Latar Belakang: Perawatan paliatif merupakan pendekatan holistik untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dengan penyakit yang mengancam jiwa beserta keluarganya. Namun, literasi masyarakat tentang layanan ini masih rendah sehingga memicu stigma, miskonsepsi, dan keterlambatan akses. Tujuan: Meningkatkan literasi perawatan paliatif melalui promosi kesehatan berbasis sekolah dengan fokus pada konsep dasar paliatif, dukungan psikososial-spiritual, komunikasi empatik, serta pelurusan miskonsepsi bahwa paliatif identik dengan ‘menyerah’ atau hanya perawatan akhir hayat. Metode: Diseminasi pendidikan kesehatan dilaksanakan dengan desain satu kelompok pre-test dan post-test pada 27 peserta di SMA Negeri 2 Manado. Kegiatan meliputi paparan materi dan diskusi interaktif berbasis kasus. Hasil: Rerata skor pengetahuan meningkat dari
48,89 (SD 31,54) menjadi 76,30 (SD 25,29) dengan selisih rerata 27,41 poin; uji t berpasangan t(26)=3,95; p<0,001. Sebanyak 85,2% peserta mengalami peningkatan skor. Kesimpulan: Promosi kesehatan berbasis sekolah efektif meningkatkan literasi paliatif jangka pendek dan mendukung pengurangan stigma. Penguatan berulang dan integrasi ke program sekolah direkomendasikan untuk mempertahankan tingkat pemahaman paliatif.
Kata kunci : Promosi Kesehatan, Literasi Masyarakat, Perawat Paliati
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.