755,024 research outputs found
Rechtsvinding Di Tinjau Dari Hukum Acara Perdata
Apabila seorang warga masyarakat sadar bahwa, hampir semua aspek kehidupan kemasyarakatan diatur oleh kaidah-kaidah hukum dan pola-pola tertentu dalam arti tunduk padanya dengan, misalnya adanya suatu kesempatan baginnya untuk menuntut dilaksanakannya hak-hak dan pola-pola yang mengatur interaksi sosial yang terjadi didalam masyarakat. Sebagaimana diketahui sebetulnya norma atau kaidah hukum tersebut, itu merupakan pandangan mengenai watak atau perbuatan ataupun sikap yang seharusnya dilakukan sebagai anjuran untuk dilaksanakan. Seperti telah dikemukakan diatas, bahwa norma atau kaidah tersebut ada yang berbentuk tertulis dan ada yang tidak terulis hal ini merupakan kebiasaan yang diteruskan dari generasi masyarakat tertentu ke generasi berikutnya . sepertinya kita sepakat adanya permasalahan hukum di Indonesia di akibatkan oleh keadilan yang tidak mempunyai kepastian di akibatkan oleh moral dari penegak hukum yang tidak melihat ke adilan itu dari segi kebenaran yang hakiki dan juga adanya peraturan undang-undang yang mengalami keterlamabatan atau ketertinggalan. Dalam kehidupan bermasyarakat diperlukan suatu sistem hukum untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis dan teratur. Dalam Risalatul Qodla, dikisahkan Khalifa Umar Bin Khattab yang memerintahkan kepada Abdullah bi Qais pada saat menjadi hakim : “apabila suatu kasus belum jelas hukumnya dalam Al-Qur'an dan Hadist, maka putuslah dengan mempertimbangkan nilai – nilai yang hidup dalam masyarakat, serta menganalogikan dengan kasus-kasus lain yang telah diputus
Robot Beroda yang Berjalan Menurut Jalur yang Digambar pada Personal Digital Assistant
Dengan berkembangnya teknologi dan rumitnya jalur yang harus dilalui oleh robot, maka dibuatlah Robot Beroda Yang Berjalan Menurut Jalur Yang Digambar Pada Personal Digital Assistant (PDA). Tujuan dari pembuatan alat tersebut untuk mempermudah operator dalam menentukan jalur yang harus dilalui oleh robot. Cara kerja robot adalah membaca titik yang digambar oleh operator, lalu PDA akan menghitung jarak jalur yang akan dilalui, setelah itu PDA berkomunikasi dengan mikrokontroler untuk berjalan sesuai dengan jalur tersebut. Cara menggambar jalur pada layar PDA adalah dengan menyentuh suatu titik pada layar sentuh, lalu program
akan menempatkan titik pada daerah yang disentuh untuk kemudian dihubungkan secara otomatis dengan titik jalur sebelumnya, sehingga terbentuklah jalur, dan proses itu akan berulang-ulang sampai operator menekan tombol “selesai”. Setelah jalur selesai digambar, maka titik jalur yang digambar pertama kali dianggap sebagai titik START dan yang digambar terakhir sebagai titik END. PDA berkomunikasi dengan mikrokontroler secara 2 arah (kirim–terima) dengan menggunakan rangkaian transmisi data infra merah. Untuk mengenali jarak yang telah dilalui robot, maka digunakan sensor optocoupler pada kedua roda belakang. Sensor optocoupler ini juga digunakan pada saat memutar haluan robot sesuai dengan sudut yang dikehendaki. Aplikasi robot ini pada dunia nyata antara lain robot pembawa barang
HUBUNGAN PERILAKU MASYARAKAT TENTANG PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DENGAN KEBERADAAN JENTIK NYAMUK Aedes aegypti DI KELURAHAN SEKEJATI KOTA BANDUNG
Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue kelompok orbovirus genus flavivirus serotipe DEN 1-4. Cara penularannya melalui vektor nyamuk spesies Aedes aegypti.
Penyakit DBD merupakan penyakit endemis di Kelurahan Sekejati. Angka kejadian penyakit (incidence rate) dan angka kematian penderita (case fatality rate) per tahun masih cukup tinggi (tahun 2004 IR = 88 per 10.000 penduduk dan CFR = 6,81 %). Data Pemantauan Jentik Berkala (PJB) bulan Januari s/d April 2005 didapatkan angka kepadatan jentik (house index) berkisar 15 - 21 % atau Angka Bebas Jentik (ABJ) program gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) < 95 %.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perilaku yang meliputi pengetahuan, sikap dan praktik responden dengan keberadaan jentik di rumah responden.
Metode penelitian yang digunakan adalah explanatory research dengan pendekatan crooss. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 96 rumah. Data didapatkan melalui wawancara responden dengan kuesioner dan observasi larva visual tempat perindukan nyamuk di rumah responden. Variabel yang diteliti adalah pengetahuan, sikap, praktik responden dengan keberadaan jentik ()di rumah responden. Uji statistik yang digunakan yaitu uji chi Square.
Hasil uji statistik pada tingkat signifikasi alpha 0,05 menunjukkan tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan reponden dengan keberadaan jentik di rumah responden (p_value 0,133). Ada hubungan yang bermakna antara sikap responden dengan keberadaan jentik di rumah responden (p_value 0,008). Ada hubungan yang bermakna antara praktik responden tentang pencegahan melalui PSN abatisasi dengan keberadaan jentik di rumah responden (p_value < 0,0001).
Disarankan kepada pengelola program P2M Dinkes Kota Bandung untuk melakukan penyuluhan lebih intensif dan memperbesar frekuensi praktik PSN Abatisasi secara rutin minimal sebulan sekali.
Kata Kunci: Demam Berdarah Dengue, Pengetahuan, Sikap, Prakti
Perancangan Sistem Kelistrikan Hybrid (Tenaga Matahari dan Listrik Pln) untuk Menggerakkan Pompa Air Submersibel 1 Phase Perancangan Sistem Elektrik Tenaga Hybrid untuk Pompa Air
Energi listrik merupakan suatu energi yang sangat diperlukan. Matahari (sinar matahari) adalah salah satu energi terbarukan, dapat dimanfaatkan untuk membangkitkan energi listrik. Indonesia merupakan negara tropis,
sehingga sinar matahari tersedia cukup banyak. Untuk mendapatkan energi listrik yang efisien dan aman (konsisten), dapat digunakan energi matahari yang di backup dengan energi listrik PLN (sistem hybrid) off grid.
Sistem hybrid yang direncanakan menggunakan peripheral Solar panel 100 WP (2 buah), Baterai 100 Ah 12 V (2 buah), Sistem kontroler hybrid dengan inverter 1400 watt. Aplikasi yang dirancangan untuk menggerakkan pompa
air sumur dalam (submersibel) 1 phase diameter 3 inci yang membutuhkan daya 370 watt.
Dengan menggunakan sistem yang dirancang didapat suatu aplikasi sistem kelistrikan untuk menggerakan pompa tersebut dengan hasil pengukuran kerugian energi listrik 1,78 % - 2,03% pada pemakaian daya 417-441
watt diukur selama 4 jam, dengan hasil penyedotan air 14.400 liter per 4 jam atau 1 liter per detik
PERAN KELOMPOK INDUSTRI PERSENJATAAN TERHADAP KEBIJAKAN EKSPOR PERSENJATAAN AMERIKA SERIKAT PADA MASA PEMERINTAHAN DONALD TRUMP: STUDI KASUS ARAB SAUDI
Statistik menunjukkan bahwa Amerika Serikat selama masa pemerintahan Donald Trump mengalami peningkatan jumlah ekspor persenjataan dengan jumlah yang cukup besar. Setidaknya, pada tiga tahun masa kepemimpinan Donald Trump (2017 -2019), ekspor persenjataan Amerika Serikat mencapai angka rata-rata tertinggi dalam 20 tahun yakni 11,07 miliar TIV (Trend Indicator Value) pertahun. Angka ini naik kurang lebih 20% jika dibandingkan dengan nilai ekspor persenjataan selama 4 tahun masa pemerintahan Barack Obama periode kedua. Meningkatnya ekspor persenjataan tentu memberikan angin segar bagi industri manufaktur persenjataan Amerika Serikat. Pengambilan keputusan dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat banyak dipengaruhi oleh kelompok kepentingan (lobbying group), tak terkecuali dalam mempengaruhi kebijakan luar negeri yang berkaitan dengan ekspor persenjataan. Atas dasar itu, penulis berupaya untuk menganalisis bagaimana dan sejauh mana pengaruh kelompok kepentingan dalam peningkatan ekspor persenjataan Amerika Serikat di masa kepemimpinan Donald Trump. Sebagai instrumen dalam analisis topik ini, penulis akan menggunakan perspektif politik domestik dalam analisis kebijakan luar negeri. Dan penulis menyimpulkan, hasil analisis menggunakan 5 variabel pemetaan politik domestik bahwa kelompok industri persenjataan berpengaruh terhadap kebijakan ekspor persenjataan ke Arab Saudi
Pengaruh Angka Prevalensi Kontrasepsi (Cpr) Terhadap Angka Kelahiran Total (Tfr) Di Indonesia Tahun 2012
Data SDKI 2012 menunjukkan bahwa angka prevalensi kontrasepsi beberapa provinsi di Indonesia mengalami kenaikan akan tetapi angka kelahiran total juga mengalami kenaikan. Adapula propinsi yang mempunyai angka prevalensi kontrasesi rendah sedangkan angka kelahiran total rendah. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui pengaruh angka prevalensi kontrasepsi (CPR) terhadap angka kelahiran total (TFR) di Indonesia; dan (2) mengetahui faktor lain yang mempengaruhi angka kelahiran total (TFR) di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder, SDKI 2012. Terdapat dua Uji statistik yang digunakan dalam analisa data pada penelitian ini, yaitu korelasi pearson product moment dan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini adalah (1) selisih Δx angka prevalensi kontrasepsi (CPR) terhadap angka kelahiran total (TFR) tidak berpengaruh.(2) faktor-faktor lain yang mempengaruhi angka kelahiran total (TFR) adalah Metode KB Jangka Panjang (MKJP) dan Pendidika
- …
