Pemetaan Zona Potensi Penangkapan Ikan Tongkol (Euthynnus Affinis) di Perairan Selat Makassar Sulawesi Barat

Abstract

One of the areas directly adjacent to the Makassar Strait is the city of Mamuju, which is a potential area for tuna (Euthynnus affinis) fishing. This study aimed to analyze the spatial and temporal mapping of tuna ZPPI based on remote sensing GIS technology for fisheries in the Makassar Strait waters, West Sulawesi. The research method used in-situ data: fishing position, catch results, and oceanographic dynamics. Ex-situ data used monthly image data of sea surface temperature (SST), chlorophyll-a (aqua modis). The data was processed using multiple regression analysis between catch results and several oceanographic parameters. The results were then visualized as a map with a Geographic Information System (GIS) using ArcView 10.2 software to obtain potential tuna fishing areas in the Makassar Strait. The results showed a strong correlation between SST and chlorophyll-a with catch results, which was 83.5%. In addition, temporal time data for fishing was obtained in March, April, May, and June. The coordinates of the fishing area points for March are 118o50'12” and 2O 45'5”; in April, they are at 118O 23'15” and 2O30'4”; in May, they are at 118o 23'0” and 2 o30’4”; and in June they are at 118 o23’0” and 2 o28’0”. The Fishing Potential Zone (ZPPI) for tuna is at 118 o27’ and 2 o29’ 32” to 118 o16’ 48” and 2 o16’ 48”.Salah satu daerah yang berbatasan langsung dengan Selat Makassar adalah kota Mamuju yang merupakan daerah potensial penangkapan ikan tongkol (Euthynnus affinis). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pemetaan ZPPI tongkol secara spasial dan temporal berbasis teknologi remote sensing SIG perikanan di perairan Selat Makassar, Sulawesi Barat. Metode penelitian menggunakan data in-situ yaitu posisi penangkapan, hasil tangkapan, dan dinamika oseanografi. Data ex-situ menggunakan data citra bulanan suhu permukaan laut (SPL), klorofil-a (aqua modis). Data diolah dengan analisis regresi berganda antara hasil tangkapan dengan beberapa parameter oseanografi. Hasil tersebut kemudian dilakukan visualisasi dalam bentuk peta dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) menggunakan perangkat lunak ArcView 10.2 sehingga diperoleh daerah potensial penangkapan ikan tongkol di Selat Makasar. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan korelasi yang kuat antara SPL dan klorofil-a dengan hasil tangkapan yaitu sebesar 83,5%. Selain itu diperoleh data waktu temporal penangkapan berada pada bulan Maret, April, Mei, dan Juni. Koordinat titik daerah penangkapan untuk bulan Maret berada pada titik 118o30’0” dan 2o0’0”, pada bulan April berada pada titik koordinat 118o50’12” dan 2o45’5”, pada bulan Mei berada pada titik koordinat 118o23’15” dan 2o30’4”, dan pada bulan Juni berada pada titik 118o23’0” dan 2o28’0”. Zona Potensi Penangkapan Ikan (ZPPI) ikan tongkol berada pada zona titik 118o 27’ dan 2o 29’ 32” hingga 118o 16’ 48” dan 2o 16’ 48”

Similar works

Full text

thumbnail-image

Jurnal Pertanian UMPAR (Universitas Muhammadiyah Parepare)

redirect
Last time updated on 27/06/2025

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.

Licence: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0