509,323 research outputs found

    Pembelajaran Menggambar Ekspresi dengan Audio Visual di Sman I Gapura Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep Kepulauan Madura

    Full text link
    Latar belakang penelitian ini ialah pembelajaran menggambar di SMA Negeri I Gapura dilaksanakan dengan media yang diberikan kurang diminati oleh siswa. Sebab sarana media pembelajaran yang kurang memadai seperti halnya perangkat media pembelajaran audio visual. Hal ini dibuktikan pada setiap kelas, tidak terpasang perangkat media audio visual seperti komputer dan LCD proyektor. Maka masalah penelitian dirumuskan dalam bentuk media audio visual, penggunaan media audio visual dan hasil belajar dari penggunaan media audio visual kepada siswa kelas X-5 SMA Negeri I Gapura dalam pelajaran menggambar ekspresi. Penelitian ini menggunakan rancangan diskriptif kualitatif. Setelah hasil kebutuhan siswa diperoleh dan dianalisis, maka langkah selanjutnya membuat naskah produksi media audio visual. Perangkat yang digunakan dalam pembelajaran media audio visual yaitu komputer atau laptop, LCD Proyektor, sound, speaker. Maka hasil karya siswa mengalami peningkatan dari rata-rata sebelum menggunakan media pembelajaran audio visual.  Kata kunci: media pembelajaran, gambar ekspresi, audio visual. The background of this reseacrh is drawing learning in the SMA negeri ! Gapura . It has been done with media which given uninteresting by the students. Because of uninteresting teaching media such as the teaching media of audio visual.In this case is showed in every class or grade, there is no a sets of equipment of audio visual media such as computer and projector LCD. So the problem of research is formulated in audio visual media form, the use of audio visual media and the study result of using audio visual to the students in grade X-5 SMA Negeri I Gapura in drawing of expressing lesson. This reaseach uses plan of qualitative descriptive. After the result of the students’ needs are got and analiyzed ,and the next step is making a production document of audio visual media. The sets of equipment which is used in audio visual media learning are computer or laptop, sound, speaker. So, the resualt of students’ creation have improved from the level before because using audio visual media learning. Keywords: media learning, drawing of expressing, audio visua

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL PADA SISTEM PENDINGIN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMK PERINDUSTRIAN YOGYAKARTA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan: (1) Menghasilkan media pembelajaran dalam bentuk perangkat lunak komputer, sebagai media pembelajaran yang dapat meningkatkan prestasi belajar siswa di SMK Perindustrian Yogyakarta; (2) Mengetahui kualitas media audio visual yang sesuai dengan kriteria kualitas media pembelajaran otomotif untuk SMK yang baik; (3) Menghasilkan media pembelajaran audio visual pada sistem pendingin yang layak diimplementasikan sebagai media pembelajaran di SMK Perindustrian Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang dilakukan di Jurusan Teknik Mekanik Otomotif di SMK Perindustrian Yogyakarta. Penelitian ini berupa pengembangan media pembelajaran audio visual mata pelajaran sistem pendingin. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner (angket) dan soal tes (pretest & postest). Teknik analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif kualitatif, dan uji coba penerapan media dilakukan dengan cara membandingkan hasil pretest & posttest dari dua kelompok yang menggunakan media audio visual dan yang tidak menggunakan media audio visual. Hasil penelitian ini adalah media pembelajaran audio visual. Pengembangan media pembelajaran dinyatakan sangat baik untuk digunakan berdasarkan uji kelayakan menurut ahli media pembelajaran dengan persentase total sebesar 81,6%, ahli materi dengan persentase total sebesar 85%, penilaian guru mata pelajaran dengan persentase total 90%, hasil uji kelompok kecil dengan persentase total sebesar 87,1% dan uji coba kelompok besar dengan persentase total sebesar 86,7%. Media pembelajaran dengan audio visual ini telah teruji keefektifannya untuk meningkatkan prestasi belajar. Dari hasil uji di atas dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran dengan audio visual yang dikembangkan sangat baik digunakan sebagai pendukung pembelajaran untuk mata pelajaran sistem pendingin dan efektif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa

    PENGARUH ALAT BANTU MEDIA GAMBAR DAN AUDIO VISUAL TERHADAP PENGUASAN KETERAMPILAN DASAR LOB BERTAHAN DALAM PERMAINAN BULUTANGKIS

    Get PDF
    Penelitian ini membahas menggenai pengaruh alat bantu media gambar dan audio visual terhadap penguasaan keterampilan dasar lob bertahan dalam permainan bulutangkis. Penelitian ini bertujuan untuk menggetahui tingkat signifikansi pengaruh media terhadap penguasaan keterampilan khususnya media gambar dan audio visual. Untuk mengetahui tingkat signifikan, maka dalam penelitian ini digunakan metode eksperimen dengan sampel siswa sekolah bulutangkis FPOK sebanyak 24 orang secara acak dan ditempatkan dengan teknik random assigment pada dua kelompok, masing-masing 12 siswa pada kelompok media gambar dan 12 siswa pada kelompok media audio visual. Hasil penghitungan uji independent samples t tes data kelompok media gambar dan kelompok media audio visual lob bertahan dengan menggunakan assumsi aqual variances not assumed diperoleh nilai rata-rata kelompok media gambar (16,00) dan pada kelompok media audio visual (25,42) hasil nilai lebih tinggi kelompok media audio visual dari pada kelompok media gambar. Kesimpulannya adalah berdasarkan hasil pengolahan data, diperoleh informasi bahwa terdapat pengaruh yang signifikan media gambar dan audio visual terhadap penguasaan keterampilan dasar lob bertahan dalam permainan bulutangis. Kata kunci : Alat Media Gambar, Audio visual, Atlet Bulutangkis. This study discusses the effect of picture tools and audio-visual media to the mastery of basic skills to lob defensive in the game of badminton. This study aims to determine the level of significance of the influence of media on the mastery of skills, especially an picture and audio-visual media. To determine the level of significant, in this study used an experimental method by a sample badminton school students FPOK as many as 24 people at random and placed with random assignment technique in two groups, each group of 12 students on picture media and 12 students in the audio-visual media group . The results of the independent samples the test calculation test group data and picture media audio-visual media groups lob survive by using an assumption of equal variances not assumed the average values obtained image media groups (16,00) and the audio-visual media group (25.42) the results higher values of audio-visual media groups than the image media group . The conclusion is based on the results of data processing, obtained the information that there is a significant effect between image and audio-visual media to the mastery of basic skills to lob deffensive in the game of badminton. Keywords: A Tools of Picture, Audio visual Media, Badminton Athlete

    PENGARUH PEMANFAATAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GAMBAR DASAR TEKNIK DI SMK NEGERI 1 CILAKU CIANJUR

    Get PDF
    Pemanfaatan media audio visualsebagaifaktor yang mampumempengaruhimotivasibelajarsiswa.Dalam proses pembelajaranperlusekaliadanya media yang komunikatif, kondisi yang menyenangkandalam proses belajarantara media dengansiswa. Sehinggadenganadanya rasa senangmakasiswadansiswiakantermotivasiuntukbelajar.Penelitianinibertujuanuntuk1) Memperolehpemanfaatan media audio-visual padamatapelajaranGambarDasarTeknik; 2) MemperolehmotivasibelajarsiswajurusanTeknikGambarBangunan SMK Negeri 1 CilakuCianjur; 3) Mengetahuiseberapabesarpengaruhpemanfaatan media audio-visual terhadapdengansiswapadamatapelajaranGambarDasarTeknik. Penelitianinimerupakanpenelitandeskriptifdenganmenggunakanpendekatankuantitatif.Instrumenpengumpulan data denganmenggunakanangket.Sampelpenelitiandalampenelitianiniberjumlah 43siswadarijumlahpopulasi 43siswakelas X program keahlianTeknikGambarBangunan SMK Negeri 1 CilakuCianjur. Dari hasilanalisis data diperolehpengaruh yang terjadiantarakeduavariabelpemanfaatan media audio visual terhadapmotivasibelajarsiswapositifdansignifikan.Gambaranpemanfaatan media audio visual dalamkriteriabaik.Sedangkangambaranumumdarimotivasibelajarsiswa program keahlianteknikgambarbangunan SMK Negeri 1 CilakuCianjuradalahkriteriatinggi.Berdasarkanpadakriteriapenafsirankoefisienkorelasi, pengaruhantarakeduavariabelpemanfaatan media audio visual terhadapmotivasibelajarsiswatermasukdalamkategorikuat. The utilization of audio-visual media as a factor that can affect student motivation. In the learning process is essential to the existence of a communicative medium, pleasant conditions for learning among media with students. So with pleasure the male and female students will be motivated to learn. The purposes of this study were 1) Obtain use audio-visual media on subjects Basic Techniques Draw; 2) motivation illustration in majorsTGB SMK Negeri 1 Cilaku Cianjur; 3) Knowing how much influence the use of audio-visual media to the students on the subjects of Basic TechnicDraw. This study is a descriptive research using a quantitative approach. Data collection instruments by using a questionnaire. The study sample in this study amounted to 43 students from the population of 43 students class of XTGBSMK Negeri 1 Cilaku Cianjur. From the analysis of the data obtained by the influence that occurs between the two variables utilization of audio-visual media to motivate student learning is positive and significant. Overview of the use of audio-visual media in both criteria. While the generalfrom student motivation in majors TGB SMK Negeri 1 CilakuCianjur is high. Based on the criteria for the interpretation of the coefficient of correlation between the two variables influence the use of audio-visual media to motivate student learning, including in the strong category

    Audio-visual Rhetoric: Visualizing the Pattern Language of Film

    Get PDF
    Audio-visual Rhetoric is a knowledge domain for designers in theory and practice that is valid for all communicative actions through media that aim for persuasion. Within this domain, we introduce a framework for media analysis. We developed an Audio-Visual Pattern (AVP) language for film that is visualized within a notation system. This system shows auditory and visual parameters in order to reveal film’s rhetorical structure. We discuss related theories from pattern language and rhetoric and apply the AVP method to analyze 10 commercials. Keywords: Pattern Language, Film Analysis, Rhetoric, Emotion, Persuasion, Design Research</p

    PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK KELAS X SMA NEGERI 7 PURWOREJO

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan produk media audio visual fisika yang layak untuk digunakan dalam pembelajaran di kelas (2) mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik setelah diimplementasikan media audio visual dalam pembelajaran Problem Based Learning di kelas, dan (3) mengetahui perbedaan peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik antara kelas yang menggunakan media audio visual dengan kelas konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D) dengan model 4D menurut Thiagarajan (1974:5). Tahap define merupakan tahap awal untuk mendefinisikan permasalahan. Tahap design dilakukan dengan mengembangkan rancangan media audio visual. Tahap develope dilakukan untuk menghasilkan media audio visual berupa video pembelajaran fisika yang sudah ditelaah dan direvisi berdasarkan komentar dan saran oleh validator ahli dan praktisi. Pada tahap develope juga dilakukan uji lapangan terbatas dan uji lapangan operasional. Produk media audio visual yang dikembangkan diuji coba di SMA N 7 Purworejo dengan melakukan eksperimen. Kelas eksperimen diberi pembelajaran dengan media audio visual yaitu kelas X IPA 3 dan kelas kontrol diberi pembelajaran secara konvensional yaitu kelas X IPA 2. Tahap disseminate dilakukan untuk penyebaran media audio visual dalam skala yang lebih luas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) media audio visual berupa video layak digunakan dalam pembelajaran Problem Based Learning fisika dan memperoleh kategori sangat baik dilihat dari analisis hasil telaah menggunakan SBi dengan rata-rata skor total 4,66 (sangat baik), (2) media audio visual fisika dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dilihat dari standar gain dengan rata-rata skor 0,53, (3) terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar aspek kognitif peserta didik antara kelas media audio visual dengan kelas kontrol berdasarkan nilai signifikansi sebesar 0,042 (<0,05) pada uji-T

    MÉDIA AUDIO-VISUAL DINA PANGAJARAN NYARITAKEUN TOKOH IDOLA: Studi Kuasi Ékspérimén ka Siswa Kelas VII C SMP Negeri 6 Cimahi Taun Ajaran 2015/2016

    Get PDF
    Latar belakang dalam penelitian ini adalah pentingnya media pembelajaran dalam kegiatan belajar-mengajar dan kurangnya kemampuan siswa dalam menceritakan tokoh idola. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mendeskripsikan: (1) kemampuan siswa menceritakan tokoh idola sebelum menggunakan media audio-visual; (2) kemampuan siswa menceritakan tokoh idola sesudah menggunakan media audio-visual; dan (3) terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan siswa menceritakan tokoh idola sebelum dan sesudah menggunakan media audio-visual. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu tes. Media yang diujicobakan dalam penelitian ini adalah media audio-visual. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas VII C SMP Negeri 6 Cimahi Tahun Ajaran 2015/2016. Hasil dari penelitian ini yaitu: (1) kemampuan siswa menceritakan tokoh idola sebelum menggunakan media audio-visual rata-ratanya 72,8; (2) kemampuan siswa menceritakan tokoh idola sesudah menggunakan media audio-visual rata-ratanya 81,7; dan (3) terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan siswa menceritakan tokoh idola sebelum dan sesudah menggunakan media audio-visual, bisa terlihat dari nilai thitung > ttabel yaitu 10,86 > 2,46. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis kerja (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak. Artinya media audio-visual bisa meningkatkan kemampuan menceritakan tokoh idola siswa kelas VII C di SMP Negeri 6 Cimahi Tahun Ajaran 2015/2016

    PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA KOMPETENSI PENERAPAN TEKNIK PERLAKUAN KIMIAWI ENZIMATIS DI SMKN 2 INDRAMAYU

    Get PDF
    Penelitian yang berjudul “Pengembangan Media Audio Visual pada Kompetensi Penerapan Teknik Perlakuan Kimiawi Enzimatis di SMKN 2 Indramayu” merupakan sebuah penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran audio visual untuk mendapatkan pembelajaran yang lebih menarik dan memudahkan peserta didik untuk mencapai kompetensi tersebut. Software yang digunakan untuk pembuatan media audio visual ini adalah Unity3d. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan prosedur penelitian Research dan Development (R&D). Research dan Development (R&D) yaitu suatu metode untuk melakukan penelitian, mengembangkan, dan menguji suatu produk penelitian. Penelitian ini menghasilkan media audio visual yang telah dikembangkan. Hasil validasi dari media audio visual yang telah dikembangkan ini menunjukkan bahwa media audio visual mendapatkan persentase rata-rata sebesar 91,7% dari ketiga ahli materi yang berarti termasuk ke dalam kriteria sangat layak/sangat baik. Ahli media memberikan skor hingga mendapatkan persentase sebesar 83,3% yang berarti termasuk juga ke dalam kriteria sangat layak/ sangat baik. Setelah media audio visual divalidasi, media direvisi sesuai dengan saran para ahli. Setelah itu media audio visual diuji coba ke dalam kelas skala kecil. Hasil uji coba menghasilkan nilai tes rata-rata kelas skala kecil sebesar 86,7 dan 100% siswa kelas skala kecil telah mencapai nilai KKM. Hasil penilaian media dari kelas skala kecil melalui kuisioner adalah sebesar 99,2% yang berarti sangat layak/ sangat baik. Setelah uji coba kelas skala kecil, media audio visual diuji coba ke dalam kelas skala besar, hasil uji coba kelas skala besar menghasilkan persentase kelayakan media sebesar 86,7% yang berarti sangat layak/ sangat baik. Hasil belajar siswa kelas skala besar, 71,4% siswa telah mencapai nilai KKM dengan nilai rata-rata kelas 77,1. Kata Kunci: Pengembangan, Media Pembelajaran, Audio Visual, Pemurnian, Sulfitasi, dan Karbonatasi “Development of Audio Visual Media in Application of Chemical-Enzymatic Process Technique Competence in SMKN 2 Indramayu” is a Research and Development that aims to develop audio-visual learning media to get the learning more interesting and easier for learners to achieve the competence. Software used for the development of audio-visual media is Unity3D . This research was conducted by using the procedure of Research and Development ( R & D ) . Research and Development ( R & D ) is a method to conduct a research to develop, and test a product . This research resulted an audio-visual media. The validation results of the audio-visual media that have developed shows that the audio-visual media get an average percentage of 91.7 % from three experts , which means the material included in the criteria very decent / very good . Media experts give scores to obtain a percentage of 83.3 % , which means as well as to the criteria very decent / very good . Having validated the audio-visual media , the media was revised in accordance with the advices of experts . Then, the audio- visual media tested in a small -scale classroom. The results of the small-scale classroom test resulted an average score at 86.7 and 100 % of the small -scale classroom has reached the KKM . Results of small scale classroom questionnaire is 99.2 % which means very decent / very good . After a small –scale classroom, audio- visual media properness tested in a large -scale class , the test results is 86.7 % which means a very decent / very good . The test results in the large-scale class is 71.4 % students had reached the KKM with an average score is 77.1
    corecore