Latar Belakang: World Health Organization (WHO) mengklasifikasikan IMT
menjadi underweight, normal, overweight, dan obesitas. Didefinisikan underweight
apabila IMT <18,5. Tahun 2024 standar WHO underweight dan stunted tidak boleh
di atas 20% dan target Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu 0% pada tahun
2030. Menurut data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021, prevalensi
stunted di Indonesia sebesar 24.4%, underweight 17%. Meskipun prevalensi kasus
masalah gizi menurun dari tahun-tahun sebelumnya, angka ini masih terbilang
cukup tinggi, jika dibandingkan dengan target pemerintah Indonesia yaitu 14%.
Oleh karena itu indeks massa tubuh pra-hamil merupakan salah satu faktor risiko
terjadinya bayi berat lahir rendah Tujuan: Memberikan asuhan kebidanan secara
komprehensif pada ibu sejak masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan
Keluarga Berencana (KB) sesuai dengan tahapan manajemen kebidanan. Metode:
Metode yang digunakan adalah dekriptif observasional studi dengan melakukan
pendekatan continuity of care dengan cara melakukan observasi, wawancara, serta
pemberian asuhan kebidanan menggunakan manajemen kebidanan Varney Hasil :
Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. A umur 24 tahun umur kehamilan 36+2
minggu dengan Underweight yang diperoleh IMT sebelum hamil <18,5 mg/dl
kemudian asuhan yang diberikan yaitu intervensi KIE gizi ibu hamil, evaluasi
dengan formulir food recall yang sudah dikolaborasikan dengan ahli gizi pada
kunjungan pertama, kedua dan ketiga tidak memiliki keluhan, pada kunjugan
berikutnya ibu bersalin 1 kali dengan persalinan normal tanpa ada komplikasi serta
pada kunjugan nifas dan BBL 2 kali tidak ada keluhan dan KB yang akan digunakan
ibu yaitu KB Suntik 3 bulan. Hasil penelitian Underweight yang terjadi pada ibu
dapat teratasi dengan peningkatan berat badan, pemenuhan gizi yang sesuai dan ibu
dapat bersalin normal tanpa penyulit. Kesimpulan : Setelah dilakukan asuhan
kebidanan secara komprehensif pada Ny. A umur 24 tahun dengan Underweight
pada umur kehamilan 38 minggu dapat teratasi dengan baik, persalinan spontan
pervaginam, nifas normal, BBL normal, dan KB Suntik 3 bulan
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.