Latar Belakang: Berat badan lahir rendah (BBLR) merupakan salah satu penyebab kematian bayi di Indonesia. Kejadian BBLR menyumbang 38.85 % angka kematian bayi di Indonesia. Berat badan lahir merupakan indikator penting terkait kerentanan terhadap risiko penyakit dan kelangsungan hidup anak.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan karakteristik ibu (usia dan paritas) dengan kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSUD S. K. Lerik Kota Kupang.
Metode: Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan pendekatann case control study dengan jumlah sample adalah 74 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dan dianalisa menggunakan uji chi square.
Hasil dan Pembahasan: Hubungan usia ibu dengan kejadian BBLR diperoleh nilai ρ-value = 0,259 (α < 0,005), sedangkan hubungan paritas ibu dengan kejadian BBLR diperoleh nilai ρ-value = 0,809 (α < 0,005).
Simpulan dan Saran: Tidak ada hubungan antara usia ibu dan paritas dengan kejadian BBLR di RSUD S. K Lerik Kota Kupang. Saran bagi petugas kesehatan agar dapat meningkatkan pelayanan komunikasi, informasi dan edukasi secara efektif tentang usia dan paritas yang aman bagi ibu untuk bersalin untuk mencegah kejadian BBL
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.