Kolaborasi Warga dalam Pemilahan dan Pengelolaan Sampah untuk Mewujudkan Lingkungan RT yang Sehat dan Asri

Abstract

Pengelolaan sampah yang tidak efektif menjadi salah satu isu lingkungan yang mendesak di berbagai permukiman, termasuk di RT 03 RW 01 Desa Ngaresrejo, Kecamatan Sukodono. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan melalui upaya penghijauan, dengan melibatkan partisipasi aktif warga dalam pengelolaan sampah, penanaman tanaman obat keluarga (Toga), dan pelaksanaan kegiatan Minggu Sehat. Metode yang digunakan dalam program ini adalah Metode Asset-Based Community Development (ABCD), yang melibatkan warga secara langsung dalam identifikasi potensi, perencanaan, dan pelaksanaan kegiatan. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan kesadaran warga terhadap pentingnya pengelolaan sampah, terbentuknya Bank Sampah yang berhasil mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA hingga 30%, pemanfaatan lahan kosong untuk penanaman Toga sebagai bagian dari upaya penghijauan, serta peningkatan partisipasi warga dalam kegiatan kesehatan rutin.Ineffective waste management is one of the pressing environmental issues in various settlements, including in RT 03 RW 01 Ngaresrejo Village, Sukodono District. This community service program aims to improve environmental quality through greening efforts by involving active participation of residents in waste management, planting family medicinal plants (Toga), and implementing Healthy Week activities. The method used in this program is the Asset-Based Community Development (ABCD) Method, which directly involves residents in identifying potential, planning, and implementing activities. The results of this program show an increase in community awareness of the importance of waste management, the formation of a Waste Bank that has succeeded in reducing the volume of waste disposed of to the TPA by 30%, the use of empty land for planting Toga as part of greening efforts and increasing community participation in routine health activities.Pengelolaan sampah yang tidak efektif menjadi salah satu isu lingkungan yang mendesak di berbagai permukiman, termasuk di RT 03 RW 01 Desa Ngaresrejo, Kecamatan Sukodono. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan melalui upaya penghijauan, dengan melibatkan partisipasi aktif warga dalam pengelolaan sampah, penanaman tanaman obat keluarga (Toga), dan pelaksanaan kegiatan Minggu Sehat. Metode yang digunakan dalam program ini adalah Metode Asset-Based Community Development (ABCD), yang melibatkan warga secara langsung dalam identifikasi potensi, perencanaan, dan pelaksanaan kegiatan. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan kesadaran warga terhadap pentingnya pengelolaan sampah, terbentuknya Bank Sampah yang berhasil mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA hingga 30%, pemanfaatan lahan kosong untuk penanaman Toga sebagai bagian dari upaya penghijauan, serta peningkatan partisipasi warga dalam kegiatan kesehatan rutin

Similar works

Full text

thumbnail-image

Journal of Nahdlatul Ulama Sidoarjo University

redirect
Last time updated on 04/10/2025

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.

Licence: https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0