was no relationship between the ability to analyze and skills of creative thinking in problem solving. (5) Almost all the teachers and students agree that the strategy CPS Treffinger can practice the skills of creative thinking in problem solving, to help learn and apply the concepts, help express ideas and communicate actively in learning. Keywords: Treffinger CPS strategy, guided inquiry model, the analyze ability, creative thinking skills in problem solving, heat subject

    PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING BERBASIS EKSPERIMEN DALAM PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF DALAM PEMECAHAN MASALAH SISWA SMA PADA MATERI LISTRIK DINAMIS

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran terkait peningkatan kemampuan kognitif dan keterampilan berpikir kreatif dalam pemecahan masalah siswa setelah diberikan perlakuan dengan pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) berbasis eksperimen dan pembelajaran kovensional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen dengan desain penelitian the randomized pretest-posttest control group design. Sampel penelitian sebanyak 58 siswa SMA yang dibagi ke dalam dua kelas (29 kelas eksperimen dan 29 kelas kontrol). Kelas eksperimen diberi perlakuan dengan pembelajaran CPS sedangkan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Data hasil penelitian diperoleh melalui pemberian tes kemampuan kognitif dan tes keterampilan berpikir kreatif dalam pemecahan masalah sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Data yang sudah terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan perhitungan N-gain, Uji-t, effect size, dan korelasi product mement. Hasil analisis data menunjukkan bahwa baik kelas eksperimen maupun kelas kontrol, kemampuan kognitif siswa sama-sama mengalami peningkatan dengan kategori sedang. Peningkatan keterampilan berpikir kreatif dalam pemecahan masalah siswa pada kelas eksperimen mengalami peningkatan dengan ketegori sedang, sedangkan untuk kelas kontrol peningkatan pada kategori rendah. Berdasarkan hasil Uji-t pada taraf kepercayaan 95% (α = 0,05) menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran CPS berbasis eksperimen secara signifikan dapat lebih meningkatkan kemampuan kognitif dan keterampilan berpikir kreatif dalam pemecahan masalah siswa dibanding penerapan penerapan pembelajaran konvensional. Selain itu, berdasarkan hasil perhitungan effect size menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran CPS berbasis eksperimen efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dalam pemecahan masalah siswa dengan kategori sedang. Berdasarkan perhitungan korelasi product mement menunjukkan bahwa kemampuan kognitif memiliki hubungan yang sangat kuat dengan keterampilan berpikir kreatif dalam pemecahan masalah siswa. Kata Kunci: Creative Problem Solving, Eksperimen, kemampuan kognitif, keterampilan berpikir kreatif, dan pemecahan masalah. The purposes of this research was to give a description about the development of cognitive abilities and creative thinking skills in problem solving after the Creative Problem Solving (CPS) learning and the conventional learning. The method used in this research was a quasi-experimental with the randomized pretest-posttest control group design. The participants in this research consist of 58 students in ninth grade were divided into two classes (29 experimental class and 29 control class). Experimental class were treated with Creative Problem Solving (CPS) learning while control class with conventional learning. Data obtained through of cognitive ability test and creative thinking skills in problem solving test, before and after treatment. Data collected then analyzed with calculate N-gain, t-test, effect size, and korelasi product mement.. The result showed that both the experimental and control class, students's cognitive abilities were equally increased the medium category. Creative thinking skills in problem solving in the experimental class has increased in medium category while for the control classes included in low category. Based on the results of hypothesis testing with α = 0.05 showed that the implementation of Creative Problem Solving (CPS) learning strategy can significantly improve cognitive ability and creative thinking skills in problem solving than conventional learning. In addition, based on the calculation of effect size indicates that the implementation of Creative Problem Solving (CPS) learning was effective in improving the creative thinking skills in solving problems of students with medium category. Based on the results of korelasi product mement showed that cognitive abilities have strong corelation with the creative thinking skills in solving problems of students. Key words: creative problem solving, cognitive ability, creative thinking skills, and problem solving

    Pengaruh Model Pembelajaran Matematika Creative Problem Solving (Cps) Berbantuan Cd Interaktif Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Pada Siswa SMA

    Full text link
    Problem solving ability is the main objective of mathematics learning. In conventional learning currently still dominant in Indonesia, most of the students are accustomed to memorizing without any development of problem solving ability. One kind of learning model could assist learners to practice solving problems is Creative Problem Solving (CPS) model assisted with interactive CD. This research is aimed to find out whether the problem solving for students joining CPS model assisted with interactive CD has betterment that those joining the conventional one, and whether arise difference among upper, middle, and lower group students in the learning. This research is a quasi experimental research, with all the population of grade X regular students of Senior High School 1 Semarang in the academic year 2010/ 2011. As samples, several students were taken randomly, one class as experiment and the other as a control one. The measuring instruments used were problem solving tests. The data were analyzed by the use analysis independent sample t test, and compare means one way anova. The results of the research show that problem solving ability of the students joining the CPS model assisted with interactive CD is better than those joining the conventional one, and there is difference problem solving ability among upper, middle, and lower group students in the learning. Therefore, this model could be applied as an effective alternative learning model to reach problem solving ability maximally, especially on the subject trigonometry grade X. Pengaruh Model Pembelajaran Matematika Creative Problem Solving (CPS) ¦ (Suparman) Key words: Problem Solving, CPS, Interactive CD, Creative

    Peningkatan Keaktifan Belajar Ipa Melalui Model Pembelajaran Creative Problem Solving ( CPS ) Pada Siswa Kelas II SDN Bumiayu 01 Tahun Pelajaran 2014/2015

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keaktifan belajar IPA melalui model pembelajaran Creative Problem Solving ( CPS ) pada siswa kelas II. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas II SDN Bumiayu 01 yang berjumlah 20 orang. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru dan siswa. Bentuk penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ). Penelitian tindakan kelas yang terdiri dari perencanaa, tindakan, observasi, refleksi dan evaluasi dengan menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving ( CPS ) yang dilaksanakan dalam 2 siklus.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan keaktifan belajar IPA dapat dilakukan melalui model pembelajaran Creative Problem Solving ( CPS ) pada siswa kelas II SDN Bumiayu 01 Tahun Pelajaran 2014/2015 . Adapun peningkatan hasil dapat dilihat dari prosentase keaktifan belajar siwa dalam pembelajaran IPA dari siklus I dan siklus II. Pada prosentase keaktifan siswa sebesar 65% atau 13 siswa yang aktif dan siklus terakhir siklus II sebesar 80% atau 16 siswa yang akti

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA APLIKASI PENGOLAH ANGKA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan hasil belajar dan respon dari siswa dengan diterapanknya model pembelajaran creative problem solving (cps) untuk meningkatkan hasil belajar pada aplikasi pengolah angka. Objek yang diteliti dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 3 Darma. Berdasarkan hasil dari penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar antara siswa kelompok atas, tengah, dan bawah yang dalam pembelajarannya menggunakan model pembelajaran creative problem solving. Siswa pada kelompok atas memiliki peningkatan yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok tengah dan kelompok bawah. Hal ini dapat dilihat dari nilai gain yang diperoleh oleh masing-masing kelas. Kelas atas memperoleh nilai gain sebesar 0.83, kelas tengah memperoleh nilai gain sebesar 0.64, dan kelas bawah memperoleh nilai gain sebesar 0.51. Dalam penelitian ini, siswa memberi respon yang cukup baik pada penerapan model pembelajaran creative problem solving (cps) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada aplikasi pengolah angka. Hal ini dapat dilihat dari hasil angket yang diberikan kepada siswa pada tahap akhir dari penelitian. This research aims to find out how the improvement of student’s learning outcomes with the application of creative the problem solving ( cps ) learning model to enchance student learning outcomes on application of processing numbers.. The object that are examined in this research are student from SMP Negeri 3 Darma grade IX.. Based on the results of the research, it can be concluded that there is a difference on the learning outcomes between student from the top, middle and bottom group whitch in the learning process use creative the problem solving ( cps ) learning model.The students from top group had better improvement of learning outcomes then the students from middle and bottom group.It can be seen from the value of the gain obtained by each class.The top class acquire the value of the gain of 0.83, the middle class acquire the value of the gain of 0.64 and thebottom class, and obtaining the value of the gain of 0.51.In the research, students give a pretty good response on the application of creative problem solving (cps) learning model to enhance student learning outcomes on application of processing numbers.It can be seen from the results of the poll that given to the students at the final stage of research
    corecore