The low participation of fathers in worship services is a phenomenon observed in many local churches, including in the Getsemani Lempek Congregation. Observations show that many fathers rarely or never attend worship services, whether in church or other fellowship activities. This study aims to identify the factors contributing to the low participation of fathers in worship at the Getsemani Lempek Congregation. The study employed a quantitative method with a descriptive survey approach. The research population consisted of all fathers in the congregation, totaling 27 individuals, selected through total sampling. Data were collected using a closed-ended questionnaire with a four-point Likert scale, validated by expert review and tested for reliability using Cronbach's Alpha (>0.70). Data were analyzed descriptively using SPSS. The results indicate that the main factors causing low participation include heavy work burdens, a sense of underappreciation in worship roles, and family responsibilities that indirectly affect attendance. Other factors such as economic burden, family support, and daily busyness showed lower levels of influence. The study concludes that low participation is closely related to occupational burdens and the weak spiritual awareness of fathers as family leaders, indicating the need for targeted spiritual formation, practical service opportunities, and personal pastoral approaches to enhance their engagement.Rendahnya partisipasi kaum bapak dalam ibadah merupakan fenomena yang terjadi di berbagai gereja lokal, termasuk di Jemaat Getsemani Lempek. Berdasarkan pengamatan, banyak kaum bapak yang jarang bahkan tidak pernah mengikuti kegiatan ibadah, baik di gereja maupun dalam persekutuan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab rendahnya partisipasi kaum bapak dalam ibadah di Jemaat Getsemani Lempek. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei deskriptif. Populasi penelitian mencakup seluruh kaum bapak jemaat, berjumlah 27 orang, yang diambil secara total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup menggunakan skala Likert empat poin, dengan uji validitas isi dan reliabilitas Alpha Cronbach (>0,70). Data dianalisis secara deskriptif melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab rendahnya partisipasi kaum bapak adalah beban kerja yang tinggi, perasaan kurang dihargai dalam peran ibadah, dan tanggung jawab keluarga yang turut mempengaruhi secara tidak langsung. Faktor-faktor lain seperti beban ekonomi, dukungan keluarga, dan kesibukan sehari-hari menunjukkan pengaruh yang lebih rendah. Kesimpulannya, rendahnya partisipasi kaum bapak berkaitan erat dengan beban tanggung jawab pekerjaan dan lemahnya kesadaran rohani sebagai pemimpin keluarga, sehingga dibutuhkan pembinaan kategorial, pelayanan konkret, dan pendekatan pastoral personal untuk meningkatkan keterlibatan mereka
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.