Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis campur kode, bentuk campur kode, faktor penyebab terjadinya campur kode. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan 101 data berupa tuturan. Dari hasil penelitian, diperoleh: (1) jenis-jenis campur kode (a) internal unsur bahasa Batak yang disisipi bahasa Indonesia: (b) jenis campur kode internal unsur bahasa Indonesia yang disisipi bahasa Batak; (c) jenis campur kode eksternal unsur bahasa Batak yang disisipi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris; (2) bentuk-bentuk campur kode, yaitu bentuk campur kode berupa kata dalam bahasa Indonesia:(a) kata dasar; (b) kata berimbuhan; (c) kata majemuk; (d) kata ulang; Bentuk campur kode berupa kata dalam bahasa Batak: (a) kata dasar; (b) kata berimbuhan; (c), kata majemuk. Bentuk campur kode berupa frasa dalam bahasa Indonesia, dan bentuk campur kode berupa kalimat dalam bahasa Indonesia; Bentuk campur kode berupa frasa dalam bahasa Batak dan bentuk campur kode berupa kalimat dalam bahasa Batak. (3) faktor penyebab terjadinya campur kode bahasa Indonesia ke dalam bahas Batak (a) pribadi pembicara, (b) penggunaan istilah yang populer, (c) keterbatasan penggunaan kode, (d) membangkitkan rasa humor. Faktor penyebab terjadinya campur kode bahasa Batak ke dalam bahasa Indonesia dalam pribadi pembicara
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.