Sudah menjadi tradisi ketika mendekati bulan Ramadan tiap-tiap pelaku usaha mempromosikan usahanya dengan menggunakan iklan yang bertema Ramadan. Sama halnya dengan salah satu brand pakaian cukup terkenal, yaitu Ramayana Departement Store yang sering kali membuat iklan bertajuk Ramadan. Salah satunya iklan dengan judul “Tulusnya Cinta” yang diunggah di akun Youtube resmi @ramayanadepartementstore pada tahun 2018 lalu. Iklan ini menjadi salah satu iklan bertema ramadan yang saat itu menarik banyak perhatian publik dengan jumlah tontonan 4.5 juta. Penelitian ini mengambil iklan “Tulusnya Cinta” sebagai sampel untuk diteliti dengan menggunakan teori wacana kritis model Teun A. Van Dijk yang berfokus pada struktur mikro, super struktur, dan struktur makro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna dari setiap dialog yang tersaji di dalam iklan. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan data yang ada di dalam dialog dan visual yang tersaji di iklan. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa iklan Ramayana berjudul “Tulusnya Cinta” memiliki unsur struktur mikro, super struktur dan struktur makro di dalamnya
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.