Pendidikan karakter adalah suatu proses penanaman nilai-nilai moral di dalam pembelajaran baik pada seseorang maupun manusia agar dapat berperilaku sesuai dengan nilai-nilai yang ditentukan. Pendidikan karakter juga dapat dilakukan dengan cara pembentukan mental dan sikap peserta didik yang dikelola dengan menanamkan nilai-nilai islami dan nilai moral yang positif. Namun jika diamati dengan baik, tujuan utama pendidikan karakter bisa dikatakan belum tercapai, karena pada era globalisasi sekarang ini karakter peserta didik sangat memprihatinkan. Era globalisasi menghadirkan teknologi informasi yang semakin canggih. Namun kemajuan teknologi membawa dampak negatif. Salah satunya yaitu kurangnya akhlak dan etika berbicara peserta didik. Mengingat semakin maraknya hal-hal negatif maka pembentukan karakter dan kepribadian anak sesuai dengan nilai keagamaan menjadi sebuah kebutuhan dan keharusan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research) yaitu penelitian yang objek kajiannya menggunakan data pustaka berupa buku-buku dan jurnal sebagai sumber datanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan karakter (Beriman, bertanggung jawab, disiplin, santun, ramah, dan menghormati orang lain) sangat penting diajarkan dan diterapkan semenjak dini dalam kehidupan sehari-hari melalui metode pembiasaan, keteladanan, dan lain-lain agar peserta didik memiliki kepribadian yang baik. Pendidikan karakter dapat dilaksanakan melalui pendidikan formal, informal dan non formal
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.