Analisis Kualitas Air dan Hubungannya dengan Pertumbuhan Ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus) pada Padat Tebar Berbeda

Abstract

Due to high demand, Sangkuriang catfish (Clarias gariepinus) is a widely cultivated consumption fish. This study aimed to analyze the relationship between water quality parameters such as temperature, pH, and water brightness with catfish growth. In addition, different stocking densities on catfish growth should be analyzed. The research was conducted at Omah Lele Catfish Farm from March to May 2023. The treatments consisted of Pond A, with a stocking density of 740 fish/m3, and Pond B, with a stocking density of 864 fish/m3. Growth data such as length, average body weight (ABW), and average daily growth (ADG) were analyzed using a T-test, and the relationship between water quality and growth was regression analysis. The interaction between temperature and catfish growth showed a negative/weak relationship, while the interaction between pH and water brightness on catfish growth was dominated by positive/strong. The stocking density variation of 740 fish/m3 showed better length and weight growth compared to the higher stocking density of 864 fish/m3.Ikan lele sangkuriang (Clarias gariepinus) merupakan ikan konsumsi yang banyak dibudidayakan karena tingginya permintaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan hubungan antara kualitas air dan pertumbuhan ikan yang dibudidayakan pada kepadatan pemeliharaan yang berbeda. Penelitian dilakukan di PT. Omah Lele Catfish Farm pada bulan Maret hingga Mei 2023. Perlakuan terdiri dari kolam A dengan padat tebar 740 ekor/m3 dan kolam B dengan padat tebar 864 ekor/m3. Data pertumbuhan seperti panjang, average body weight (ABW) dan average daily growth (ADG) dianalisis dengan menggunakan uji-T dan hubungan antara kualitas air dengan pertumbuhan dilakukan analisis regresi. Berdasarkan uji-T diketahui bahwa pertumbuhan panjang badan, ABW dan ADG tidak berpengaruh nyata terhadap perbedaan padat tebar (t-hitung > t-tabel). Analisis regresi menyimpulkan bahwa terdapat korelasi negatif/lemah antara Suhu dan Panjang (R2= 0,33%), Suhu dan ABW (R2= 0,02%), dan Suhu dan ADG (R2= 0,91%). Hubungan antara pH dan Panjang (R2= 0,02%) dan pH dan ABW (R2= 2,24%) menunjukkan korelasi negatif/lemah, sedangkan pH-ADG (R2= 5,65%) menunjukkan korelasi positif/baik. Hubungan antara Kecerahan dan Panjang (R2= 1,14%), Kecerahan dan ABW (R2= 2,25%) dan Kecerahan dan ADG (R2= 1,85%) menunjukkan korelasi positif/cukup

Similar works

Full text

thumbnail-image

Jurnal Pertanian UMPAR (Universitas Muhammadiyah Parepare)

redirect
Last time updated on 17/09/2024

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.

Licence: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0