PERBEDAAN PENGARUH NEURODYNAMIC SLIDING TECHNIQUE DAN MULLIGAN BENT LEG RAISE TECHNIQUE TERHADAP FLEKSIBILITAS\ud HAMSTRING PADA HAMSTRING TIGHTNESS

Abstract

Latar belakang: Hamstring tightness yang diakibatkan oleh sedentary lifestyle dan posisi duduk yang terlalu lama (6-8 jam), serta kurangnya latihan harian berulang dapat menyebabkan otot hamstring beradaptasi dengan keadaan yang memendek atau tight sehingga dapat menimbulkan penurunan fleksibilitas hamstring. Neurodynamic sliding technique (NDST) dan Mulligan bent leg raise technique (MBLR) merupakan teknik yang dapat meningkatkan fleksibilitas hamstring. Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengaruh Neurodynamic sliding technique dan Mulligan bent leg raise technique terhadap peningkatan fleksibilitas hamstring pada hamstring tightness. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat true experimental dengan rancangan pre dan post test group two design. Sampel berjumlah 34 orang dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok 1 diberikan intervensi Neurodynamic sliding technique sedangkan kelompok 2 diberikan intervensi Mulligan bent leg raise technique. Data berupa skala ordinal AKE diambil sebelum dan sesudah perlakuan. Data yang diperoleh diuji beda menggunakan bantuan program komputer SPSS versi 22. Hasil Penelitian: Hasil analisis data dengan paired sample t-test menunjukkan bahwa pada subjek kelompok 1 dengan nilai AKE dimana p=0,000 (p<0,05). Sedangkan kelompok 2 dengan nilai AKE dimana p=0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa pada setiap kelompok terjadi peningkatan fleksibilitas hamstring yang signifikan. Hasil analisis dengan independent sample t-test dengan nilai NDI dimana p=0,872 (p>0,05). Dari hasil penelitian tesebut disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan pengaruh antara pemberian Neurodynamic sliding technique dan Mulligan bent leg raise technique terhadap peningkatan fleksibilitas hamstring pada hamstring tightnes

Similar works

Full text

thumbnail-image

STIKES 'Aisyiyah Yogyakarta

redirect
Last time updated on 16/05/2018

This paper was published in STIKES 'Aisyiyah Yogyakarta.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.