Arsitektur digital telah merevolusi cara desain dan perencanaan bangunan dilakukan, memungkinkan pendekatan yang lebih presisi dan adaptif terhadap berbagai faktor, termasuk Feng Shui. Prinsip Feng Shui, yang berfokus pada keseimbangan energi dalam ruang, dapat diintegrasikan dengan teknologi digital untuk menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana teknologi digital, seperti Building Information Modeling (BIM), kecerdasan buatan (AI), dan simulasi parametrik, dapat diterapkan dalam desain berbasis Feng Shui. Metode penelitian yang digunakan Metode Kualitatif deskriptif-eksploratif meliputi analisis literatur, studi kasus, serta simulasi digital untuk mengevaluasi efektivitas integrasi teknologi ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan digital dapat meningkatkan akurasi dalam penerapan prinsip Feng Shui, mempercepat proses desain, serta memungkinkan analisis energi ruang yang lebih mendalam. Dengan demikian, arsitektur digital berbasis Feng Shui menawarkan pendekatan holistik dalam perancangan ruang masa depan yang selaras dengan alam dan teknologi
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.